UPSUPS
JCOSE Jurnal Bimbingan dan KonselingJCOSE Jurnal Bimbingan dan KonselingDi lingkungan pendidikan, peserta didik yang dapat mengelola emosinya secara efektif biasanya memiliki pencapaian belajar yang lebih baik serta mampu menjalin hubungan sosial yang positif, lebih tenang dalam menyikapi situasi dan mengatasi tantangan yang muncul. Studi ini mengadopsi metode kuantitatif yang mengutamakan informasi dalam bentuk angka. Rancangan penelitian yang digunakan termasuk dalam jenis eksperimen, dan secara lebih spesifik mengadopsi desain eksperimen semu (quasi-experimental design). Tujuan dari penelitian ini ialah guna mengevaluasi seberapa efektif layanan konseling kelompok dengan pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) dalam meningkatkan kemampuan regulasi emosi pada peserta didik Kelas X SMA N 4 Pandeglang Tahun ajaran 2025/2026. Populasi dalam penelitian ini ialah peserta didik kelas X di SMAN 4 Pandeglang dengan jumlah 455 orang. Sampel dalam penelitian ini 82 orang peserta didik yang akan diberikan angket regulasi emosi, selanjutnya dipilih 20 orang peserta didik yang memiliki nilai rendah. Dalam penelitian ini, subjek dibagi menjadi dua kelompok yakni kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen menerima intervensi berupa konseling kelompok yang diterapkan melalui Pendekatan Terapi Perilaku Rasional Emotif (REBT) dan kelompok kontrol sama sekali tidak mendapatkan pengobatan. Teknik pengumpulan data yang dipakai ialah angket regulasi emosi yang disusun oleh peneliti sedangkan teknik analisis data memakai uji normalitas, uji homogenitas dan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan perlakuan terdapat perbedaan skor rata-rata pretest dan posttest. Pengujian hipotesis menggunakan hasil uji T. Sig (2-tailed) adalah 0,001 < 0,05 yang berarti hipotesis yang diajukan diterima. Interpretasi yang bisa dilihat yakni adanya perbedaan skor regulasi emosi kelas kontrol dan eksperimen. Dengan demikian, regulasi emosi peserta didik meningkat setelah diberikan treatment berupa layanan konseling kelompok.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan terapi kelompok dengan metode Terapi Perilaku Emotif Rasional (REBT) terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan regulasi emosi pada peserta didik.Penelitian ini diharapkan dapat membantu guru BK dalam mengembangkan keterampilan peserta didik dalam mengendalikan emosi dan mengubah pola pikir irasional.Selanjutnya, penelitian ini dapat menjadi dasar untuk merancang program konseling kelompok yang lebih terarah dan efektif guna meningkatkan regulasi emosi peserta didik.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas konseling kelompok REBT dengan pendekatan terapi lainnya, seperti terapi kognitif perilaku (CBT), untuk melihat pendekatan mana yang paling efektif dalam meningkatkan regulasi emosi peserta didik. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan melibatkan populasi yang lebih beragam, termasuk peserta didik dari berbagai latar belakang sosial ekonomi dan budaya, untuk menguji generalisasi temuan penelitian ini. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman peserta didik selama mengikuti konseling kelompok REBT, termasuk faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat proses regulasi emosi mereka. Penelitian ini dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang mekanisme kerja konseling kelompok REBT dan membantu meningkatkan efektivitas intervensi di masa depan. Dengan demikian, pemahaman yang lebih mendalam tentang regulasi emosi pada peserta didik dapat dikembangkan, yang pada akhirnya dapat berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan psikologis dan keberhasilan akademik mereka.
