ISI SURAKARTAISI SURAKARTA

Brikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya RupaBrikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya Rupa

Penelitian ini menjelaskan dan mengeksplorasi perkembangan seni rupa Islam dalam medan seni rupa Indonesia melalui karya Rispul dan Tita Rubi yang dikoleksi dan dipamerkan OHD Museum dalam pameran Fragments of Modern Indonesian Art History. Pertanyaan mendasarnya adalah Bagamaina selera OHD dalam memilih Koleksinya? Bagaimana Proses Kurasi dalam Pameran Fragment of Modern Indonesian Art History? Serta mengapa karya Rispul dan Titarubi dipilih dalam Pameran tersebut ?. Pertanyaan ini dijelaskan melalui Teori sosiologi seni dari Becker dan Bourdieu dan menggunakan Metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa OHD sebagai kolektor murni dengan memberikan distingsi tehadap karya yang akan dikoleksinya dengan demikian mendapatkan legitimasi dalam medan seni rupa Indonesia dan Asia. Legitimasinya mampu memberikan pengaruh terhadap dunia pengoleksian karya seni di Indonesia dan Asia. Karya Tita Rubi dan Rispul dikoleksi dan dipilih dalam pameran karena dianggap menjadi bagian dari perkembangan seni rupa kontemporer dan meneruskan jalinan seri rupa Islam.

OHD merupakan kolektor yang terlegitimasi dlam medan seni rupa Indonesia.Kolektor ini memiliki akumulasi modal yang seimbang, olehkarena itu untuk memperkuat posisinya dalam medan seni rupa OHD membuat kriteria tersendiri dalam pengoleksian karya seni.Kriteria ini dibuat untuk memberikan distingsi terhadap kolektor lainnya.Kriteria tersebut digunakan dalam memilih karya Titarubi dan Rispul.Olehkarena OHD menjadi kurator dalam pameran Fragments of modern Indonesian art history, maka pemilihan terhadap karya koleksinya sejalan dengan selera pribadinya dan diseleksi dengan ketat karena keterbatasan ruang pamer.Keterlibatan karya Bayang-Bayang yang Maha Kecil dan Gua Hira dalam pameran tersebut didasarkan pada kedua seniman merupakan perupa akademisi, menampilkan corak baru dalam seni rupa Islam, mewakili bentuk seni baru yang berkembang dalam seni rupa kontemporer Indonesia sehingga mampu merpresentasikan sejarah seni rupa Indonesia.

Saran penelitian lanjutan yang baru: Bagaimana peran OHD Museum dalam mempromosikan dan mendukung perkembangan seni rupa Islam di Indonesia, khususnya dalam konteks pameran Fragments of Modern Indonesian Art History? Apakah ada strategi khusus yang diterapkan OHD Museum untuk meningkatkan apresiasi dan pemahaman publik terhadap seni rupa Islam? Bagaimana pengaruh pameran Fragments of Modern Indonesian Art History terhadap dinamika seni rupa Islam di Indonesia, baik dari segi kreativitas seniman, pasar seni, maupun diskursus akademik?.

  1. The Eksistensi Karya Seni Rupa Islam dalam Medan Seni Rupa Indonesia: Studi Kasus Pameran Fragments of... doi.org/10.33153/brikolase.v16i2.6590The Eksistensi Karya Seni Rupa Islam dalam Medan Seni Rupa Indonesia Studi Kasus Pameran Fragments of doi 10 33153 brikolase v16i2 6590
Read online
File size1.17 MB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test