UNSUNS
Journal of Biodiversity and BiotechnologyJournal of Biodiversity and BiotechnologyCrop production success depends on environmental conditions, such as rainfall, temperature, nutrition, and pest attacks. Pest attacks are one of Indonesias main obstacles to cultivating long beans (Vigna unguiculata ssp. sesquipedalis). This study aims to evaluate the effectiveness of cyanide acid content from various parts of the rubber cassava plant (Manihot glaziovii) in controlling Aphis craccivora pests and its impact on the growth and yield of long beans. The study was conducted in Sragen and the Laboratory of the Faculty of Agriculture, Tunas Pembangunan University, Surakarta during September–December 2024 with a completely randomized block design (CRBD) with two factors, namely plant parts (leaves, tuber skin, and tubers) and extract doses (0, 10, 20, and 30 ml/plant). The results showed that tuber skin fermentation (B2) was the most effective in reducing the percentage of pest attacks (30.80%) and attack intensity (40.44%). The treatment dose of 30 ml/plant (K4) gave the best results in suppressing pest attacks and increasing growth and yield parameters, such as plant length (141.64 cm), fresh stalk weight (1905.77 g), and fruit weight (497.22 g). The bioactive content in cassava tuber skin has the potential to be a pest control agent and a plant growth stimulant. This study supports using environmentally friendly and sustainable local biopesticides to increase the productivity of long beans.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa fermentasi kulit umbi karet (B2) paling efektif dalam menekan serangan hama Aphis craccivora, dengan mengurangi persentase serangan sebesar 30,80% dan intensitas serangan sebesar 40,44%.Perlakuan dosis 30 ml per tanaman (K4) juga memberikan hasil optimal dalam mendukung pertumbuhan dan hasil tanaman, ditandai dengan berat batang segar 1905,77 gram dan berat buah 497,22 gram.Kandungan asam sianida pada kulit umbi karet berpotensi sebagai biopestisida botani yang efektif dan dapat meningkatkan produktivitas tanaman kacang panjang secara signifikan.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi senyawa bioaktif spesifik dalam kulit umbi karet yang bertanggung jawab atas aktivitas pestisida, sehingga memungkinkan pengembangan formulasi biopestisida yang lebih efektif dan terarah. Selain itu, studi perlu dilakukan untuk mengevaluasi dampak penggunaan biopestisida kulit umbi karet terhadap populasi musuh alami hama, guna memastikan keberlanjutan ekosistem pertanian. Terakhir, penelitian dapat diperluas untuk menguji efektivitas biopestisida ini pada berbagai jenis hama tanaman lain, serta mengkaji potensi sinergi antara biopestisida kulit umbi karet dengan metode pengendalian hama terpadu lainnya, seperti penggunaan tanaman perangkap atau pengendalian hayati, untuk menciptakan sistem pertanian yang lebih resilien dan ramah lingkungan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mengurangi ketergantungan pada pestisida sintetik dan mendukung praktik pertanian berkelanjutan di Indonesia.
| File size | 289.71 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIRAYAUNIRAYA Dengan demikian, inovasi budidaya kangkung cabut berbasis program KKN dapat menjadi alternatif strategi pemberdayaan masyarakat desa di bidang pertanian.Dengan demikian, inovasi budidaya kangkung cabut berbasis program KKN dapat menjadi alternatif strategi pemberdayaan masyarakat desa di bidang pertanian.
UNIRAYAUNIRAYA Pendekatan partisipatif dan berkelanjutan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran lingkungan, tetapi juga memperkuat identitas budaya dan membuka peluangPendekatan partisipatif dan berkelanjutan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran lingkungan, tetapi juga memperkuat identitas budaya dan membuka peluang
UNSURUNSUR Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mengidentifikasi keanekaragaman spesies semut pada tanaman kelapa sawit di berbagai fase pertumbuhan di PT.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mengidentifikasi keanekaragaman spesies semut pada tanaman kelapa sawit di berbagai fase pertumbuhan di PT.
UNSURUNSUR Melon merupakan salah satu komoditas tanaman hortikultura buah yang banyak dibudidayakan dan juga dikonsumsi masyarakat di Indonesia. Analisis usahataniMelon merupakan salah satu komoditas tanaman hortikultura buah yang banyak dibudidayakan dan juga dikonsumsi masyarakat di Indonesia. Analisis usahatani
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rumus indeks keanekaragaman Shannon-Wienner dan rumus indeks dominasi Simpson. Dalam penelitian ini terdapatPenelitian ini dilakukan dengan menggunakan rumus indeks keanekaragaman Shannon-Wienner dan rumus indeks dominasi Simpson. Dalam penelitian ini terdapat
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA 5 mL/perangkap dan 2 mL/perangkap. Sementara faktor kedua adalah ketinggian perangkap yang terdiri dari: 90 cm, 100 cm, dan 110 cm. Hasil penelitian menunjukkan5 mL/perangkap dan 2 mL/perangkap. Sementara faktor kedua adalah ketinggian perangkap yang terdiri dari: 90 cm, 100 cm, dan 110 cm. Hasil penelitian menunjukkan
UNRAMUNRAM Adapun luaran yang dihasilkan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa 1) Rancangan RPP mata pelajaran IPS Problem based learning MemadukanAdapun luaran yang dihasilkan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa 1) Rancangan RPP mata pelajaran IPS Problem based learning Memadukan
TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA Tanaman lada telah lama dibudidayakan di Indonesia dan diperdagangkan di pasar Eropa. Lada digunakan sebagai bumbu masakan, bahan obat-obatan, dan minyakTanaman lada telah lama dibudidayakan di Indonesia dan diperdagangkan di pasar Eropa. Lada digunakan sebagai bumbu masakan, bahan obat-obatan, dan minyak
Useful /
UNSUNS BA dan NAA mampu mempercepat pertumbuhan tanaman persilangan Coelogyne. Penambahan BA dan NAA pada media kultur Coelogyne pandurata dan Coelogyne rumphiiBA dan NAA mampu mempercepat pertumbuhan tanaman persilangan Coelogyne. Penambahan BA dan NAA pada media kultur Coelogyne pandurata dan Coelogyne rumphii
UNSUNS Data dianalisis menggunakan Analisis Varians (ANOVA) pada tingkat kesalahan 5%, dan jika signifikan, dilanjutkan dengan Uji Rentang Berganda Duncan (DMRT)Data dianalisis menggunakan Analisis Varians (ANOVA) pada tingkat kesalahan 5%, dan jika signifikan, dilanjutkan dengan Uji Rentang Berganda Duncan (DMRT)
UNRAMUNRAM CT (Computed Tomography) Scan merupakan modalitas imejing kesehatan yang cepat dan akurat dalam memperlihatkan abnormalitas jaringan atau detail organCT (Computed Tomography) Scan merupakan modalitas imejing kesehatan yang cepat dan akurat dalam memperlihatkan abnormalitas jaringan atau detail organ
UNRAMUNRAM Secara keseluuruahan, pelaksanaan pelatihan ini cukup lancar dan penuh antusiasme dari peserta. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa para peserta pelatihanSecara keseluuruahan, pelaksanaan pelatihan ini cukup lancar dan penuh antusiasme dari peserta. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa para peserta pelatihan