IAI TABAHIAI TABAH
Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran IslamAlamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran IslamPenelitian ini mengkaji representasi budaya patriarki dalam film Women from Rote Island dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode analisis semiotika Roland Barthes. Pendekatan ini dipilih karena memungkinkan peneliti untuk menelusuri makna simbolik, nilai budaya, dan ideologi gender yang terkandung dalam teks audio-visual. Data primer berupa film Women from Rote Island dianalisis melalui elemen dialog, gesture, ekspresi wajah, kostum, setting, properti, sinematografi, dan alur cerita. Data sekunder meliputi buku, jurnal, ulasan film, serta literatur tentang semiotika, gender, dan media. Data dikumpulkan melalui observasi dokumenter (penayangan film berulang, transkrip dialog, dan tangkapan layar adegan relevan) serta studi pustaka. Analisis dilakukan dengan tiga tahapan Barthes: denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa patriarki bekerja melalui pelecehan, objektifikasi, stigma, dan pembiaran sosial yang menormalisasi kekerasan dan menyalahkan perempuan (victim blaming). Film ini menegaskan kritik moral berupa: hentikan victim blaming, tafsirkan adat sebagai pelindung martabat, bangun maskulinitas empatik, ciptakan ruang publik yang aman, bongkar stigma sebagai alat pembungkaman, serta pastikan negara dan aparat berpihak pada korban. Dengan demikian, film Women from Rote Island tidak hanya membuka luka patriarki, tetapi juga menyuarakan etika perlindungan dan ajakan membangun budaya yang adil dan setara bagi perempuan.
Analisis semiotik Roland Barthes terhadap film Women from Rote Island menunjukkan bahwa budaya patriarki bekerja melalui pelecehan, objektifikasi, stigma, dan pembiaran sosial terhadap perempuan.Sistem makna dalam masyarakat menyalahkan korban atas penderitaan yang mereka alami, sekaligus menormalisasi kekerasan dan membungkam perlawanan.Film ini menegaskan perlunya redefinisi adat dan pembentukan maskulinitas baru yang melindungi martabat perempuan serta menyerukan transformasi budaya menuju kesetaraan dan keadilan gender.
Pertama, perlu diteliti bagaimana sistem adat di masyarakat Rote membentuk pemahaman gender sejak dini melalui ritual dan praktik keseharian, agar dapat diketahui akar kultural yang memperkuat normalisasi kekerasan. Kedua, penting untuk mengkaji peran komunitas lokal, seperti tokoh agama dan adat, dalam membongkar atau justru memperkuat stigma terhadap perempuan korban kekerasan, guna merancang intervensi budaya yang relevan dan efektif. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang bagaimana pendidikan media dapat digunakan untuk membangun narasi kontra terhadap mitos patriarkal yang ada dalam film dan keseharian, sehingga masyarakat mampu mengenali dan menolak normalisasi kekerasan secara kritis. Ketiga saran ini saling berkaitan karena membahas struktur budaya dari hulu hingga hilir, mulai dari pembentukan nilai, peran institusi lokal, hingga strategi transformasi melalui media. Penelitian lanjutan harus fokus pada solusi berbasis komunitas yang melibatkan laki-laki sebagai agen perubahan, bukan hanya memperkuat korban. Selain itu, perlu eksplorasi model maskulinitas empatik yang sesuai dengan nilai lokal, agar transformasi tidak dianggap sebagai ancaman terhadap identitas budaya. Dengan pendekatan holistik, perubahan bisa berkelanjutan dan menyentuh akar persoalan, bukan hanya gejala. Penelitian juga harus melihat bagaimana sistem hukum adat dan nasional bisa bersinergi melindungi perempuan tanpa merusak tatanan sosial yang ada. Intervensi berbasis film dokumenter lokal dengan narasi pemberdayaan bisa menjadi alat edukasi yang kuat. Penelitian berikutnya bisa menguji efektivitas narasi alternatif dalam mengubah persepsi masyarakat. Melalui pendekatan ini, masyarakat bisa diajak merekonstruksi makna adat, bukan meninggalkannya.
