STTMWCSTTMWC

HAGGADAH: Jurnal Teologi dan Pendidikan KristenHAGGADAH: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen

Tujuan riset ini adalah untuk memahami apa yang dimaksud Paulus dengan ajaran lain dan apa implikasinya dalam mengajarkan ajaran yang sehat bagi gereja masa kini, berdasarkan Surat 1 Timotius 6:2b-5. Riset ini lebih memusatkan penelitian pada makna “ajaran lain karena dalam teks Paulus menyebut “ajaran yang lain. Rumusan masalah yang diangkat adalah: Pertama, apa yang dimaksud Paulus dengan ajaran lain? Kedua, apa implikasinya dalam mengajarkan ajaran yang sehat bagi gereja masa kini? Alkitab diterima menjadi satu-satunya standar dan menjadi alat utama bagi pengajaran iman Kristen. Namun untuk memahami Alkitab sebagaimana adanya maksud Alkitab, dan untuk menemukan pesan-pesan yang relevan bagi gereja pada sepanjang zaman, diperlukan alat bantu yang dikenal dengan istilah presuposisi, itulah doktrin-doktrin historis iman Kristen yang telah dirumuskan oleh para pendahulu gereja mencakup ineransi Alkitab, ketrinitasan Allah, dan lainnya yang diringkaskan dalam Pengakuan Iman Rasuli. Faktanya sepanjang sejarah gereja awal hingga masa kini, presuposisi tersebut tidak selalu diterima seluruh orang Kristen. Selalu muncul orang-orang yang meragukan bahkan menolak presuposisi tersebut, sehingga rawan menghasilkan ajaran lain. Hasil penelitian disimpulkan bahwa, yang dimaksud Paulus dengan ajaran lain adalah ajaran yang tidak didasarkan atas perkataan Tuhan Yesus Kristus dan tidak sesuai dengan doktrin Kristen. Implikasinya bagi gereja masa kini: ajaran yang sehat harus terus-menerus dipegang dan diajarkan; ajaran lain di luar Alkitab dan doktrin historis kekristenan (presuposisi) harus ditolak; kekayaan, kemakmuran, keberhasilan dan banyaknya pengikut tidak selalu menandakan bahwa Allah menyetujui ajaran seseorang maupun kelompok; dan ajaran yang sehat harus tampak dari kehidupan Kristen setiap hari.

Menjawab rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini, maka ditarik kesimpulan bahwa.Pertama, yang dimaksud Paulus dengan ajaran lain adalah ajaran yang tidak didasarkan atas perkataan Tuhan Yesus Kristus dan tidak sesuai dengan doktrin Kristen.Kelemahan pengajar ajaran yang tidak sehat itu.menganggap diri lebih pintar daripada orang lain, suka berdebat dan beradu argumen, tidak berpikiran sehat, jauh dari kebenaran dan mencari kehormatan atau keuntungan dari agama.Akibat ajarannya mendatangkan iri hati, pertengkaran, fitnah, kecurigaan dan percekcokan berkepanjangan.Kedua, implikasinya dalam mengajarkan ajaran yang sehat bagi gereja masa kini yaitu.ajaran yang sehat harus terus-menerus dipegang dan diajarkan.ajaran lain di luar Alkitab dan doktrin historis kekristenan (presuposisi) harus ditolak.kekayaan, kemakmuran, keberhasilan dan banyaknya pengikut tidak selalu menandakan bahwa Allah menyetujui ajaran seseorang maupun kelompok.dan ajaran yang sehat harus tampak dari kehidupan Kristen setiap hari.

Saran penelitian lanjutan yang diusulkan berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang bagaimana menerapkan prinsip-prinsip yang terkandung dalam nas Alkitab sesuai dengan kebutuhan kekinian, terutama dalam konteks masyarakat modern saat ini. Kedua, penting untuk meneliti dan menganalisis lebih dalam tentang implikasi etika keuangan bagi hamba Tuhan, serta bagaimana mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Ketiga, penelitian tentang aplikasi konsep ajaran sehat menurut 2 Timotius 1:13 oleh guru agama Kristen dapat dikembangkan lebih lanjut, dengan fokus pada bagaimana guru agama Kristen dapat menyampaikan ajaran sehat melalui keteladanan, kasih, iman, dan pemahaman terhadap Injil sebagai sumber dan inti pokok pengajaran pendidikan agama Kristen.

Read online
File size329.03 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test