UNILAUNILA
U-JETU-JETKosakata memiliki peran penting dalam belajar bahasa, terutama dalam belajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing yang menghubungkan empat keterampilan, yaitu mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis, serta semua tentang kata atau set kata tertentu. Oleh karena itu, peneliti melakukan penelitian ini (1) untuk menentukan peningkatan yang signifikan dalam prestasi kosakata siswa setelah siswa diajarkan menggunakan teknik jigsaw dan (2) untuk mengungkapkan kesulitan yang dihadapi siswa dalam belajar kosakata menggunakan teknik jigsaw. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif dengan 32 siswa kelas X.2 di SMAN 7 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan tes kosakata dan wawancara. Pre-test dan posttest digunakan untuk mengumpulkan data. Peneliti menggunakan uji t-test dengan pengukuran berulang. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata pre-test adalah 70,08 dan rata-rata post-test adalah 83,20, sedangkan nilai t adalah 9,186 pada tingkat signifikansi 0,000.
Berdasarkan hasil analisis data yang telah dikumpulkan, beberapa siswa mengalami kesulitan dalam memahami arti dan pengucapan kata.Mereka juga memiliki masalah dalam berbicara bahasa Inggris saat mereka harus mempresentasikan materi kepada teman-teman mereka.Kemudian, mereka menemukan kesulitan saat mereka mendapatkan materi yang diperoleh.Mereka merasa bingung tentang teks cerita yang mereka terima karena mereka tidak mengerti bahasa Inggris.Selain itu, mereka juga merasa gugup saat menjelaskan materi kepada teman-teman mereka menggunakan bahasa Inggris karena mereka tidak mahir dalam mengucapkan kata-kata bahasa Inggris.
Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar guru bahasa Inggris dapat menggunakan teknik jigsaw sebagai alternatif untuk mengatasi masalah dalam proses pembelajaran. Teknik jigsaw adalah salah satu aktivitas pembelajaran kooperatif yang menciptakan suasana belajar yang santai, menyenangkan, dan membantu siswa menerima materi dengan lebih efektif dan efisien. Selain itu, belajar dengan menggunakan teknik jigsaw, siswa dapat memanfaatkan kesempatan untuk mengekspresikan pemikiran atau opini mereka. Teknik ini sangat direkomendasikan untuk siswa dengan tingkat kemampuan rendah atau tinggi di kelas, karena mereka dapat berbagi opini tentang topik yang berbeda. Penelitian selanjutnya dapat menerapkan teknik jigsaw di bidang yang sama atau pengajaran keterampilan bahasa lainnya. Dalam penelitian ini, teks naratif digunakan sebagai topik untuk penerapan teknik jigsaw. Penelitian lebih lanjut dapat mencoba menerapkan teknik jigsaw dengan jenis teks lainnya.
| File size | 465.57 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
UNWAHAUNWAHA Korpus yang digunakan adalah Corpus of Contemporary American English dan British National Corpus. Dalam sesi selanjutnya, fitur yang menjadi fokus adalahKorpus yang digunakan adalah Corpus of Contemporary American English dan British National Corpus. Dalam sesi selanjutnya, fitur yang menjadi fokus adalah
UMKUMK Penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan dan pengalaman guru terhadap TPR merupakan faktor kritis yang memengaruhi penerapan TPR secara efektif baikPenelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan dan pengalaman guru terhadap TPR merupakan faktor kritis yang memengaruhi penerapan TPR secara efektif baik
UNSURUNSUR Hasil tes dan observasi menunjukkan bahwa guru yang mengikuti pelatihan mampu mengelola kelas dengan lebih baik dan meningkatkan keterlibatan siswa. PelatihanHasil tes dan observasi menunjukkan bahwa guru yang mengikuti pelatihan mampu mengelola kelas dengan lebih baik dan meningkatkan keterlibatan siswa. Pelatihan
UNSURUNSUR Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesantunan berbahasa dalam dialog Nabi Musa mencerminkan praktik komunikasi yang penuh ketundukan, kelembutan, dan kebijaksanaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesantunan berbahasa dalam dialog Nabi Musa mencerminkan praktik komunikasi yang penuh ketundukan, kelembutan, dan kebijaksanaan.
UNIGALUNIGAL Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif dengan empat guru bahasa Inggris. Data dikumpulkan melalui observasi kelas dan wawancara semi-terstruktur,Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif dengan empat guru bahasa Inggris. Data dikumpulkan melalui observasi kelas dan wawancara semi-terstruktur,
UMBJMUMBJM Pada siklus pertama, siswa diajarkan menggunakan bahan bacaan yang hanya berupa teks. Pada siklus kedua, buku bergambar diperkenalkan sebagai dukunganPada siklus pertama, siswa diajarkan menggunakan bahan bacaan yang hanya berupa teks. Pada siklus kedua, buku bergambar diperkenalkan sebagai dukungan
AKSAQILAJURNALAKSAQILAJURNAL Penelitian ini dilakukan dengan prosedur yaitu: kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan Verifikasi. Adapun data permasalahan yangPenelitian ini dilakukan dengan prosedur yaitu: kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan Verifikasi. Adapun data permasalahan yang
STKIPKUSUMANEGARASTKIPKUSUMANEGARA Guru memperoleh ilmu dan pengalaman baru dalam menerapkan lesson study, serta disarankan untuk melakukan diseminasi ke guru mata pelajaran lain agar sekolahGuru memperoleh ilmu dan pengalaman baru dalam menerapkan lesson study, serta disarankan untuk melakukan diseminasi ke guru mata pelajaran lain agar sekolah
Useful /
UMKLAUMKLA Instrumen pengumpulan data menggunakan Brief Fatigue Inventory dan EORTC QLQ-C30. Uji statistik bivariat menggunakan kendall tau. Hasil penelitian diperolehInstrumen pengumpulan data menggunakan Brief Fatigue Inventory dan EORTC QLQ-C30. Uji statistik bivariat menggunakan kendall tau. Hasil penelitian diperoleh
UMKLAUMKLA Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu hamil tentang gizi selama masa kehamilan dalam upaya pencegahanPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu hamil tentang gizi selama masa kehamilan dalam upaya pencegahan
BSIBSI Metode pelaksanaan kegiatan ini dalam bentuk pelatihan yang dilakukan secara sistematis dan terstruktur dengan metode pertemuan secara luring (online danMetode pelaksanaan kegiatan ini dalam bentuk pelatihan yang dilakukan secara sistematis dan terstruktur dengan metode pertemuan secara luring (online dan
UMCUMC Penelitian ini mengungkap komunikasi empatik dalam relasi guru dan orang tua di SD Muhammadiyah 08 Semarang. Guru berupaya memahami kesulitan orang tuaPenelitian ini mengungkap komunikasi empatik dalam relasi guru dan orang tua di SD Muhammadiyah 08 Semarang. Guru berupaya memahami kesulitan orang tua