UNIVMEDUNIVMED
Universa MedicinaUniversa MedicinaIndonesia bertujuan untuk memberantas malaria pada tahun 2030. Indonesia memiliki beban penyakit kedua tertinggi di wilayah Asia Tenggara WHO, setelah India, dengan kontribusi 9% dari seluruh kasus malaria pada tahun 2024. Kasus malaria telah menurun drastis karena adanya rencana dan program strategis nasional, serta Kementerian Kesehatan Indonesia telah mengukuhkan beberapa kabupaten sebagai zona bebas malaria. Kasus malaria di Kalimantan (Borneo Indonesia) telah mengalami penurunan selama dua dekade terakhir. Hampir semua kabupaten di provinsi-provinsi tersebut telah dinyatakan memiliki status endemisitas malaria rendah (API<1 per 1000 penduduk), kecuali satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur yang menunjukkan tingkat endemisitas tinggi (API>5 per 1000 penduduk). Penurunan insiden ini, bagaimanapun, kontras tajam dengan infeksi zoonosis yang disebabkan oleh parasit simian Plasmodium knowlesi, yang prevalen di Borneo Malaysia. Hanya sedikit kasus infeksi P. knowlesi yang dilaporkan di Provinsi Kalimantan Selatan dan Tengah sejak tahun 2010. Perbedaan antara Kalimantan, Indonesia dan Borneo, Malaysia ini tampak kontradiktif mengingat kedua wilayah memiliki risiko epidemiologis infeksi malaria zoonosis yang serupa dan berbagi habitat alami yang sama. Referensi dilacak menggunakan berbagai basis data, seperti Google Scholar, PubMed (MEDLINE), dan sumber lainnya (mesin pencari Google dan pencarian manual menggunakan daftar referensi). Tujuan dari tinjauan ini adalah untuk menggambarkan malaria dan malaria zoonosis saat ini, prevalensi vektor nyamuk, serta data dari laporan kasus di sepanjang perbatasan Kalimantan di Indonesia selama fase eliminasi malaria, dibandingkan dengan distribusi malaria di negara tetangga, Borneo Malaysia.
Munculnya malaria zoonosis di Indonesia telah mengubah dinamika pengendalian dan manajemen malaria dalam upaya pemberantasan total di populasi manusia.Ancaman meningkatnya malaria zoonosis dapat memperlambat upaya pemberantasan malaria lebih lanjut.Namun, dengan upaya yang terfokus, transmisi malaria zoonosis pada manusia dapat dicegah tanpa membahayakan kesejahteraan inang alami, keanekaragaman hayati hewan, maupun sektor ekonomi di wilayah yang endemis malaria zoonosis.
Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk memetakan distribusi dan kepadatan populasi kera ekor panjang serta kera ekor babi di sepanjang wilayah perbatasan Kalimantan dan Borneo Malaysia, guna mengidentifikasi titik-titik panas potensial penularan malaria zoonosis. Kedua, perlu dikaji secara mendalam bagaimana perubahan tata guna lahan akibat deforestasi dan ekspansi perkebunan memengaruhi perilaku vektor Anopheles, khususnya spesies kelompok Leucosphyrus, dalam beralih dari habitat hutan ke permukiman dan area pertanian. Ketiga, perlu dikembangkan studi lintas batas untuk mengevaluasi efektivitas sistem surveilans molekuler dalam mendeteksi infeksi Plasmodium knowlesi dan spesies simian lainnya di daerah terpencil, serta bagaimana mobilitas manusia lintas batas memengaruhi dinamika penularan. Penelitian-penelitian ini penting untuk memahami transmisi silang antara hewan dan manusia, mengidentifikasi faktor risiko lingkungan, dan merancang strategi pengendalian yang lebih tepat sasaran di wilayah perbatasan. Dengan pendekatan ini, upaya eliminasi malaria dapat tetap berjalan meskipun menghadapi tantangan dari patogen zoonosis. Pemahaman lebih baik terhadap ekosistem hutan dan interaksi manusia-hewan juga akan membantu menjaga keseimbangan lingkungan. Kolaborasi antar negara di kawasan menjadi kunci dalam mengatasi ancaman kesehatan lintas batas semacam ini.
