UNINDRAUNINDRA
Prosiding Semnas PenaBioProsiding Semnas PenaBioPembelajaran yang efektif adalah pembelajaran yang dirancang agar dapat membantu peserta didik mencapai pemahaman mendalam dan mengembangkan keterampilan berpikir kritis, bukan hanya menghafal informasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan Understanding by Design sebagai sebuah solusi untuk membuat pembelajaran lebih efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi efektivitas pendekatan Understanding by Design (UbD) sebagai sebuah kerangka dan strategi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitian pustaka yang menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Understanding by Design (UbD) dapat menjadi sebuah solusi agar pembelajaran lebih efektif. Hal ini dapat dilihat dari hasil penelitian yang menunjukkan bahwa kerangka UbD dapat meningkatkan keterlibatan dan keaktifan peserta didik dalam pembelajaran, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, dan meningkatkan pemahaman siswa. Dalam pendekatan UbD, guru berperan sebagai perancang pembelajaran yang merencanakan serta menyelaraskan antara tujuan, penilaian, dan kegiatan pembelajaran.
Pendekatan Understanding by Design (UbD) dapat menjadi solusi dalam merancang pembelajaran yang efektif.Pendekatan ini terbukti meningkatkan keterlibatan dan keaktifan peserta didik, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan pemahaman mendalam.Peran guru sebagai perancang pembelajaran sangat penting dalam menyelaraskan tujuan, penilaian, dan kegiatan pembelajaran melalui penerapan UbD.
Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang bagaimana penerapan Understanding by Design (UbD) dalam konteks mata pelajaran yang berbeda-beda, seperti sains, seni, atau bahasa, untuk melihat apakah efektivitas model ini konsisten di berbagai disiplin ilmu. Kedua, sebaiknya dikaji lebih dalam mengenai tantangan yang dihadapi guru saat menerapkan UbD di sekolah-sekolah dengan sumber daya terbatas, termasuk aspek pelatihan, waktu, dan dukungan manajerial dari sekolah. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian yang mengeksplorasi integrasi UbD dengan pendekatan berbasis teknologi digital, untuk melihat potensinya dalam meningkatkan keterlibatan siswa di era pembelajaran hybrid atau online. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan dari studi sebelumnya yang sudah menunjukkan manfaat UbD, namun belum membahas variasi konteks, hambatan implementasi, dan potensi pemanfaatan teknologi. Dengan demikian, hasil dari studi lanjutan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai penerapan UbD di berbagai kondisi sekolah di Indonesia. Penelitian juga perlu menilai dampak jangka panjang dari penggunaan UbD terhadap prestasi belajar siswa. Selain itu, penting untuk mengevaluasi bagaimana UbD dapat disesuaikan dengan kurikulum nasional secara sistematis. Eksplorasi terhadap persepsi siswa terhadap pembelajaran berbasis UbD juga dapat menjadi arah studi yang bermanfaat. Temuan dari penelitian semacam ini akan membantu merancang pelatihan guru yang lebih tepat sasaran. Dengan begitu, adopsi UbD dapat dilakukan secara lebih luas dan berkelanjutan di berbagai jenjang pendidikan.
- Vol. 3 No. 2 (2022): Desember 2022 | Jurnal Ilmiah PENDAS: Primary Educational Journal. vol jurnal ilmiah... doi.org/10.29303/pendas.v3i2Vol 3 No 2 2022 Desember 2022 Jurnal Ilmiah PENDAS Primary Educational Journal vol jurnal ilmiah doi 10 29303 pendas v3i2
- PENDEKATAN UNDERSTANDING BY DESIGN SEBAGAI STRATEGI PENGEMBANGAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR... doi.org/10.29303/pendas.v5i2.5391PENDEKATAN UNDERSTANDING BY DESIGN SEBAGAI STRATEGI PENGEMBANGAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR doi 10 29303 pendas v5i2 5391
- Understanding by Design (UBD) pada pembelajaran berbasis Problem Based Learning (PBL) berbantuan LKPD... doi.org/10.26877/jpgp.v2i2.1632Understanding by Design UBD pada pembelajaran berbasis Problem Based Learning PBL berbantuan LKPD doi 10 26877 jpgp v2i2 1632
| File size | 445.5 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
LITERASIKITAINDONESIALITERASIKITAINDONESIA Gaya interaktif, jelas, dan memfasilitasi partisipasi aktif siswa cenderung menghasilkan hasil belajar yang lebih baik. Sebaliknya, gaya monoton yang kurangGaya interaktif, jelas, dan memfasilitasi partisipasi aktif siswa cenderung menghasilkan hasil belajar yang lebih baik. Sebaliknya, gaya monoton yang kurang
ZAMRONEDUZAMRONEDU Kegiatan pelatihan ini harus terus dilakukan secara berkala dan berkelanjutan untuk memastikan bahwa keterampilan guru terus berkembang seiring waktu.Kegiatan pelatihan ini harus terus dilakukan secara berkala dan berkelanjutan untuk memastikan bahwa keterampilan guru terus berkembang seiring waktu.
