IPBIPB

Jurnal Akuakultur IndonesiaJurnal Akuakultur Indonesia

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas suplementasi probiotik dan tepung maggot terhadap performa produksi, kualitas air, dan mikrobiota usus sidat. Terdapat lima kelompok perlakuan dosis tepung maggot (0, 25, 50, 75, dan 100%) masing-masing dengan tiga kali ulangan. Benih sidat yang digunakan berumur tiga bulan (berat rata-rata 6.11 ± 4.28 g, panjang rata-rata 14.3 ± 3.22 cm) sebanyak 15 ekor/akuarium yang diberi pakan sampai kenyang sebanyak dua kali sehari selama 60 hari. Pengukuran performa pertumbuhan dilakukan setiap dua minggu sekali dan akhir penelitian, tingkat kelangsungan hidup, daya cerna pakan, kualitas air, serta kelimpahan air dan bakteri usus belut. Laju pertumbuhan kelompok P1 (0% tepung maggot) sebesar 1,222 ± 0,662 g/hari lebih tinggi secara signifikan (P≤0,05) dibandingkan kelompok P5 (100% tepung maggot) sebesar 0,223 ± 0,094 g/hari. Nilai FCR terbaik ditunjukkan oleh perlakuan P1 sebesar 2,576 ± 0,598. Daya cerna protein tertinggi ditunjukkan oleh kelompok P5 sebesar 75,90%, sedangkan daya cerna protein terendah ditunjukkan oleh kelompok P1 sebesar 62,41%. Protein cerna rendah dan protein feses tinggi ditunjukkan oleh kelompok P5 masing-masing sebesar 15,15% dan 28,77%. Kelimpahan bakteri pada kelompok Bacillus sp. dan Lactobacillus sp. mendominasi pada kelompok P2 dan P5. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan probiotik komersial dan tepung maggot dosis 100% belum efektif dalam meningkatkan kinerja pertumbuhan, tetapi mampu meningkatkan kelimpahan bakteri baik dalam usus dari ikan sidat.

Penambahan probiotik dan tepung maggot tidak efektif dalam meningkatkan performa produksi dan kualitas air dalam penelitian ini.Rendahnya daya cerna protein dan protein yang dapat dicerna serta tingginya protein dalam feses pada perlakuan P5 menunjukkan bahwa tepung maggot yang diberikan dengan dosis 100% masih belum efektif dan perlu dikombinasikan dengan pakan komersial sidat.Namun, penambahan probiotik dan tepung maggot dapat meningkatkan kelimpahan bakteri bermanfaat dalam kolam pemeliharaan dan mikrobiota usus sidat yang didominasi oleh Lactobacillus sp.Hasil ini memberikan data dasar untuk penelitian lebih lanjut yang menyelidiki efek fermentasi dengan probiotik pada tepung maggot, sehingga diharapkan dapat mengurangi tingkat serat kasar dan meningkatkan daya cerna protein pakan oleh sidat fase elver.

Untuk meningkatkan performa pertumbuhan dan kualitas air, penelitian selanjutnya dapat fokus pada formulasi pakan yang menggabungkan tepung maggot dengan pakan komersial sidat. Selain itu, studi lebih lanjut dapat mengeksplorasi efek fermentasi dengan probiotik pada tepung maggot untuk meningkatkan kualitas nutrisi dan daya cerna protein pakan. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengoptimalkan dosis probiotik dan tepung maggot yang diberikan kepada sidat, serta mengevaluasi dampak jangka panjang dari suplementasi ini terhadap kesehatan dan pertumbuhan sidat.

  1. Maggot and probiotic feed supplementation on growth performance and intestinal microbiota in Anguilla... journal.ipb.ac.id/jai/article/view/58972Maggot and probiotic feed supplementation on growth performance and intestinal microbiota in Anguilla journal ipb ac jai article view 58972
Read online
File size858.97 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test