| File size | 221.84 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UPSUPS Artinya, semakin tinggi self-efficacy peserta didik, maka semakin rendah tingkat stres akademik yang dialami. Implikasi hasil penelitian ini menunjukkanArtinya, semakin tinggi self-efficacy peserta didik, maka semakin rendah tingkat stres akademik yang dialami. Implikasi hasil penelitian ini menunjukkan
POLBANPOLBAN Kondisi ini menimbulkan permasalahan berupa ketidakseimbangan antara tuntutan global dan penguatan nilai-nilai Pendidikan Agama Islam, serta kesenjanganKondisi ini menimbulkan permasalahan berupa ketidakseimbangan antara tuntutan global dan penguatan nilai-nilai Pendidikan Agama Islam, serta kesenjangan
POLBANPOLBAN Hal ini menunjukkan bahwa hubungan antara kedua variabel berada pada kategori sangat kuat dan bersifat positif. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakinHal ini menunjukkan bahwa hubungan antara kedua variabel berada pada kategori sangat kuat dan bersifat positif. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin
UNISSULAUNISSULA Penerapan model pembelajaran Blended Learning yang dikombinasikan dengan model pembelajaran Group Investigation juga dapat meningkatkan hasil belajar pesertaPenerapan model pembelajaran Blended Learning yang dikombinasikan dengan model pembelajaran Group Investigation juga dapat meningkatkan hasil belajar peserta
POLIBATAMPOLIBATAM Metode ini terdiri dari tahap pra produksi, produksi, dan pasca produksi, dimana tahap pasca produksi melakukan brainstorming Bersama klien, produksi membuatMetode ini terdiri dari tahap pra produksi, produksi, dan pasca produksi, dimana tahap pasca produksi melakukan brainstorming Bersama klien, produksi membuat
KOPERTAIS4KOPERTAIS4 Hasil penelitian menunjukkan bahwa walaupun pasangan telah melakukan perselingkuhan akan tetapi korban tetap memberikan forgiveness. Adapun faktor pendukungHasil penelitian menunjukkan bahwa walaupun pasangan telah melakukan perselingkuhan akan tetapi korban tetap memberikan forgiveness. Adapun faktor pendukung
UMCUMC Filsafat menjadi landasan dalam memecahkan berbagai persoalan dalam pendidikan, seperti menentukan tujuan dari kurikulum, pendidikan, metode pembelajaran,Filsafat menjadi landasan dalam memecahkan berbagai persoalan dalam pendidikan, seperti menentukan tujuan dari kurikulum, pendidikan, metode pembelajaran,
UNIVAUNIVA Perlu peningkatan kesadaran dan kontrol diri bagi semua pihak, serta koordinasi dari pemerintah, sekolah, universitas, dan kelompok masyarakat untuk melestarikanPerlu peningkatan kesadaran dan kontrol diri bagi semua pihak, serta koordinasi dari pemerintah, sekolah, universitas, dan kelompok masyarakat untuk melestarikan
Useful /
UMCUMC Doa bukan hanya sekadar serangkaian kata-kata, tetapi merupakan medium yang menghubungkan masyarakat Ngrawan dengan dimensi spiritual dan budaya mereka,Doa bukan hanya sekadar serangkaian kata-kata, tetapi merupakan medium yang menghubungkan masyarakat Ngrawan dengan dimensi spiritual dan budaya mereka,
UMCUMC Artikel ini menganalisis framing pemberitaan media tentang isu-isu keagamaan menggunakan teori framing Robert Entman dalam konteks podcast “Login SeasonArtikel ini menganalisis framing pemberitaan media tentang isu-isu keagamaan menggunakan teori framing Robert Entman dalam konteks podcast “Login Season
UMCUMC Semua orang tanpa terkecuali dapat menggunakan media sosial termasuk remaja. Hampir semua remaja di seluruh dunia menggunakan media sosial untuk bertukarSemua orang tanpa terkecuali dapat menggunakan media sosial termasuk remaja. Hampir semua remaja di seluruh dunia menggunakan media sosial untuk bertukar
MSTI INDONESIAMSTI INDONESIA Hal ini menciptakan situasi konsumsi yang selaras dengan permintaan pasar dalam menembus pangsa pasar yang ada. Pengumpulan data dilakukan dengan samplingHal ini menciptakan situasi konsumsi yang selaras dengan permintaan pasar dalam menembus pangsa pasar yang ada. Pengumpulan data dilakukan dengan sampling