MITRAHUSADAMITRAHUSADA

Excellent Midwifery JournalExcellent Midwifery Journal

Waktu tunggu pelayanan merupakan indikator penting dalam menilai kualitas pelayanan di rumah sakit, khususnya pada pelayanan rawat jalan. Standar pelayanan minimal yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan mengharuskan waktu tunggu maksimal ≤ 60 menit sejak pendaftaran hingga pemeriksaan oleh dokter spesialis. Namun, kenyataannya banyak rumah sakit belum memenuhi standar tersebut, termasuk RS Murni Teguh Ciledug. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara waktu tunggu pelayanan dengan tingkat kepuasan pasien di Poliklinik RS Murni Teguh Ciledug. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif analitik. Data dikumpulkan melalui survei awal dan kuesioner kepada pasien di Poliklinik Ortopedi. Hasil awal menunjukkan sebagian besar pasien merasa tidak puas terhadap waktu tunggu yang melebihi standar yang ditetapkan. Faktor penyebab meliputi keterlambatan dokter, jumlah pasien yang tinggi, dan gangguan sistem informasi rumah sakit (SIMRS). Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara waktu tunggu dan kepuasan pasien. Oleh karena itu, manajemen rumah sakit perlu melakukan evaluasi dan perbaikan sistem pelayanan untuk meningkatkan efisiensi dan kepuasan pasien.

Dari semua responden, hampir seluruh responden dengan tingkat kepuasan cukup puas lebih mendominasi dengan waktu tunggu cepat.Tingkat kepuasan pasien sangat bergantung pada waktu tunggu pelayanan di Poliklinik, semakin cepat waktu pelayanan maka tingkat kepuasan pasien semakin tinggi, atau bisa dibilang pasien semakin puas dengan pelayanan yang diberikan.Hasil Uji Chi Square nilai signifikansi (p value = 0,000) dimana hal ini berarti p value < 0,05 sehingga ada Hubungan Kepuasan Pasien dengan WaktU Tunggu Pelayanan Poliklinik Di Rumah Sakit Murni Teguh Ciledug.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat fokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi waktu tunggu pelayanan, seperti ketersediaan sumber daya manusia, sistem informasi, dan manajemen waktu. Kedua, studi komparatif antara rumah sakit yang telah menerapkan sistem pelayanan efisien dengan rumah sakit yang belum dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi terbaik dalam meningkatkan kepuasan pasien. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi dampak waktu tunggu pelayanan terhadap kesehatan mental pasien, seperti tingkat stres dan kepuasan hidup. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit.

Read online
File size202.19 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test