MITRAHUSADAMITRAHUSADA
Excellent Midwifery JournalExcellent Midwifery JournalSurgical Safety Checklist (SSC) adalah alat komunikasi tim bedah untuk keselamatan pasien yang digunakan di ruang operasi. Tim bedah meliputi dokter bedah dan perawat (perawat instrumen, perawat anestesi, perawat sirkulasi). Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional survey. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan korelasi dengan pendekatan dan pengumpulan data pada satu titik waktu yang telah ditentukan kepada sampel. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 20 responden. Berdasarkan hasil uji Spearman Rho, ditemukan hubungan yang signifikan antara kepatuhan dalam penerapan surgical safety checklist dengan kejadian cidera selama prosedur operasi, dengan nilai korelasi sebesar 0,68, yang menunjukkan hubungan yang sangat kuat.
Gambaran tingkat kepatuhan dalam penerapan surgical safety checklist menunjukkan bahwa sebagian besar responden (65%) patuh terhadap checklist, sementara 35% masih belum patuh.Kejadian cidera yang terjadi menunjukkan bahwa sebagian besar (80%) tidak mengalami cidera, sedangkan 20% mengalami cidera.Hubungan antara pelaksanaan surgical safety checklist dengan kejadian cidera menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan dan kuat antara kepatuhan checklist dengan penurunan kejadian cidera selama prosedur operasi.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan membandingkan seluruh sasaran patient safety dengan penerapan Surgical Safety Checklist. Selain itu, penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi dalam evaluasi penerapan surgical safety checklist di lingkungan tempat penelitian. Hasil penelitian ini juga dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran terkait keselamatan pasien dan penerapan surgical safety checklist bagi tenaga keperawatan. Untuk meningkatkan kepatuhan dalam penerapan surgical safety checklist, penting untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tim kamar operasi tentang patient safety. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan strategi pelatihan dan edukasi yang efektif untuk meningkatkan kepatuhan dan mengurangi kejadian cidera selama prosedur operasi.
| File size | 229.13 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Hasil: Risiko Tingkat kejadian mengalami luka bakar akibat terpapar panas alat sterilisasi pada sebagian besar klinik gigi yaitu “Dapat terjadi setiapHasil: Risiko Tingkat kejadian mengalami luka bakar akibat terpapar panas alat sterilisasi pada sebagian besar klinik gigi yaitu “Dapat terjadi setiap
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Kolagen umumnya diekstraksi dari kulit atau tulang sapi atau babi, namun kontroversi agama dan risiko penularan penyakit memicu pencarian sumber kolagenKolagen umumnya diekstraksi dari kulit atau tulang sapi atau babi, namun kontroversi agama dan risiko penularan penyakit memicu pencarian sumber kolagen
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Hasil: Berdasarkan hasil analisis, maka didapat bahwa mahasiswa kedokteran gigi banyak mengambil jenis penelitian dengan metodologi analitik eksperimental,Hasil: Berdasarkan hasil analisis, maka didapat bahwa mahasiswa kedokteran gigi banyak mengambil jenis penelitian dengan metodologi analitik eksperimental,
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Hasil survei World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa hampir 90% penduduk di dunia menderita gingivitis. Gingivitis merupakan penyakit peradanganHasil survei World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa hampir 90% penduduk di dunia menderita gingivitis. Gingivitis merupakan penyakit peradangan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Latar belakang: Anak usia pra sekolah merupakan kelompok umur yang mudah mengalami penyakit gigi dan mulut. Pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi merupakanLatar belakang: Anak usia pra sekolah merupakan kelompok umur yang mudah mengalami penyakit gigi dan mulut. Pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi merupakan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Belrdasarkan hasil ulji chi sqularel melnulnjulkkan telrdapat hulbulngan belrmakna yaitul tindakan pelmelliharaan kelselhatan gigi delngan keljadian relselsiBelrdasarkan hasil ulji chi sqularel melnulnjulkkan telrdapat hulbulngan belrmakna yaitul tindakan pelmelliharaan kelselhatan gigi delngan keljadian relselsi
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Subjek 33 anak down syndrome dengan rentang usia 9-15 tahun yang dibagi menjadi 4 kelompok dengan pendamping oleh enumerator pada tiap kelompok. DilakukanSubjek 33 anak down syndrome dengan rentang usia 9-15 tahun yang dibagi menjadi 4 kelompok dengan pendamping oleh enumerator pada tiap kelompok. Dilakukan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Tujuan penelitian untuk mengetahui. Jenis penelitian analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu hamil yang berkunjungTujuan penelitian untuk mengetahui. Jenis penelitian analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu hamil yang berkunjung
Useful /
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Tiga kelompok perlakuan terdiri atas larutan aquadest, larutan effervescent alkalin peroksida, dan larutan granul effervescent ekstrak kulit putih semangkaTiga kelompok perlakuan terdiri atas larutan aquadest, larutan effervescent alkalin peroksida, dan larutan granul effervescent ekstrak kulit putih semangka
MITRAHUSADAMITRAHUSADA Rebusan ini dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pengobatan hipertensi yang murah dan mudah didapat. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk dilakukanRebusan ini dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pengobatan hipertensi yang murah dan mudah didapat. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk dilakukan
MITRAHUSADAMITRAHUSADA Ada perbedaan antara nilai caring yang dipercayai perawat dengan pengalaman caring yang dialami pasien. Intervensi melalui pelatihan transpersonal caring,Ada perbedaan antara nilai caring yang dipercayai perawat dengan pengalaman caring yang dialami pasien. Intervensi melalui pelatihan transpersonal caring,
MITRAHUSADAMITRAHUSADA Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data kuantitatif dianalisis menggunakan analisis kuantitatif (inferensi). Hasil penelitian menunjukkanPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data kuantitatif dianalisis menggunakan analisis kuantitatif (inferensi). Hasil penelitian menunjukkan