UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry
Jurnal AdabiyaJurnal AdabiyaRapai dabôh is a traditional art performed by 12 people, accompanied by risky attractions using sharp objects such as knives, swords, chainsaws, chains, sharpened bamboo, and more. This study aims to discover the history of rapai dabôh in Aceh. The research employs observation, interviews, and documentation as instruments, with data analysis techniques including data reduction, data display, and data verification/conclusion. The study reveals that the history of rapai dabôh in Aceh originates from a prominent scholar named Syekh Abdul Qadir Jailani, inherited by Syekh Rafai, later popularly recognized as the Rifaiyyah Order. Initially used as a medium for Islamic preaching, rapai dabôh evolved into an art cherished by most Acehnese people. Its spread was facilitated by preachers from northeastern to southwestern Aceh, inspiring groups like Rincong Pusaka in Ie Lhop village and Putra Naga in Mutiara village, both of which still exist today.
The research concludes that the origins of Rapai Dabôh in Aceh can be traced back to the teachings of Syekh Abdul Qadir Jailani and Syekh Rafai, associated with the Rifaiyyah Order.Initially employed as a tool for Islamic dawah, the art form gradually transformed into a beloved cultural expression among the Acehnese people.The practice of Rapai Dabôh was disseminated throughout Aceh by preachers, leading to the establishment of enduring performance groups such as Rincong Pusaka and Putra Naga.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai aspek spiritual dalam Rapai Dabôh, khususnya bagaimana praktik invulnerabilitas dipahami dan diinternalisasi oleh para pemain dan penonton dari perspektif keagamaan. Selain itu, studi komparatif antara Rapai Dabôh dengan seni pertunjukan serupa di daerah lain di Indonesia atau negara-negara dengan pengaruh Islam yang kuat dapat memberikan wawasan baru tentang akulturasi budaya dan peran seni dalam penyebaran agama. Terakhir, penelitian mengenai dampak sosial dan ekonomi dari keberadaan Rapai Dabôh terhadap masyarakat setempat, termasuk potensi pengembangan pariwisata budaya berbasis komunitas, perlu dilakukan untuk memastikan keberlanjutan seni tradisional ini di masa depan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman kita tentang Rapai Dabôh sebagai warisan budaya yang bernilai dan relevan bagi masyarakat Aceh.
| File size | 86.38 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry This collective identity strengthened solidarity among Muslims and expanded socio-political networks across regions. Concurrently, Islamization advancedThis collective identity strengthened solidarity among Muslims and expanded socio-political networks across regions. Concurrently, Islamization advanced
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry Dengan demikian, harapannya bahwa jejak sejarah berupa hasil karya masa lalu perlu dilestarikan sebagai bukti kejayaan Aceh. Penelitian menemukan bahwaDengan demikian, harapannya bahwa jejak sejarah berupa hasil karya masa lalu perlu dilestarikan sebagai bukti kejayaan Aceh. Penelitian menemukan bahwa
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry Analisis SWOT yang didapat untuk perpustakaan dimana dari segi kekuatan perpustakaan dimana lokasi strategis di pusat kota dan gedung yang luas, namunAnalisis SWOT yang didapat untuk perpustakaan dimana dari segi kekuatan perpustakaan dimana lokasi strategis di pusat kota dan gedung yang luas, namun
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry Hal ini menunjukkan kebijakan politik pemerintah Belanda dan didukung oleh ide-ide Snouck dengan membangun masjid, memperbaiki jalan, irigasi, dan membantuHal ini menunjukkan kebijakan politik pemerintah Belanda dan didukung oleh ide-ide Snouck dengan membangun masjid, memperbaiki jalan, irigasi, dan membantu
STAI YPBWISTAI YPBWI Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapanData dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan
LAKASPIALAKASPIA Penelitian ini menunjukkan bahwa pola komunikasi masyarakat Aceh dalam interaksi dengan warga negara asing cenderung menekankan kesantunan, kehati-hatian,Penelitian ini menunjukkan bahwa pola komunikasi masyarakat Aceh dalam interaksi dengan warga negara asing cenderung menekankan kesantunan, kehati-hatian,
STAI YPBWISTAI YPBWI Pendidikan bukan hanya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga membentuk karakter bangsa dan menggerakkan transformasi sosial ekonomi. UntukPendidikan bukan hanya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga membentuk karakter bangsa dan menggerakkan transformasi sosial ekonomi. Untuk
STAI YPBWISTAI YPBWI Penelitian ini menyimpulkan bahwa rendahnya kepercayaan diri siswa dalam berbicara di depan umum bersumber dari faktor psikologis seperti kecemasan danPenelitian ini menyimpulkan bahwa rendahnya kepercayaan diri siswa dalam berbicara di depan umum bersumber dari faktor psikologis seperti kecemasan dan
Useful /
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry Dia telah menempuh lebih dari 175 mil, yang dimulai dari Thanjah, tempat kelahirannya, pada saat berusia 28 tahun, pada tahun 1326 M dan berakhir di FezDia telah menempuh lebih dari 175 mil, yang dimulai dari Thanjah, tempat kelahirannya, pada saat berusia 28 tahun, pada tahun 1326 M dan berakhir di Fez
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry Kedua, ideologi kapitalisme yang dilakukan oleh tokoh Hasqil yaitu dengan memanfaatkan kekayaannya agar ia dapat berkuasa dan bekerjasama dengan kepalaKedua, ideologi kapitalisme yang dilakukan oleh tokoh Hasqil yaitu dengan memanfaatkan kekayaannya agar ia dapat berkuasa dan bekerjasama dengan kepala
LAKASPIALAKASPIA Sumber data terdiri dari kepala sekolah, pejabat tata usaha sekolah, dan pengguna jasa layanan kependidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaanSumber data terdiri dari kepala sekolah, pejabat tata usaha sekolah, dan pengguna jasa layanan kependidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan
UNNESUNNES Kesimpulannya, studi ini menekankan urgensi ICC menegaskan yurisdiksi dalam kasus Uyghur, yang memberikan kesempatan bagi komunitas internasional untukKesimpulannya, studi ini menekankan urgensi ICC menegaskan yurisdiksi dalam kasus Uyghur, yang memberikan kesempatan bagi komunitas internasional untuk