UNIMAUNIMA

Journal of English Language and Literature TeachingJournal of English Language and Literature Teaching

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan yang dirasakan mahasiswa dalam menerjemahkan dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris, faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan tersebut, serta strategi untuk mengatasinya. Sebanyak 90 mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di UNNES mengisi kuesioner daring. Berdasarkan hasil kuesioner, 10 mahasiswa dengan skor kesulitan penerjemahan tertinggi dipilih untuk diwawancarai. Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar jenis kesulitan penerjemahan menurut Nord yang disajikan dalam kuesioner dirasakan oleh mahasiswa. Kesulitan yang paling banyak dirasakan secara berurutan adalah kesulitan teknis, pragmatis, yang bergantung pada penerjemah, dan spesifik teks. Berdasarkan wawancara dengan 10 responden yang memperoleh skor tertinggi pada kuesioner, kesulitan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu kurangnya pengetahuan, kurangnya metodologi, kurangnya motivasi, kurangnya referensi, dan faktor teknis lainnya. Dengan instrumen yang sama, yaitu wawancara, ditemukan pula strategi mahasiswa dalam mengatasi kesulitan yang mereka rasakan. Terdapat lima strategi yang digunakan mahasiswa, meliputi mencari lebih banyak referensi; memaksimalkan penggunaan alat bantu penerjemahan; menggunakan teknik ekuivalen deskriptif; menggunakan teknik harfiah; serta bertanya kepada teman.

Sebagian besar jenis kesulitan penerjemahan yang disajikan dalam kuesioner dirasakan oleh mahasiswa, dengan urutan kesulitan terbesar secara berurutan adalah kesulitan teknis, pragmatis, yang bergantung pada penerjemah, dan spesifik teks.Kesulitan tersebut disebabkan oleh faktor kurangnya pengetahuan, metodologi, motivasi, referensi, dan faktor teknis lainnya.Mahasiswa menerapkan lima strategi untuk mengatasi kesulitan tersebut, yaitu mencari lebih banyak referensi, memaksimalkan penggunaan alat bantu penerjemahan, menggunakan teknik ekuivalen deskriptif, menggunakan teknik harfiah, dan bertanya kepada teman.

Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh penggunaan aplikasi penerjemah otomatis secara intensif terhadap perkembangan kemampuan penerjemahan mandiri mahasiswa dari semester ke semester, untuk melihat apakah ketergantungan pada teknologi menghambat atau justru mempercepat penguasaan kompetensi penerjemahan. Kedua, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas pelatihan metakognitif, seperti refleksi diri dan perencanaan strategis, dalam membantu mahasiswa mengatasi kesulitan yang bersifat pribadi seperti kurangnya motivasi dan kepercayaan diri selama proses penerjemahan. Ketiga, sebaiknya dikaji lebih lanjut bagaimana desain bahan ajar penerjemahan yang tematik (misalnya berbasis teks bidang teknologi, hukum, atau kesehatan) dapat mengurangi kesulitan mahasiswa dalam memahami konteks dan istilah khusus, serta mendorong penguasaan pengetahuan ekstra-linguistik yang selama ini menjadi kelemahan utama.

  1. Exploring the Undergraduate Students Perception on Translation - A Preliminary Step to Teach Translation... doi.org/10.5539/elt.v11n9p90Exploring the Undergraduate Students Perception on Translation A Preliminary Step to Teach Translation doi 10 5539 elt v11n9p90
  2. Journal of Education and Practice. journal education practice site description home journals confernces... iiste.org/Journals/index.php/JEPJournal of Education and Practice journal education practice site description home journals confernces iiste Journals index php JEP
Read online
File size537.66 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test