IDJOURNALIDJOURNAL

Panrannuangku Jurnal Pengabdian MasyarakatPanrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat

Program Kampung Bersih Nusantara merupakan salah satu inisiatif strategis dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kualitas lingkungan permukiman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan kebersihan lingkungan dan menyusun solusi berbasis partisipasi masyarakat melalui pendekatan Focus Group Discussion (FGD) di Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, Kota Makassar. Metode pelaksanaan mencakup observasi lapangan, pelibatan tokoh masyarakat dan warga setempat, serta pelaksanaan FGD sebagai sarana komunikasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa FGD mampu menjadi media efektif dalam menggalang komitmen warga, menggali aspirasi lokal, dan menyusun rencana aksi kampung bersih secara kolektif. Kegiatan ini juga menghasilkan peta masalah lingkungan dan rencana tindak lanjut yang disepakati bersama. Program ini diharapkan dapat direplikasi pada kelurahan lain dengan penyesuaian konteks sosial dan budaya lokal.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Program Kampung Bersih Nusantara di Kelurahan Pannampu telah berhasil membangun kesadaran kolektif warga mengenai pentingnya pengelolaan lingkungan yang bersih dan sehat.Melalui pendekatan partisipatif, warga menunjukkan antusiasme dalam mengidentifikasi masalah, merumuskan solusi, dan menyusun rencana aksi berbasis komunitas.Temuan utama dari kegiatan ini menunjukkan bahwa.permasalahan sampah dan kebersihan lingkungan di Kelurahan Pannampu bersumber dari keterbatasan infrastruktur pendukung, rendahnya kesadaran warga, dan lemahnya koordinasi antar pemangku kepentingan.Pelibatan warga secara langsung melalui FGD mendorong terbentuknya rasa memiliki (sense of belonging) terhadap program kebersihan, sehingga warga lebih bersedia untuk terlibat aktif.Rencana aksi kolaboratif yang disusun warga mencakup langkah-langkah konkret, seperti pembentukan relawan lingkungan per RT, edukasi pemilahan sampah rumah tangga, dan gotong royong rutin.Partisipasi perempuan dan tokoh informal menjadi kekuatan sosial yang dapat dioptimalkan sebagai penggerak perubahan perilaku masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.Dengan demikian, FGD terbukti sebagai metode efektif untuk menyerap aspirasi warga, mendorong kolaborasi, dan menginisiasi gerakan kampung bersih yang berkelanjutan.

Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menganalisis efektivitas dan dampak jangka panjang dari program Kampung Bersih Nusantara di Kelurahan Pannampu, dengan fokus pada perubahan perilaku dan partisipasi warga dalam pengelolaan lingkungan. (2) Mengembangkan model intervensi yang lebih komprehensif, yang menggabungkan pendekatan FGD dengan strategi edukasi dan pemberdayaan masyarakat, serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan seperti pemerintah kelurahan, perguruan tinggi, dan dinas lingkungan hidup. (3) Melakukan studi komparatif antara Kelurahan Pannampu dengan kelurahan lain yang telah menerapkan program serupa, untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan dan tantangan dalam mereplikasi program ini di berbagai konteks sosial dan budaya.

Read online
File size613.42 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test