UMSUUMSU

Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP)Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP)

Praktik sosiologi keluarga di era digital sangat berpengaruh terhadap pendidikan karakter anak. Era digital bersamaan dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mempengaruhi pola komunikasi keluarga. Komunikasi antara orang tua dan anak telah mengalami perubahan besar. Artikel ini membahas tentang perubahan komunikasi orangtua-anak di era digital dan dampaknya terhadap hubungan orangtua-anak. Artikel ini juga membahas dampak positif dan negatif dari perubahan komunikasi antara orang tua dan anak, serta strategi yang dapat digunakan orang tua untuk mengoptimalkan komunikasi dengan anak di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana peralihan sosiologi keluarga dapat mempengaruhi proses pendidikan karakter anak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan bertujuan untuk mengumpulkan data dan informasi dengan melakukan telaah dari berbagai sumber baik dari Al-Quran, Hadits, buku ilmiah, jurnal, dokumen dan tulisan-tulisan lain sebagai pembanding dan penunjang yang digunakan untuk memperoleh data. Hasil analisis menunjukkan bahwa era digital telah membawa perubahan dalam pola komunikasi dalam keluarga. Interaksi antar anggota keluarga sering kali dilakukan melalui perangkat elektronik, yang dapat menyebabkan kurangnya komunikasi langsung dan kurangnya waktu bersama. Selain itu, media sosial juga memberikan dampak besar terhadap pengalaman dan paparan anak-anak terhadap konten yang mungkin memiliki risiko negatif.

Di era digital, masyarakat menghadapi tantangan kompleks terkait penggunaan teknologi, terutama dalam hal pengasuhan anak-anak.Meskipun teknologi membawa manfaat seperti akses informasi yang lebih luas, namun juga membawa dampak negatif seperti ketergantungan pada media sosial yang dapat menghambat perkembangan kreativitas anak-anak.Peran orang tua dan pemerintah sangat penting dalam memberikan pengawasan, batasan, dan literasi digital kepada anak-anak, serta memastikan mereka tumbuh menjadi individu yang tangguh dalam menghadapi arus informasi yang luar biasa di era digital ini.

Pertama, perlu diteliti bagaimana model pengasuhan hybrid yang menggabungkan pendekatan tradisional dan digital memengaruhi pembentukan karakter anak di usia dini, mengingat pergeseran pola komunikasi keluarga akibat penggunaan gadget. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas program literasi digital berbasis keluarga yang dikembangkan secara partisipatif antara orang tua, anak, dan sekolah dalam membangun kritisisme anak terhadap konten media. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang peran nilai-nilai budaya lokal dalam memperkuat ketahanan karakter anak menghadapi arus globalisasi digital, khususnya dalam konteks keluarga Indonesia yang multikultural. Penelitian-penelitian ini dapat mengisi celah pemahaman tentang interaksi kompleks antara teknologi, keluarga, dan pembentukan karakter, serta memberikan dasar bagi intervensi pendidikan yang lebih holistik dan kontekstual. Dengan pendekatan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, hasil penelitian dapat menjadi acuan dalam menyusun kebijakan pendidikan karakter berbasis keluarga di era digital.

  1. Peran Keluarga Sangat Penting dalam Pendidikan Mental, Karakter Anak serta Budi Pekerti Anak | Satya... iptek.its.ac.id/index.php/jsh/article/view/1241Peran Keluarga Sangat Penting dalam Pendidikan Mental Karakter Anak serta Budi Pekerti Anak Satya iptek its ac index php jsh article view 1241
Read online
File size291.71 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test