UPSUPS
Engineering : Jurnal Bidang TeknikEngineering : Jurnal Bidang TeknikUpaya dalam penyelesaian permasalahan tentang konversi kompor elpiji dan permasalahan kompor listrik yaitu dengan mencari alternatif bahan bakar murah berupa bahan limbah atau bekas (telah digunakan) yaitu dari minyak goreng, tentunya diperlukan juga desain atau rancangan agar bahan bakar tersebut mampu terbakar sempurna dan memiliki efisiensi yang baik seperti halnya kompor elpiji atau listrik atau bahkan lebih baik dari keduanya.
Berdasarkan hasil pengujian dan analisis kompor blower minyak jelantah dengan variasi kecepatan angin blower untuk mendidihkan air 1 liter dapat disimpulkan sebagai berikut.Kualitas nyala api pembakaran yang baik dengan warna api merah jingga dan merata yaitu pada pada kec.angin blower 5,5m/s mencapai 497,1 0C, pada kec.angin 3,5m/s warna api kuning merata dengan temperature 368,90C dan pada kec.angin 1,5m/s warna api kuning tapi tidak merata dengan temperature 308,10C.Waktu pemasakan air yaitu dengan menggunakan kecepatan angin blower 5,5m/s yaitu 6 menit dengan jumlah minyak jelantah terbakar 92ml, kemudian pada kecepatan angin blower 3,5m/s 14 menit dengan jumlah minyak jelantah terbakar 135ml dan pada kecepatan angin blower 1,5m/s dengan waktu yaitu 25 menit dengan jumlah minyak jelantah terbakar 140ml.Daya kompor pada kecepatan angin blower 5,5m/s yaitu mencapai 7043,9Watt dengan efisiensi thermal 12,67, kemudian kecepatan angin blower 3,5m/s yaitu mencapai 4656,1Watt dengan efisensi thermal 3,7 dan kecepatan angin blower 1,5m/s yaitu mencapai 3110,9Watt dengan efisiensi thermal 1,71.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh variasi bahan bakar terhadap efisiensi pembakaran pada kompor blower. Selain itu, dapat juga dieksplorasi potensi penggunaan kompor blower berbahan bakar minyak jelantah untuk aplikasi lain selain memasak, seperti penghangat ruangan atau bahkan sebagai sumber energi alternatif. Terakhir, penelitian tentang dampak lingkungan dari penggunaan kompor blower berbahan bakar minyak jelantah juga dapat menjadi topik menarik untuk dieksplorasi lebih lanjut.
| File size | 2.29 MB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UPSUPS Algoritma Naive Bayes memiliki akurasi sekitar 97.52%, sedangkan algoritma regresi logistik sebesar 88. 3% untuk mendeteksi pendaftaran siswa baru di SMAAlgoritma Naive Bayes memiliki akurasi sekitar 97.52%, sedangkan algoritma regresi logistik sebesar 88. 3% untuk mendeteksi pendaftaran siswa baru di SMA
UPSUPS Simulasi Wokwi digunakan sebagai alat uji untuk memvalidasi kinerja sistem pendeteksi hujan sebelum implementasi fisiknya. Proses pengembangan melibatkanSimulasi Wokwi digunakan sebagai alat uji untuk memvalidasi kinerja sistem pendeteksi hujan sebelum implementasi fisiknya. Proses pengembangan melibatkan
UPSUPS Postur kerja pewarnaan colet terbaik menggunakan Meja Rendah dan duduk (jangkauan tangan pendek) memiliki tingkat resiko sedang dengan tindakan Perlu investigasiPostur kerja pewarnaan colet terbaik menggunakan Meja Rendah dan duduk (jangkauan tangan pendek) memiliki tingkat resiko sedang dengan tindakan Perlu investigasi
UPSUPS Peristiwa terbakarnya kapal kayu di pelabuhan tegal juga mengindikasikan bahwa sebaiknya masyarakat mulai beralih pada material lain pengganti kayu dalamPeristiwa terbakarnya kapal kayu di pelabuhan tegal juga mengindikasikan bahwa sebaiknya masyarakat mulai beralih pada material lain pengganti kayu dalam
UPSUPS Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, masyarakat harus menyadari pentingnya bahan bakar energi alternatif untuk melengkapi keperluan energi manakala kekuranganUntuk memenuhi kebutuhan tersebut, masyarakat harus menyadari pentingnya bahan bakar energi alternatif untuk melengkapi keperluan energi manakala kekurangan
UPSUPS Hasil penelitian menunjukkan bahwa AC yang menggunakan freon R22 memiliki rata-rata efektivitas evaporator 10,93 Watt, sedangkan AC yang menggunakan freonHasil penelitian menunjukkan bahwa AC yang menggunakan freon R22 memiliki rata-rata efektivitas evaporator 10,93 Watt, sedangkan AC yang menggunakan freon
UPSUPS Lokasi penelitian berada di tiga titik, yaitu Desa Kubangwungu (750 meter), Desa Sutamaja (300 meter), dan Desa Kemurang Wetan (1000 meter). Debit banjirLokasi penelitian berada di tiga titik, yaitu Desa Kubangwungu (750 meter), Desa Sutamaja (300 meter), dan Desa Kemurang Wetan (1000 meter). Debit banjir
UPSUPS Penelitian ini menggunakan metode eksperimen untuk menguji rancangan alat ketel uap berbahan bakar sampah rumah tangga dengan variabel volume air dalamPenelitian ini menggunakan metode eksperimen untuk menguji rancangan alat ketel uap berbahan bakar sampah rumah tangga dengan variabel volume air dalam
Useful /
BULETINGEOLOGIBULETINGEOLOGI Observasi lapangan menunjukkan bahwa tingkat pelapukan memengaruhi warna, vegetasi, warna material pengisi, UCS, dan SHV. Penurunan nilai UCS pada pelapukanObservasi lapangan menunjukkan bahwa tingkat pelapukan memengaruhi warna, vegetasi, warna material pengisi, UCS, dan SHV. Penurunan nilai UCS pada pelapukan
UPSUPS Tingkat penilaian risiko didapat low risk berjumlah 15 risiko (52%) dan Medium risk berjumlah 7 risiko (24%) dan high risk berjumlah 7 risiko (24%). PenerimaanTingkat penilaian risiko didapat low risk berjumlah 15 risiko (52%) dan Medium risk berjumlah 7 risiko (24%) dan high risk berjumlah 7 risiko (24%). Penerimaan
UPSUPS Rangka tidak mengalami kepatahan pada batang rangka manapun dan aman atau kuat saat menerima beban di bawah 110N. Kekuatan rangka hanya bisa menahan bebanRangka tidak mengalami kepatahan pada batang rangka manapun dan aman atau kuat saat menerima beban di bawah 110N. Kekuatan rangka hanya bisa menahan beban
UPSUPS Plastik yang akan digunakan adalah berjenis High Density Polyethylene (HDPE) yang banyak digunakan di kehidupan masyarakat. Dengan metode pencampuran basah,Plastik yang akan digunakan adalah berjenis High Density Polyethylene (HDPE) yang banyak digunakan di kehidupan masyarakat. Dengan metode pencampuran basah,