UNYUNY
Jurnal Pendidikan KarakterJurnal Pendidikan KarakterKenakalan remaja adalah sesuatu yang melanggar norma dan aturan yang berlaku di daerah setempat. Biasanya, kenakalan disebabkan oleh teman sebaya dan kurangnya perhatian orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau pengetahuan siswa dan pengaruh teman sebaya dalam melakukan kenakalan remaja. Kemudian, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui strategi dan program sekolah dalam mengatasi kenakalan remaja. Melalui pendekatan penjelasan metode campuran, penelitian ini diharapkan untuk mengembangkan strategi komprehensif dalam mengatasi kenakalan remaja. Pada fase pertama, penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan mendistribusikan kuesioner kepada 85 siswa sebagai responden yang kemudian dianalisis menggunakan Smart-PLS dengan teknik Persamaan Struktural-Partial-Least Square (SEM-PLS). Fase kedua, kualitatif melakukan wawancara dengan kepala sekolah, perwakilan guru kelas dan guru bimbingan konseling untuk mendapatkan jawaban tentang strategi sekolah dalam mengatasi kenakalan remaja. Data kualitatif kemudian dianalisis secara tematis dengan menyusun ke bagian program, sub-program, dan deskripsi. Akibatnya, dalam pengujian langsung, ada 2 hipotesis yang diterima: kompetensi pembangunan karakter melawan perilaku kenakalan dan perilaku kenakalan. Namun, kenakalan sebaya tidak memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan perilaku kenakalan. Pengujian tidak langsung memberikan temuan bahwa kenakalan sebaya gagal memediasi hubungan antara kompetensi pembangunan karakter dan perilaku kenakalan. Selain itu, berdasarkan wawancara yang dilakukan, program sekolah bertujuan untuk mengatasi kenakalan remaja. Program ini melibatkan internal dan berkolaborasi dengan institusi eksternal seperti KPAI, Bhabinkamtibmas, dan alumni yang telah mencapai kesuksesan. Kemudian, sekolah juga memberikan konseling tentang pengasuhan anak dengan melibatkan orang tua sebagai peserta. Dengan demikian, sekolah telah mengambil pendekatan holistik dan kolaboratif dalam berurusan dengan kenakalan remaja. Namun, pengaruh teman sebaya yang kuat dan kurangnya komitmen individu dapat mengurangi efektivitasnya.
Penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi pembangunan karakter memiliki dampak positif dan signifikan dalam mengurangi perilaku kenakalan remaja.Meskipun pengaruh teman sebaya berperan, komitmen siswa dalam menjaga karakter lebih menentukan dalam mencegah kenakalan.Program sekolah seperti sanksi pendidikan dan kegiatan religius terbukti efektif dalam membentuk karakter dan mengurangi perilaku menyimpang.Pendekatan holistik yang menggabungkan pembangunan karakter, kontrol sosial, dan program spiritual diperlukan untuk meminimalkan risiko kenakalan dan menciptakan siswa yang lebih moral dan disiplin.Dengan demikian, pendidikan karakter sangat penting dalam menurunkan perilaku menyimpang, tetapi pengaruh teman sebaya yang kuat dan kurangnya komitmen individu dapat mengurangi efektivitasnya.
Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang pendidikan karakter terhadap perilaku remaja dalam berbagai konteks sosial. Kedua, studi tentang peran teman sebaya dalam memengaruhi keputusan remaja di lingkungan yang berbeda dapat dikembangkan untuk memahami dinamika pengaruh sosial secara lebih mendalam. Ketiga, penelitian tentang efektivitas keterlibatan orang tua dalam program sekolah untuk mencegah kenakalan remaja dapat dikembangkan, dengan fokus pada strategi komunikasi dan partisipasi aktif keluarga dalam pembentukan karakter siswa. Ketiga saran ini menggambarkan arah studi yang relevan untuk memperkaya pemahaman tentang interaksi antara faktor internal dan eksternal dalam mengatasi masalah kenakalan remaja.
