UPSUPS
JCOSE Jurnal Bimbingan dan KonselingJCOSE Jurnal Bimbingan dan KonselingStres yang berkaitan dengan pendidikan merupakan masalah umum yang dialami peserta didik, terutama di jenjang menengah, saat mereka menghadapi tuntutan belajar yang tinggi. Salah satu elemen kunci yang dapat membantu meredakan stres akademik adalah efikasi diri, di mana individu percaya pada kemampuan mereka untuk menangani tugas dan mengatasi tantangan dalam pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara efikasi diri dan tingkat stres akademik di kalangan peserta didik kelas 11 di SMAN 4 Pandeglang, serta untuk mengidentifikasi dampaknya terhadap layanan konseling dan dukungan yang diberikan. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan cara korelasional. Populasi yang diteliti meliputi 456 peserta didik kelas 11 di SMAN 4 Pandeglang, dengan pengambilan sampel sebanyak 213 peserta didik menggunakan teknik pengambilan sampel acak sederhana. Alat yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner yang membahas tentang efikasi diri dan akademik. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara self-efficacy dengan stres akademik (r = -0,776; p < 0,05). Artinya, semakin tinggi self-efficacy peserta didik, maka semakin rendah tingkat stres akademik yang dialami. Implikasi hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya layanan bimbingan dan konseling, terutama melalui bimbingan kelompok, untuk membantu peserta didik meningkatkan self-efficacy agar mampu mengelola tekanan akademik secara efektif.
Hasil dari metode korelasi product-moment mengindikasikan adanya hubungan negatif yang signifikan antara kepercayaan diri dan tekanan akademik, dengan nilai koefisien korelasi r = -0,776, yang lebih tinggi dari nilai kritis r (0,281) pada tingkat signifikansi 5%.Ini menunjukkan bahwa peningkatan kepercayaan diri seorang peserta didik biasanya berkaitan dengan pengurangan tekanan akademik, sedangkan kepercayaan diri yang rendah berhubungan dengan tingkat tekanan akademik yang lebih tinggi.Temuan ini menegaskan pentingnya layanan konseling dan dukungan di lingkungan sekolah, khususnya program yang berfokus pada peningkatan self-efficacy peserta didik.Layanan seperti bimbingan kelompok, konseling individu, maupun pelatihan keterampilan belajar dapat membantu peserta didik mengembangkan keyakinan diri, strategi penyelesaian masalah, serta kemampuan mengelola stres akademik.Dengan demikian, peserta didik dapat lebih percaya diri, mampu menghadapi tekanan akademik secara positif, dan meningkatkan prestasi belajar sekaligus kesejahteraan psikologis mereka.
Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada faktor-faktor lain yang berdampak pada stres dalam pendidikan, seperti semangat belajar, dukungan dari orang tua, atau situasi di sekolah. Selain itu, studi juga dapat dilakukan di berbagai jenjang kelas atau institusi untuk mendapatkan hasil yang lebih umum. Metode yang lebih beragam dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang keterkaitan antara kepercayaan diri dan stres akademik. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi strategi-strategi intervensi yang efektif dalam meningkatkan self-efficacy peserta didik, seperti pelatihan keterampilan belajar, program bimbingan kelompok, atau konseling individu. Dengan demikian, layanan bimbingan dan konseling dapat menjadi lebih terarah dan efektif dalam membantu peserta didik mengelola stres akademik dan meningkatkan kesejahteraan psikologis mereka.
