UNINDRAUNINDRA

Prosiding Semnas PenaBioProsiding Semnas PenaBio

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dampak yang terjadi dari brain rot bagi generasi Z atau generasi selanjutnya pada pelajar di Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi pustaka, yang bertujuan menggali informasi melalui artikel hasil penelitian yang diterbitkan di jurnal nasional. Artikel yang dijadikan sumber diambil dari rentang waktu tahun 2019 hingga 2025. Alur pemikiran dalam penelitian adalah: a. mengumpulkan artikel dalam jurnal yang telah diterbitkan, kemudian menyaring informasi yang terdapat dalam temuan penelitian; b. mengelola informasi yang sudah diperoleh, lalu menyampaikan hasil dan pembahasan dari temuan tersebut. Hasil analisis menggunakan analisis deskriptif untuk mengetahui dampak yang akan terjadi jika brain rot terus meningkat pada usia pelajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brain rot yang dialami pelajar dari konten-konten media sosial mengakibatkan: a. adanya dorongan terus-menerus untuk memperkuat siklus dopamin instan dari konten media sosial sehingga mengganggu proses belajar mendalam; b. kurangnya pemeliharaan diri, seperti menjaga kesehatan, memanfaatkan waktu luang dengan baik, serta pengembangan potensi dan karakter diri yang kurang optimal; c. penurunan kontrol atensi internal, yang tercermin pada kesulitan siswa mempertahankan fokus dan kecenderungan mengabaikan distraksi selama proses pembelajaran.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa brain rot dapat mengakibatkan dorongan terus-menerus untuk memperkuat siklus dopamin instan yang mengganggu proses belajar, kurangnya pemeliharaan diri, dan penurunan kontrol atensi internal pada pelajar.Oleh karena itu, kolaborasi antara orang tua, guru, masyarakat, dan pemerintah sangat penting untuk mengurangi dan mencegah brain rot pada pelajar Indonesia.Dengan demikian, rencana Indonesia Emas 2045 dapat terwujud.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai efektivitas berbagai intervensi pendidikan dan program literasi digital dalam mencegah dan mengatasi brain rot pada pelajar. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat fokus pada identifikasi faktor-faktor spesifik yang membuat generasi Z lebih rentan terhadap brain rot, seperti karakteristik psikologis, pola penggunaan media sosial, dan pengaruh lingkungan sosial. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan dampak brain rot pada pelajar di Indonesia dengan negara-negara lain, serta untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dalam mengatasi masalah ini. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang fenomena brain rot dan membantu merumuskan strategi yang lebih efektif untuk melindungi generasi muda Indonesia dari dampak negatifnya, sehingga potensi mereka dapat berkembang secara optimal dan berkontribusi pada terwujudnya Indonesia Emas 2045.

  1. ANALISIS PENGGUNAAN KONTEN VIDEO BRAIN ROT TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER PANCASILAIS PADA MAHASISWA UNIVERSITAS... jurnal.umb.ac.id/index.php/jupank/article/view/8089ANALISIS PENGGUNAAN KONTEN VIDEO BRAIN ROT TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER PANCASILAIS PADA MAHASISWA UNIVERSITAS jurnal umb ac index php jupank article view 8089
  2. The Phenomenological Analysis of the Impact of Digital Overstimulation on Attention Control in Elementary... journal.tofedu.or.id/index.php/journal/article/view/408The Phenomenological Analysis of the Impact of Digital Overstimulation on Attention Control in Elementary journal tofedu index php journal article view 408
Read online
File size452.3 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test