INDRAINSTITUTEINDRAINSTITUTE

Journal of Education and CultureJournal of Education and Culture

Motivasi merupakan faktor psikologis utama yang mendorong atlet untuk berlatih secara konsisten dan mencapai prestasi yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan . Metode yang digunakan adalah survei deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling sebanyak 25 siswa. Instrumen penelitian berupa angket motivasi yang terdiri dari 30 butir pernyataan yang mencakup tiga indikator: motivasi intrinsik (butir 1–10), motivasi eksternal (butir 11–20), dan komitmen latihan (butir 21–30), diukur menggunakan skala Likert. Validitas instrumen telah diuji dan reliabilitas diuji menggunakan Cronbachs Alpha. Hasil penelitian menunjukkan: rerata motivasi intrinsik = 4,2 (kategori Tinggi), motivasi eksternal = 3,8 (Sedang), dan komitmen latihan = 3,5 (Sedang). Rerata total skor keseluruhan adalah 109,6 (SD = 14,8), termasuk dalam kategori Tinggi. Distribusi kategori: 4 siswa (16%) Sangat Tinggi, 10 siswa (40%) Tinggi, 8 siswa (32%) Sedang, 2 siswa (8%) Rendah, dan 1 siswa (4%) Sangat Rendah. Motivasi intrinsik menjadi pendorong yang paling dominan, sedangkan komitmen latihan perlu mendapat perhatian lebih melalui program pembinaan yang terstruktur.

Motivasi intrinsik merupakan indikator yang paling dominan, diikuti oleh motivasi eksternal dan komitmen latihan.Mayoritas siswa menunjukkan motivasi yang tinggi, namun komitmen latihan memerlukan perhatian lebih.Temuan ini mengindikasikan pentingnya mempertahankan motivasi intrinsik siswa dan meningkatkan komitmen latihan melalui program pembinaan yang terstruktur.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap tingginya motivasi intrinsik siswa, seperti peran pelatih, lingkungan teman sebaya, atau karakteristik permainan sepak bola itu sendiri. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan profil motivasi siswa sepak bola dengan siswa dari cabang olahraga lain untuk mengetahui perbedaan dan persamaan yang signifikan. Ketiga, penelitian longitudinal diperlukan untuk melacak perkembangan motivasi siswa dari waktu ke waktu dan mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat memprediksi keberlanjutan partisipasi mereka dalam sepak bola. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang dinamika motivasi atlet muda dan membantu dalam merancang program pembinaan yang lebih efektif dan berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan prestasi dan kesejahteraan psikologis siswa.

  1. Effect of Limb Power, Arm Power, Hand Eye Coordination on the Combination of Punches and Kicks of Martial... doi.org/10.53863/mor.v3i1.606Effect of Limb Power Arm Power Hand Eye Coordination on the Combination of Punches and Kicks of Martial doi 10 53863 mor v3i1 606
  2. Olympic Movement Based Pencak Silat Training Model Block and Random Methods | Jurnal Moderasi Olahraga.... jurnal.umnu.ac.id/index.php/mor/article/view/1536Olympic Movement Based Pencak Silat Training Model Block and Random Methods Jurnal Moderasi Olahraga jurnal umnu ac index php mor article view 1536
Read online
File size327.87 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test