| File size | 196.92 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi terhadap delapan informan, termasukPenelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi terhadap delapan informan, termasuk
ORLIORLI Kesimpulan: Semakin tinggi ekspresi LMP-1, maka diikuti oleh tingginya ekspresi IL-8. Semakin tinggi ekspresi LMP-1, maka diikuti oleh tingginya ekspresiKesimpulan: Semakin tinggi ekspresi LMP-1, maka diikuti oleh tingginya ekspresi IL-8. Semakin tinggi ekspresi LMP-1, maka diikuti oleh tingginya ekspresi
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah kuesioner, kemudian data dianalisis menggunakan uji t-test berpasangan. Hasil menunjukkan bahwaInstrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah kuesioner, kemudian data dianalisis menggunakan uji t-test berpasangan. Hasil menunjukkan bahwa
JOURNAL GEHUJOURNAL GEHU Implikasi penelitian ini menekankan peran penting konselor sekolah dalam mengembangkan layanan konseling inovatif yang berbasis pendekatan kognitif-perilakuImplikasi penelitian ini menekankan peran penting konselor sekolah dalam mengembangkan layanan konseling inovatif yang berbasis pendekatan kognitif-perilaku
IPMAFAIPMAFA Faktor-faktor seperti bahasa, nilai-nilai budaya dan norma-norma sosial sangat mempengaruhi bagaimana pesan-pesan keagamaan disampaikan dan diterima. KomunikasiFaktor-faktor seperti bahasa, nilai-nilai budaya dan norma-norma sosial sangat mempengaruhi bagaimana pesan-pesan keagamaan disampaikan dan diterima. Komunikasi
UMBUMB Subjek penelitian terdiri dari dua guru kelas, dua siswa kelas IV, dua siswa kelas V, kepala sekolah, dan dua tokoh masyarakat lokal yang memahami praktikSubjek penelitian terdiri dari dua guru kelas, dua siswa kelas IV, dua siswa kelas V, kepala sekolah, dan dua tokoh masyarakat lokal yang memahami praktik
ICJAMBIICJAMBI 4%, fasilitas belajar 41. 4%, lingkungan 0. 032%, kecerdasan 12. 7% bakat 43%, minat belajar 74.76%, motivasi 0. 379%, emosional 49. 3%. Oleh sebab itu,4%, fasilitas belajar 41. 4%, lingkungan 0. 032%, kecerdasan 12. 7% bakat 43%, minat belajar 74.76%, motivasi 0. 379%, emosional 49. 3%. Oleh sebab itu,
UNMUNM Teknik analisis data yang digunakan dengan analisis statistik deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan faktor-faktor: distribusi,Teknik analisis data yang digunakan dengan analisis statistik deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan faktor-faktor: distribusi,
Useful /
JOURNAL GEHUJOURNAL GEHU Hasil menunjukkan bahwa buku cerita memenuhi standar validitas tinggi dalam hal konten (4,2), desain media (4,0), dan bahasa (4,0). Penilaian kepraktisanHasil menunjukkan bahwa buku cerita memenuhi standar validitas tinggi dalam hal konten (4,2), desain media (4,0), dan bahasa (4,0). Penilaian kepraktisan
YAYASANBHZYAYASANBHZ Studi kasus pada siswa bernama Zaren menegaskan pentingnya pendekatan sabar dan bertahap serta dukungan keluarga dalam menunjang perkembangan anak. MeskipunStudi kasus pada siswa bernama Zaren menegaskan pentingnya pendekatan sabar dan bertahap serta dukungan keluarga dalam menunjang perkembangan anak. Meskipun
YAYASANBHZYAYASANBHZ Pendidikan akhlak bukan sekadar transfer pengetahuan nilai moral, melainkan proses transformasi karakter yang membentuk kepribadian peserta didik secaraPendidikan akhlak bukan sekadar transfer pengetahuan nilai moral, melainkan proses transformasi karakter yang membentuk kepribadian peserta didik secara
DINASTIRESDINASTIRES Fenomena pernikahan paksa masih sering terjadi di masyarakat karena alasan adat, ekonomi, atau kehormatan keluarga. Namun, ketika pernikahan tersebut diajukanFenomena pernikahan paksa masih sering terjadi di masyarakat karena alasan adat, ekonomi, atau kehormatan keluarga. Namun, ketika pernikahan tersebut diajukan