UNSUNS
Journal of Biodiversity and BiotechnologyJournal of Biodiversity and BiotechnologyGarlic productivity in Indonesia is often constrained by purple blotch disease (Alternaria porri). A sustainable control alternative involves utilizing biofilm biofertilizer (BiO2) combined with phosphate (P) fertilizer. This study aimed to assess the effectiveness of balancing BiO2 and P dosage in suppressing purple blotch disease intensity and increasing garlic yield on Andisol soil in Tawangmangu. The research was conducted from May to September 2024 using a single-factor Completely Randomized Design (CRD) with four treatments: P0 (0% P 100% NK BiO2), P1 (50% P 100% NK BiO2), P2 (100% P 100% NK BiO2), and P3 (100% NPK without BiO2). Data were analyzed using ANOVA followed by DMRT at a 95% significance level. Results indicated that combining BiO2 with P fertilizer was highly effective; it suppressed leaf spot disease intensity by 49.47% and increased garlic yields by 20.91% compared to the control. This confirms that integrating BiO2 with appropriate P fertilization is a viable strategy for improving garlic productivity in Andisol soil.
The research demonstrates that biofilm biofertilizer (BiO2) is effective when combined with balanced phosphate (P) fertilizer dosages in controlling purple blotch disease and enhancing garlic yields in Andisol soil of Tawangmangu.Specifically, the combination of BiO2 and P fertilizer suppressed disease intensity by 49.47% and increased garlic yields by 20.These findings suggest that integrating BiO2 with appropriate P fertilization represents a promising strategy for improving garlic productivity in Andisol soils.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menguji efektivitas BiO2 dalam kombinasi dengan berbagai jenis pupuk fosfat lainnya, termasuk sumber fosfat organik, untuk mengoptimalkan pemanfaatan nutrisi dan mengurangi ketergantungan pada pupuk anorganik. Selain itu, studi mendalam mengenai mekanisme interaksi antara BiO2 dan tanaman bawang putih, khususnya dalam menginduksi ketahanan terhadap penyakit purple blotch, dapat membuka peluang pengembangan biofertilizer yang lebih efektif dan spesifik. Terakhir, penelitian perlu diperluas untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan BiO2 dan pupuk fosfat terhadap kesehatan tanah, keanekaragaman mikroba, serta kualitas lingkungan secara keseluruhan, guna memastikan keberlanjutan praktik pertanian bawang putih di lahan Andisol.
| File size | 239.8 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNESAUNESA Secara bersamaan, ketiga variabel tersebut memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, menunjukkan pentingnya kombinasi faktor-faktor iniSecara bersamaan, ketiga variabel tersebut memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, menunjukkan pentingnya kombinasi faktor-faktor ini
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain crosssectional. Penelitian dilakukan di RS X Kota Payakumbuh ruangan rawat inap Teratai, Dahlia danJenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain crosssectional. Penelitian dilakukan di RS X Kota Payakumbuh ruangan rawat inap Teratai, Dahlia dan
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE Penanggulangan memerlukan intervensi lintas sektor berbasis pendekatan One Health. Sampah organik terbuka di kawasan perkotaan merupakan ancaman nyataPenanggulangan memerlukan intervensi lintas sektor berbasis pendekatan One Health. Sampah organik terbuka di kawasan perkotaan merupakan ancaman nyata
UNJUNJ Temuan ini mengindikasikan pentingnya perencanaan pembangunan wilayah yang lebih merata untuk mengurangi kesenjangan spasial di Provinsi Sumatera Utara.Temuan ini mengindikasikan pentingnya perencanaan pembangunan wilayah yang lebih merata untuk mengurangi kesenjangan spasial di Provinsi Sumatera Utara.
UNJUNJ Penilaian lahan dipengaruhi sejumlah indikator, seperti aksesibilitas, keterhubungan, serta fasilitas yang tersedia pada suatu wilayah. Parameter utamaPenilaian lahan dipengaruhi sejumlah indikator, seperti aksesibilitas, keterhubungan, serta fasilitas yang tersedia pada suatu wilayah. Parameter utama
UNJUNJ Seiring berkembangnya zaman, tentunya fungsi lahan yang semula ruang terbuka hijau beralih fungsi kegunaannya. Wilayah Kelurahan Srengseng Sawah menjadiSeiring berkembangnya zaman, tentunya fungsi lahan yang semula ruang terbuka hijau beralih fungsi kegunaannya. Wilayah Kelurahan Srengseng Sawah menjadi
UMLUML Kepribadian diukur menggunakan Neuroticism-Extraversion-Openness Five Factor Inventory (NEO-FFI). Data penelitian dianalisis menggunakan analisis chi-square.Kepribadian diukur menggunakan Neuroticism-Extraversion-Openness Five Factor Inventory (NEO-FFI). Data penelitian dianalisis menggunakan analisis chi-square.
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Metode pelaksanaan dilakukan dengan ceramah dan diskusi dengan masyarakat disertai dengan tanya jawab. Hasilnya menunjukkan upaya penegakan hukum melaluiMetode pelaksanaan dilakukan dengan ceramah dan diskusi dengan masyarakat disertai dengan tanya jawab. Hasilnya menunjukkan upaya penegakan hukum melalui
Useful /
UNSUNS Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tahapan fenologi kritis dan menetapkan standar kualitas panen untuk varietas anggur unggul lokal, PrabuPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tahapan fenologi kritis dan menetapkan standar kualitas panen untuk varietas anggur unggul lokal, Prabu
UNISMUHUNISMUH Untuk mengatasi kebutuhan ini, penelitian ini menggunakan metode pengembangan dengan pendekatan Penelitian dan Pengembangan (R&D), yang dikenal efektifUntuk mengatasi kebutuhan ini, penelitian ini menggunakan metode pengembangan dengan pendekatan Penelitian dan Pengembangan (R&D), yang dikenal efektif
UNISMUHUNISMUH A Pronunciation test was used as the instrument of the research. The data were analyzed using a paired sample t-test with the assistance of SPSS 24. TheA Pronunciation test was used as the instrument of the research. The data were analyzed using a paired sample t-test with the assistance of SPSS 24. The
UNISMUHUNISMUH Penelitian ini dirancang sebagai penelitian kualitatif deskriptif yang melibatkan dua jenis data: primer dan sekunder. Peneliti bertindak sebagai instrumenPenelitian ini dirancang sebagai penelitian kualitatif deskriptif yang melibatkan dua jenis data: primer dan sekunder. Peneliti bertindak sebagai instrumen