STIT AL ITTIHADIYAHLABURASTIT AL ITTIHADIYAHLABURA Latar belakang penelitian ini berangkat dari pandangan bahwa sarana dan prasarana pendidikan merupakan faktor strategis yang memengaruhi efektivitas prosesLatar belakang penelitian ini berangkat dari pandangan bahwa sarana dan prasarana pendidikan merupakan faktor strategis yang memengaruhi efektivitas proses
UNESAUNESA Namun, perbedaan kemampuan siswa menjadi tantangan bagi guru dalam menyusun modul ajar yang merata, serta keterbatasan sarana dan prasarana menjadi kendalaNamun, perbedaan kemampuan siswa menjadi tantangan bagi guru dalam menyusun modul ajar yang merata, serta keterbatasan sarana dan prasarana menjadi kendala
BALELITERASIBALELITERASI Dengan demikian, proses berpikir siswa masih berada pada tingkatan C1 (mengingat), pemahaman (C2), dan C3 (aplikasi). Penelitian ini bertujuan untuk (1)Dengan demikian, proses berpikir siswa masih berada pada tingkatan C1 (mengingat), pemahaman (C2), dan C3 (aplikasi). Penelitian ini bertujuan untuk (1)
UNDIKSHAUNDIKSHA Hasil penelitian: 1) urgensi tradisi male dapat mempersatukan umat (Islam dan Hindu) di desa Loloan dapat dilihat dari praktik sosial masyarakat yang salingHasil penelitian: 1) urgensi tradisi male dapat mempersatukan umat (Islam dan Hindu) di desa Loloan dapat dilihat dari praktik sosial masyarakat yang saling
UNDIKSHAUNDIKSHA Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. HasilPenelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil
STAI TBHSTAI TBH Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa metode pembelajaran yang digunakan di SD 100390 Sipiongot adalah: Metode Pengulangan, yang diterapkan padaHasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa metode pembelajaran yang digunakan di SD 100390 Sipiongot adalah: Metode Pengulangan, yang diterapkan pada
Useful /
STAI TBHSTAI TBH Habibie. The method used is the character study methodology with library research. The primary data source comes from books written by BJ Habibie as wellHabibie. The method used is the character study methodology with library research. The primary data source comes from books written by BJ Habibie as well
STAI TBHSTAI TBH Proses belajar, termasuk teori belajar sosial, telah diajarkan dan dicontohkan oleh Rasulullah SAW dalam mendidik para sahabat sehingga menjadi generasiProses belajar, termasuk teori belajar sosial, telah diajarkan dan dicontohkan oleh Rasulullah SAW dalam mendidik para sahabat sehingga menjadi generasi
UNESAUNESA Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan pengetahuan atlet mengenai cedera pergelangan kaki dan penanganan pertama cedera akut agar dapat mengantisipasiOleh karena itu, perlu adanya peningkatan pengetahuan atlet mengenai cedera pergelangan kaki dan penanganan pertama cedera akut agar dapat mengantisipasi
UNESAUNESA Permainan bulutangkis adalah jenis permainan indoor, dan termasuk olahraga individu atau tim. Alat yang digunakan berupa raket untuk memukul shuttlecock.Permainan bulutangkis adalah jenis permainan indoor, dan termasuk olahraga individu atau tim. Alat yang digunakan berupa raket untuk memukul shuttlecock.