SAINTISPUBSAINTISPUB

Electronic Journal of Education, Social Economics and TechnologyElectronic Journal of Education, Social Economics and Technology

Dalam penelitian ini, peneliti menyelidiki persepsi generasi Z di Dayah Tradisional melalui studi kasus di tiga Dayah di tiga kabupaten di Aceh. Peneliti ingin mengetahui apakah mereka memiliki persepsi yang sama dengan para ulama senior. Apa yang mereka pikirkan tentang kontribusi dan perjuangan pahlawan perempuan Aceh? Untuk mendapatkan data yang seimbang, metode purposive sampling digunakan untuk memilih satu siswa perempuan dan satu siswa laki-laki dari setiap Dayah: total enam peserta. Peserta diwawancarai satu per satu dan ditambahkan penggunaan catatan suara untuk memfasilitasi pemikiran sensitif mereka. Data dianalisis menggunakan analisis tematik. Namun, persepsi semua peserta tidak sepenuhnya dikategorikan dalam satu terminologi tetap karena mereka tidak cenderung setuju dengan semua karakteristik dalam satu terminologi. Dari enam peserta, tiga peserta memiliki persepsi yang lebih konservatif tetapi dua di antaranya tidak setuju dengan karakteristik kedua dari konservatif, dua lainnya sepenuhnya progresif karena mereka setuju dengan semua karakteristik progresif. Terakhir, hanya satu yang berbagi hampir moderat, meskipun dia berpendapat kuat tentang karakteristik pertama dari moderat. Pada saat yang sama, semua peserta memiliki persepsi positif tentang pahlawan perempuan Aceh, meskipun tiga di antaranya ragu tentang penampilan pahlawan yang rambutnya tidak tertutup. Meskipun mereka memiliki latar belakang pendidikan yang sama di Dayah Tradisional, persepsi dan praktik harian keluarga mereka juga sangat mempengaruhi persepsi mereka.

Persepsi generasi Z di Dayah Tradisional adalah lima puluh-lima puluh.Lima puluh persen (tiga peserta) percaya pada pandangan konservatif, sementara lima puluh lainnya (tiga peserta) memiliki persepsi progresif dan moderat.Namun, bahkan yang konservatif, cenderung lebih mendukung perempuan karena mereka tidak setuju dengan salah satu kategori konservatif di mana suami adalah yang memutuskan untuk kehamilan dan jarak kelahiran.Di sisi lain, persepsi progresif dan moderat, tidak setuju dengan salah satu kategori, peristiwa asal usul pria dan wanita, di mana wanita diyakini tidak diciptakan dari tulang rusuk pria.Keduanya (progresif dan moderat) tetap yakin bahwa pria adalah pemimpin keluarga.Peneliti dapat merasakan perubahan pada generasi Z yang lebih mendukung perempuan, tetapi pada saat yang sama mereka tetap teguh pada nilai-nilai Islam yang tidak berubah yang telah mereka pelajari.Dari penjelasan mereka, peneliti menyimpulkan bahwa mereka menghormati pahlawan perempuan Aceh dan memiliki persepsi positif terhadap mereka.Tidak ada dari mereka yang tidak menghormati peran publik pahlawan dalam melawan kolonial sebagai perempuan, meskipun salah satunya meragukan potret mereka dalam buku sejarah tanpa kerudung.

Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki pengaruh media sosial dan paparan informasi global terhadap persepsi generasi Z tentang konsep kesetaraan gender. Bagaimana paparan informasi ini mempengaruhi pemahaman mereka tentang nilai-nilai Islam yang tidak berubah? Apakah ada konflik atau harmonisasi antara nilai-nilai tersebut? Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran keluarga dalam membentuk persepsi generasi Z tentang kesetaraan gender. Bagaimana praktik harian keluarga dan keyakinan mereka mempengaruhi persepsi generasi Z? Apakah ada perbedaan antara keluarga dengan latar belakang konservatif dan progresif? Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki persepsi generasi Z tentang peran perempuan dalam masyarakat Aceh saat ini. Bagaimana mereka melihat peran perempuan dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, politik, dan ekonomi? Apakah ada perbedaan antara persepsi generasi Z dan generasi sebelumnya? Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang persepsi generasi Z tentang kesetaraan gender dan peran mereka dalam membentuk masyarakat Aceh yang lebih inklusif dan adil.

  1. Metode Studi Kasus dalam Penelitian Kualitatif | Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer. metode studi penelitian... jurnal.itscience.org/index.php/jpsk/article/view/1951Metode Studi Kasus dalam Penelitian Kualitatif Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer metode studi penelitian jurnal itscience index php jpsk article view 1951
  2. Perceptions of Traditional Dayah Z Generation Towards Aceh Heroines and Gender Equality Awareness | Khatimah... ejeset.saintispub.com/ejeset/article/view/442Perceptions of Traditional Dayah Z Generation Towards Aceh Heroines and Gender Equality Awareness Khatimah ejeset saintispub ejeset article view 442
Read online
File size421.81 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test