- Population Genomic Structure and Recent Evolution of Plasmodium knowlesi, Peninsular Malaysia - Volume... doi.org/10.3201/eid2608.190864Population Genomic Structure and Recent Evolution of Plasmodium knowlesi Peninsular Malaysia Volume doi 10 3201 eid2608 190864
- Three Divergent Subpopulations of the Malaria Parasite Plasmodium knowlesi - Volume 23, Number 4—April... doi.org/10.3201/eid2304.161738Three Divergent Subpopulations of the Malaria Parasite Plasmodium knowlesi Volume 23 Number 4AiApril doi 10 3201 eid2304 161738
- Efficient Surveillance of Plasmodium knowlesi Genetic Subpopulations, Malaysian Borneo, 2000–2018... doi.org/10.3201/eid2607.190924Efficient Surveillance of Plasmodium knowlesi Genetic Subpopulations Malaysian Borneo 2000Ae2018 doi 10 3201 eid2607 190924
- Universa Medicina. threat zoonotic malaria strategy overcome kalimantan indonesian borneo bordering malaysian... univmed.org/ejurnal/index.php/medicina/article/view/1672Universa Medicina threat zoonotic malaria strategy overcome kalimantan indonesian borneo bordering malaysian univmed ejurnal index php medicina article view 1672
| File size | 771.9 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIVMEDUNIVMED DEG menyebabkan peningkatan kadar triptofan dan fenilalanin sebanyak 45 kali lipat dan 123 kali lipat, masing-masing. Seledri menurunkan kadar metabolitDEG menyebabkan peningkatan kadar triptofan dan fenilalanin sebanyak 45 kali lipat dan 123 kali lipat, masing-masing. Seledri menurunkan kadar metabolit
AKPERGITAMATURAABADIAKPERGITAMATURAABADI ovale. Penularan malaria dilakukan oleh nyamuk Anopheles betina, sehingga terjadi infeksi pada sel darah merah oleh Plasmodium yang ditularkan dengan caraovale. Penularan malaria dilakukan oleh nyamuk Anopheles betina, sehingga terjadi infeksi pada sel darah merah oleh Plasmodium yang ditularkan dengan cara
GOVERNMENTJOURNALGOVERNMENTJOURNAL Pulau Riau merupakan salah satu provinsi yang berkontribusi terhadap kasus malaria di Indonesia, dengan total kumulatif 245 kasus malaria pada tahun 2024Pulau Riau merupakan salah satu provinsi yang berkontribusi terhadap kasus malaria di Indonesia, dengan total kumulatif 245 kasus malaria pada tahun 2024
UNIVMEDUNIVMED Sel-sel mesenkimal stem yang dipre-kondisi hipoksia (H-MSCs) merupakan pendekatan terapi yang menjanjikan untuk melawan kehilangan kolagen dengan memodulasiSel-sel mesenkimal stem yang dipre-kondisi hipoksia (H-MSCs) merupakan pendekatan terapi yang menjanjikan untuk melawan kehilangan kolagen dengan memodulasi
UNIVMEDUNIVMED Penelitian translasional lebih lanjut diperlukan untuk menyempurnakan aplikasi klinis, mengoptimalkan strategi kombinasi, dan menetapkan biomarker yangPenelitian translasional lebih lanjut diperlukan untuk menyempurnakan aplikasi klinis, mengoptimalkan strategi kombinasi, dan menetapkan biomarker yang
ITKESWHSITKESWHS Serta dengan adanya model diskusi ini menyadarkan kita pentingnya melakukan peran aktif dalam eliminasi tuberculosis melalui upaya Kerjasama lintas sectorSerta dengan adanya model diskusi ini menyadarkan kita pentingnya melakukan peran aktif dalam eliminasi tuberculosis melalui upaya Kerjasama lintas sector
UTUUTU Hutan mangrove merupakan ekosistem di wilayah pesisir yang secara ekonomi memiliki manfaat sangat baik yang berasal dari kayu, biji, dan buah. Buah mangroveHutan mangrove merupakan ekosistem di wilayah pesisir yang secara ekonomi memiliki manfaat sangat baik yang berasal dari kayu, biji, dan buah. Buah mangrove
UTUUTU Stunting adalah salah satu masalah gizi utama yang dialami oleh balita secara global, terutama di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. DampakStunting adalah salah satu masalah gizi utama yang dialami oleh balita secara global, terutama di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Dampak
Useful /
UNIVMEDUNIVMED Meskipun teknik laparoskopi telah mengalami kemajuan, identifikasi divertikulum secara intraoperatif tetap menjadi tantangan yang signifikan. Tujuan laporanMeskipun teknik laparoskopi telah mengalami kemajuan, identifikasi divertikulum secara intraoperatif tetap menjadi tantangan yang signifikan. Tujuan laporan
UNIVMEDUNIVMED The other three groups received DEG at 3 g/kg BW following six days of celery extract once daily administration of 100 mg/kg BW (C), 200 mg/kg BW (D),The other three groups received DEG at 3 g/kg BW following six days of celery extract once daily administration of 100 mg/kg BW (C), 200 mg/kg BW (D),
GOVERNMENTJOURNALGOVERNMENTJOURNAL Studi-studi menekankan peran krusial inisiatif berbasis komunitas dan tata kelola partisipatif dalam mencapai hasil yang berkelanjutan, terutama melaluiStudi-studi menekankan peran krusial inisiatif berbasis komunitas dan tata kelola partisipatif dalam mencapai hasil yang berkelanjutan, terutama melalui
GOVERNMENTJOURNALGOVERNMENTJOURNAL Analisis mediasi mengungkapkan bahwa PSM bertindak sebagai variabel penghambat (suppressor), mengimbangi efek negatif POS pada POP, menunjukkan bahwa POSAnalisis mediasi mengungkapkan bahwa PSM bertindak sebagai variabel penghambat (suppressor), mengimbangi efek negatif POS pada POP, menunjukkan bahwa POS