UISUUISU
Jurnal Kedokteran Ibnu NafisJurnal Kedokteran Ibnu NafisLow back pain dapat disebabkan oleh banyak faktor yang meliputi faktor individu, faktor pekerjaan dan faktor lingkungan. Faktor individu yang dapat menyebabkan LBP adalah jenis kelamin, usia, indeks massa tubuh, masa kerja, kebiasaan merokok dan pola makan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bermain game dalam jangka waktu lama terhadap low back pain pada mahasiswa angkatan 2020 FK UISU. Rancangan penelitian ini menggunakan metode cross-sectional yang dimulai dari bulan September 2022 sampai Januari 2023 di Fakultas Kedokteran UISU. Populasi sasaran dalam penelitian ini adalah mahasiswa FK UISU Angkatan 2020 dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa hasil di atas menunjukkan bahwa frekuensi responden berdasarkan umur paling banyak > 20 tahun yaitu sebanyak 91 orang (75,8%), dengan jenis kelamin perempuan yaitu sebanyak 69 orang (57,5%), dengan bermain game lebih dari 2 jam 77 orang (56,4%) bekerja >10 tahun yaitu 96 orang (80%), dan memiliki riwayat Low Back Pain yaitu 66 orang (52,4%). Terdapat faktor dari Low Back Pain yaitu lamanya waktu bermain game dan banyaknya pekerjaan.
Terdapat hubungan antara lama bermain game dengan low back pain pada mahasiswa angkatan 2020 di FK UISU.Durasi bermain game yang panjang berkontribusi terhadap peningkatan risiko low back pain.Selain itu, masa kerja yang lebih lama juga berhubungan signifikan dengan keluhan low back pain.
Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki pengaruh jenis posisi duduk saat bermain game terhadap munculnya low back pain, agar dapat diketahui posisi tubuh mana yang paling berisiko. Kedua, sebaiknya dilakukan studi longitudinal untuk mengamati bagaimana perkembangan low back pain pada mahasiswa seiring bertambahnya durasi bermain game dari waktu ke waktu, bukan hanya berdasarkan data sesaat. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi efektivitas intervensi ergonomis sederhana, seperti penggunaan kursi dengan penopang punggung atau jeda aktif setiap 30 menit, dalam mencegah atau mengurangi keluhan nyeri punggung bawah pada kelompok mahasiswa yang sering bermain game dalam durasi lama. Penelitian-penelitian ini dapat memperdalam pemahaman tentang hubungan antara kebiasaan bermain game dan gangguan muskuloskeletal, sekaligus memberikan dasar ilmiah untuk strategi pencegahan yang lebih spesifik dan terukur di kalangan mahasiswa.
| File size | 317.88 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UMSUMS Analisis statistik menunjukkan nilai p < 0,05, membuktikan bahwa radiograf dinamik memiliki sensitivitas yang lebih tinggi dalam mendeteksi penyakit degeneratifAnalisis statistik menunjukkan nilai p < 0,05, membuktikan bahwa radiograf dinamik memiliki sensitivitas yang lebih tinggi dalam mendeteksi penyakit degeneratif
PUBMEDIAPUBMEDIA Temuan ini mengimplikasikan bahwa upaya promosi kesehatan yang hanya menekankan edukasi gizi tidak akan cukup efektif tanpa disertai strategi untuk mengubahTemuan ini mengimplikasikan bahwa upaya promosi kesehatan yang hanya menekankan edukasi gizi tidak akan cukup efektif tanpa disertai strategi untuk mengubah
UMSUMS Tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja sekolah terhadap bahaya NAPZA melalui media tebak gambar dalam kegiatan bertajuk GANZ: Gerakan Anti-NAPZA.Tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja sekolah terhadap bahaya NAPZA melalui media tebak gambar dalam kegiatan bertajuk GANZ: Gerakan Anti-NAPZA.
UNIBAUNIBA Total sampel penelitian berjumlah 72 orang. Sampel didapatkan dengan metode purpossive sampling. Data primer didapatkan dengan mencatat hasil wawancaraTotal sampel penelitian berjumlah 72 orang. Sampel didapatkan dengan metode purpossive sampling. Data primer didapatkan dengan mencatat hasil wawancara
UNIBAUNIBA Familial adenomatous polyposis (FAP) adalah kelainan autosomal dominan yang jarang terjadi, ditandai dengan perkembangan ratusan hingga ribuan polip adenomatosaFamilial adenomatous polyposis (FAP) adalah kelainan autosomal dominan yang jarang terjadi, ditandai dengan perkembangan ratusan hingga ribuan polip adenomatosa
UNIBAUNIBA Terdapat dua faktor risiko yang tidak dapat dikontrol yakni, riwayat keluarga, usia, serta jenis kelamin, dan dapat dikontrol yakni, obesitas, stres, merokok,Terdapat dua faktor risiko yang tidak dapat dikontrol yakni, riwayat keluarga, usia, serta jenis kelamin, dan dapat dikontrol yakni, obesitas, stres, merokok,
UNIBAUNIBA Striae distensae (SD) selama ini dilaporkan sebagai masalah kulit yang sering dialami oleh perempuan dan menjadi masalah estetika yang dapat berdampakStriae distensae (SD) selama ini dilaporkan sebagai masalah kulit yang sering dialami oleh perempuan dan menjadi masalah estetika yang dapat berdampak
UNIBAUNIBA Sampel ditentukan dengan menggunakan purposive sampling dengan jumlah 40 sampel, Hasil penelitian diuji menggunakan Chi-square. Pada penelitian ini, statusSampel ditentukan dengan menggunakan purposive sampling dengan jumlah 40 sampel, Hasil penelitian diuji menggunakan Chi-square. Pada penelitian ini, status
Useful /
UNIBAUNIBA Salah satu tumbuhan tersebut adalah daun kemangi (Ocimum sanctum). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun kemangi terhadap penurunanSalah satu tumbuhan tersebut adalah daun kemangi (Ocimum sanctum). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun kemangi terhadap penurunan
UISUUISU Pada hasil tinjauan sistematis yang telah dilakukan bahwa semua penelitian tersebut menyatakan terdapat korelasi positif antara cyberbullying atau cybervictimizationPada hasil tinjauan sistematis yang telah dilakukan bahwa semua penelitian tersebut menyatakan terdapat korelasi positif antara cyberbullying atau cybervictimization
UISUUISU Indonesia memiliki nilai kejadian nomophobia (71%) tertinggi dibandingkan Turki (15%), India (15%), Jerman (3%), Kuwait (26%), AS (18%), Pakistan (26%),Indonesia memiliki nilai kejadian nomophobia (71%) tertinggi dibandingkan Turki (15%), India (15%), Jerman (3%), Kuwait (26%), AS (18%), Pakistan (26%),
UISUUISU Staphylococcus aureus merupakan bakteri gram positif yang menyebabkan berbagai macam penyakit klinis di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiStaphylococcus aureus merupakan bakteri gram positif yang menyebabkan berbagai macam penyakit klinis di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui