UMSUUMSU
Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP)Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP)Penelitian ini mendiskusikan mengenai strategi advokasi Majelis Pelayanan Sosial Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta terkait problematika yang menghadapi Jaya Musik Malioboro. Latar belakang terbentuknya penelitian ini karena DIY pada tahun 2024 mencanangkan diri sebagai Provinsi Ramah Disabilitas. Malioboro juga diajukan sebagai bagian dari Sumbu Filosofi Yogyakarta oleh karena itu perlu dilakukan penataan kawasan Malioboro. Ternyata upaya penataan pedagang kaki lima di Malioboro menimbulkan permasalahan bagi pemusik difabel. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan strategi advokasi Majelis Pelayanan Sosial menggunakan metode komunikasi informal atau tersirat untuk mempengaruhi elit-elit pejabat utama pengambil keputusan agar lebih mengedepankan prinsip inklusivisme masih terus berlangsung.
Strategi advokasi proaktif yang dilakukan Majelis Pelayanan Sosial dilakukan melalui lobi dan dengar pendapat dengan pemangku kepentingan untuk mendorong inklusivitas pemusik difabel di kawasan Malioboro.Penguatan hak identitas difabel perlu dilakukan agar mereka mendapatkan akses yang setara terhadap pekerjaan dan bantuan sosial, tidak hanya berdasarkan kepemilikan KTP Kota Yogyakarta.Peran Komite Disabilitas DIY perlu diperkuat dalam struktur birokrasi agar lebih efektif dalam pengambilan keputusan dan menjamin keamanan serta kenyamanan Jaya Musik selama berkarya sesuai dengan peraturan daerah yang berlaku.
Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas pendekatan advokasi lobi informal oleh organisasi keagamaan dalam memengaruhi kebijakan publik yang inklusif terhadap difabel, terutama dalam konteks tata kelola kota budaya. Kedua, perlu dikaji lebih dalam mengenai pengaruh kebijakan penataan ruang publik terhadap mata pencaharian penyandang disabilitas, khususnya mereka yang bergantung pada akses terbuka seperti pemusik jalanan. Ketiga, penting untuk mengevaluasi kapasitas dan kewenangan Komite Disabilitas DIY dalam struktur pemerintahan daerah, guna merancang model advokasi yang lebih sistematis dan berkelanjutan yang melibatkan kolaborasi antara masyarakat sipil, lembaga keagamaan, dan instansi pemerintah dalam menjamin hak-hak penyandang disabilitas di ruang publik.
| File size | 394.51 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
LAAROIBALAAROIBA Maka dari itu dibutuhkannya penguatan antar Lembaga formal dan Lembaga informal dalam menangani bencana tahunan yang terjadi pada wilayah Bojonegoro denganMaka dari itu dibutuhkannya penguatan antar Lembaga formal dan Lembaga informal dalam menangani bencana tahunan yang terjadi pada wilayah Bojonegoro dengan
DINASTIREVDINASTIREV Masalah utama meliputi komunikasi informal, keterbatasan pelatihan, sikap pasif pelaksana, serta keterlambatan pencairan dana. Perlu perbaikan koordinasi,Masalah utama meliputi komunikasi informal, keterbatasan pelatihan, sikap pasif pelaksana, serta keterlambatan pencairan dana. Perlu perbaikan koordinasi,
DINASTIRESDINASTIRES Perubahan batas usia calon kepala daerah dan wakil kepala daerah dapat dilakukan melalui proses judicial review. Pengaturan batas usia calon kepala daerahPerubahan batas usia calon kepala daerah dan wakil kepala daerah dapat dilakukan melalui proses judicial review. Pengaturan batas usia calon kepala daerah
UMMUUMMU Hukum transendental, dengan nilai universal seperti kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab, berperan sebagai “nurani hukum yang membimbing birokratHukum transendental, dengan nilai universal seperti kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab, berperan sebagai “nurani hukum yang membimbing birokrat
UMMUUMMU Era demokrasi langsung di Indonesia pascareformasi telah membawa perubahan mendasar dalam tata kelola pemerintahan daerah, khususnya melalui mekanismeEra demokrasi langsung di Indonesia pascareformasi telah membawa perubahan mendasar dalam tata kelola pemerintahan daerah, khususnya melalui mekanisme
MEJAILMIAHMEJAILMIAH Hasil kajian merekomendasikan pencantuman eksplisit kewenangan Mahkamah Konstitusi dalam UUD 1945 untuk memperkuat legitimasi kelembagaan, menjamin kepastianHasil kajian merekomendasikan pencantuman eksplisit kewenangan Mahkamah Konstitusi dalam UUD 1945 untuk memperkuat legitimasi kelembagaan, menjamin kepastian
STIEKNSTIEKN Penelitian ini mengkaji peran investasi modal manusia melalui mekanisme peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan dalam upaya mengurangi kemiskinanPenelitian ini mengkaji peran investasi modal manusia melalui mekanisme peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan dalam upaya mengurangi kemiskinan
JBE UPIYPTKJBE UPIYPTK The method used is multiple linear regression analysis and path analysis, by distributing questionnaires to 91 respondents. The results obtained indicateThe method used is multiple linear regression analysis and path analysis, by distributing questionnaires to 91 respondents. The results obtained indicate
Useful /
UMSUUMSU Meskipun memiliki kekuatan pada aspek biaya dan diferensiasi layanan, promosi yang dilakukan masih terbatas pada metode tradisional seperti dari mulutMeskipun memiliki kekuatan pada aspek biaya dan diferensiasi layanan, promosi yang dilakukan masih terbatas pada metode tradisional seperti dari mulut
UMSUUMSU Konflik ini memuncak ketika Elon Musk selaku CEO Tesla dan Space X memutuskan untuk membatalkan perjanjian akuisisi yang telah disepakati. Penelitian iniKonflik ini memuncak ketika Elon Musk selaku CEO Tesla dan Space X memutuskan untuk membatalkan perjanjian akuisisi yang telah disepakati. Penelitian ini
PLBPLB Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor dominan yang berperan dalam mempengaruhi keputusan pembelian kendaraan listrik melalui penerapanPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor dominan yang berperan dalam mempengaruhi keputusan pembelian kendaraan listrik melalui penerapan
PLBPLB Penelitian dilakukan dengan pendekatan eksperimen kuantitatif melalui lima tahapan, yaitu pengumpulan data wajah mahasiswa di kelas, preprocessing berupaPenelitian dilakukan dengan pendekatan eksperimen kuantitatif melalui lima tahapan, yaitu pengumpulan data wajah mahasiswa di kelas, preprocessing berupa