| File size | 474.46 KB |
| Pages | 23 |
| DMCA | Report |
Related /
IAI TABAHIAI TABAH Penelitian ini menunjukkan bahwa tindakan transparansi Jerome Polin dalam menolak tawaran menjadi buzzer pemerintah merupakan bentuk etika komunikasi PublicPenelitian ini menunjukkan bahwa tindakan transparansi Jerome Polin dalam menolak tawaran menjadi buzzer pemerintah merupakan bentuk etika komunikasi Public
IAI TABAHIAI TABAH Temuan ini menunjukkan perlunya pelatihan penyiar, standar interaksi lintas kanal, dan strategi kolaborasi komunitas agar radio tetap menjadi pusat informasi,Temuan ini menunjukkan perlunya pelatihan penyiar, standar interaksi lintas kanal, dan strategi kolaborasi komunitas agar radio tetap menjadi pusat informasi,
IAI TABAHIAI TABAH Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran Instagram dalam pembentukan opini publik bersifat strategis dan kompleks karena dipengaruhi oleh interaksi teknologi,Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran Instagram dalam pembentukan opini publik bersifat strategis dan kompleks karena dipengaruhi oleh interaksi teknologi,
IAI TABAHIAI TABAH Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, penelitian ini memanfaatkan sumber literatur ilmiah, teori dakwah kontemporer,Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, penelitian ini memanfaatkan sumber literatur ilmiah, teori dakwah kontemporer,
IAI TABAHIAI TABAH Artikel ini juga membahas relevansi kontemporer temuan tersebut bagi pendidikan karakter dan pendidikan Islam holistik, serta mendorong adanya keterlibatanArtikel ini juga membahas relevansi kontemporer temuan tersebut bagi pendidikan karakter dan pendidikan Islam holistik, serta mendorong adanya keterlibatan
CARAKACARAKA Film ini menyampaikan nilai sejarah, semangat komunitas, dan gaya hidup sehat melalui wawancara dengan pendiri, ketua, anggota PSBB, serta narasumber dariFilm ini menyampaikan nilai sejarah, semangat komunitas, dan gaya hidup sehat melalui wawancara dengan pendiri, ketua, anggota PSBB, serta narasumber dari
CARAKACARAKA Struktur naratif empat babak asal Asia Timur ini menekankan harmoni dan perubahan perspektif yang digerakkan oleh elemen putaran (ten), bukan oleh konfrontasiStruktur naratif empat babak asal Asia Timur ini menekankan harmoni dan perubahan perspektif yang digerakkan oleh elemen putaran (ten), bukan oleh konfrontasi
CARAKACARAKA Hasil penelitian ini memiliki implikasi penting untuk pemahaman budaya dalam era digital, menunjukkan peran media sosial dalam membentuk dan merayakanHasil penelitian ini memiliki implikasi penting untuk pemahaman budaya dalam era digital, menunjukkan peran media sosial dalam membentuk dan merayakan
Useful /
CARAKACARAKA Keseluruhan penulisan ini dirancang untuk memastikan bahwa film dokumenter “Breaking Boundaries: Ruang yang Sama tidak hanya menjadi sarana penyampaianKeseluruhan penulisan ini dirancang untuk memastikan bahwa film dokumenter “Breaking Boundaries: Ruang yang Sama tidak hanya menjadi sarana penyampaian
IAI TABAHIAI TABAH Secara simultan, kedua variabel tersebut juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwaSecara simultan, kedua variabel tersebut juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
IAI TABAHIAI TABAH Karena hakikatnya fungsi masjid bukan hanya sebagai tempat shalat semata, masjid merupakan pusat segala aktivitas baik untuk ibadah yang bemuansa vertikalKarena hakikatnya fungsi masjid bukan hanya sebagai tempat shalat semata, masjid merupakan pusat segala aktivitas baik untuk ibadah yang bemuansa vertikal
IAI TABAHIAI TABAH Keempat komponen tersebut juga telah diterapkan sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi syariah berupa tanggung jawab, keadilan, kebenaran, ketakwaan,Keempat komponen tersebut juga telah diterapkan sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi syariah berupa tanggung jawab, keadilan, kebenaran, ketakwaan,