- Fundamental characteristics of juvenile delinquency. fundamental juvenile delinquency personal library... reference-global.com/article/10.2478/ejels-2023-0006Fundamental characteristics of juvenile delinquency fundamental juvenile delinquency personal library reference global article 10 2478 ejels 2023 0006
- MaloletniÄka delinkvencija kao problem savremenog druÅ¡tva. maloletni ka kao problem... scindeks.ceon.rs/Article.aspx?artid=1820-31592202197LMaloletniyEAska delinkvencija kao problem savremenog druyIAtva maloletni ka kao problem scindeks ceon rs Article aspx artid 1820 31592202197L
- Impact of a school-based social skills training program on parent–child relationships and parent... doi.org/10.1177/01650254231198031Impact of a school based social skills training program on parentAechild relationships and parent doi 10 1177 01650254231198031
- Effective Methods of Preventing the Risk of Juvenile Delinquency: A Case Study in High School Children.... ijmra.in/v6i9/49.phpEffective Methods of Preventing the Risk of Juvenile Delinquency A Case Study in High School Children ijmra in v6i9 49 php
| File size | 453.91 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
DINIYAHDINIYAH Desain Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Berbasis Pengarusutamaan Gender sebagai berikut.menganalisis peran dan keteladanan tokoh ulamaDesain Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Berbasis Pengarusutamaan Gender sebagai berikut.menganalisis peran dan keteladanan tokoh ulama
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Oleh karena itu, diperlukan upaya yang lebih optimal dan berkelanjutan dalam mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam setiap aspek pembelajaran PKn,Oleh karena itu, diperlukan upaya yang lebih optimal dan berkelanjutan dalam mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam setiap aspek pembelajaran PKn,
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan muhadoroh belum sepenuhnya optimal dalam mendukung perkembangan pribadi dan sosial siswa. Penelitian ini bertujuan untukHal ini menunjukkan bahwa kegiatan muhadoroh belum sepenuhnya optimal dalam mendukung perkembangan pribadi dan sosial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk
JELEJELE Secara keseluruhan, temuan menunjukkan bahwa buku menerapkan pendidikan karakter berbasis spiritualitas terutama melalui aktivitas keseharian daripadaSecara keseluruhan, temuan menunjukkan bahwa buku menerapkan pendidikan karakter berbasis spiritualitas terutama melalui aktivitas keseharian daripada
YAYASANBHZYAYASANBHZ Dalam konteks ini, pendidikan Islam memiliki peran penting sebagai fondasi nilai moral dan spiritual untuk membimbing peserta didik agar mampu menyaring,Dalam konteks ini, pendidikan Islam memiliki peran penting sebagai fondasi nilai moral dan spiritual untuk membimbing peserta didik agar mampu menyaring,
YAYASANBHZYAYASANBHZ Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan karakter dalam memperkuat ketahanan moral siswa serta mengidentifikasi hambatan yang munculPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan karakter dalam memperkuat ketahanan moral siswa serta mengidentifikasi hambatan yang muncul
JURNALEDUKASIAJURNALEDUKASIA Implikasi praktis dari temuan ini mencakup kebutuhan untuk mengintegrasikan aktivitas sosial ke dalam kurikulum dan program masyarakat, dengan pendekatanImplikasi praktis dari temuan ini mencakup kebutuhan untuk mengintegrasikan aktivitas sosial ke dalam kurikulum dan program masyarakat, dengan pendekatan
JURNALEDUKASIAJURNALEDUKASIA 4) Dimensi Kemandirian, yang terlihat dalam kemandirian para pengrajin selama persiapan dan pembentukan gerabah menjadi berbagai bentuk. 5) Dimensi Berpikir4) Dimensi Kemandirian, yang terlihat dalam kemandirian para pengrajin selama persiapan dan pembentukan gerabah menjadi berbagai bentuk. 5) Dimensi Berpikir
Useful /
SHANTIBHUANASHANTIBHUANA Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 240 responden. Unit dalam penelitian ini ialah konsumen yang mempergunakan aplikasi marketplace onlineSampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 240 responden. Unit dalam penelitian ini ialah konsumen yang mempergunakan aplikasi marketplace online
JURNALEDUKASIAJURNALEDUKASIA Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif. Hasil menunjukkan mayoritas mahasiswa telah mengadopsi AI dalam belajar: 54% jarang, 40% sering, danAnalisis data dilakukan dengan teknik deskriptif. Hasil menunjukkan mayoritas mahasiswa telah mengadopsi AI dalam belajar: 54% jarang, 40% sering, dan
JURNALEDUKASIAJURNALEDUKASIA Penelitian ini memberikan panduan bagi pemimpin sekolah dan pembuat kebijakan untuk memperkuat kepemimpinan pendidikan dan meningkatkan kualitas pengajaran.Penelitian ini memberikan panduan bagi pemimpin sekolah dan pembuat kebijakan untuk memperkuat kepemimpinan pendidikan dan meningkatkan kualitas pengajaran.
SHANTIBHUANASHANTIBHUANA Kinerja pegawai pada suatu organisasi merupakan cerminan dari kualitas organisasi itu sendiri. Sebagai wilayah terdepan dan terluar, puskesmas di wilayahKinerja pegawai pada suatu organisasi merupakan cerminan dari kualitas organisasi itu sendiri. Sebagai wilayah terdepan dan terluar, puskesmas di wilayah