IAIN SUIAIN SU
TAQNIN: Jurnal Syariah dan HukumTAQNIN: Jurnal Syariah dan HukumPraktik pembagian harta warisan sebelum kematian pewaris (muwaris) merupakan fenomena sosial menarik untuk diteliti dari perspektif hukum Islam, khususnya fiqih mawaris. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik pembagian harta warisan sebelum muwaris meninggal di Desa Singosari berdasarkan prinsip-prinsip fiqih mawaris. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan keluarga yang terlibat, dan studi dokumentasi terhadap catatan atau perjanjian terkait pembagian harta. Hasil penelitian menunjukkan adanya praktik pembagian harta sebelum muwaris meninggal di Desa Singosari dengan berbagai motivasi, seperti keinginan untuk memberikan kepastian kepada ahli waris dan menghindari sengketa di masa depan. Dari perspektif fiqh mawaris, praktik ini menimbulkan implikasi hukum terkait status harta yang dibagikan, hak dan kewajiban pihak-pihak yang terlibat, serta potensi ketidakadilan dalam distribusi. Analisis fiqh mawaris akan mengungkap apakah praktik ini sesuai dengan pilar dan syarat warisan, konsep kepemilikan harta sebelum kematian, dan mekanisme distribusi warisan yang adil dan proporsional sesuai dengan ketentuan hukum Islam.
Berdasarkan hasil penelitian empiris di Desa Singosari, praktik pembagian harta sebelum muwaris wafat masih berlangsung dengan motivasi utama menjaga harmoni keluarga dan mencegah konflik pasca-wafat.Pembagian tersebut dilakukan secara langsung oleh pewaris kepada empat anaknya tanpa musyawarah kolektif ahli waris, serta mengadopsi filosofi adat Jawa segendong sepikul yang memiliki kemiripan proporsional dengan ketentuan faraidh 2.Analisis fiqh menunjukkan bahwa praktik ini tidak memenuhi rukun mawaris, khususnya syarat wafatnya muwaris, sehingga lebih tepat diklasifikasikan sebagai hibah yang mensyaratkan ikrar, qabul, dan tidak merugikan ahli waris wajib.Pengaruh urf lokal yang kuat menyebabkan masyarakat mengabaikan norma syariat dengan memprioritaskan maslahah pencegahan sengketa meskipun berpotensi melanggar prinsip keadilan distributif Islam.Dengan demikian, pembagian harta waris di lokasi penelitian belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan hukum Islam sebagaimana diatur dalam Al-Quran, Hadis, dan Kompilasi Hukum Islam.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis komparatif antara praktik pembagian harta sebelum kematian dengan ketentuan hukum Islam, khususnya dalam konteks adat Jawa. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana adat Jawa yang kuat mempengaruhi pemahaman dan penerapan hukum waris Islam di masyarakat pedesaan. Selain itu, studi ini juga dapat mengusulkan strategi pendidikan dan sosialisasi hukum waris Islam yang lebih efektif untuk masyarakat pedesaan, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti tingkat pendidikan, pemahaman agama, dan dinamika keluarga modern. Penelitian selanjutnya juga dapat mengusulkan model mediasi preventif di tingkat desa untuk memastikan pemenuhan hak ahli waris secara adil dan proporsional, serta mengurangi deviasi praktik mawaris di masyarakat sinkretik pedesaan Indonesia.
- DINAMISASI KEWARISAN ISLAM PADA KASUS MUSYTARIKAH DALAM KONSEP SYAJAROTUL MIRATS | Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah:... doi.org/10.15575/as.v3i1.17248DINAMISASI KEWARISAN ISLAM PADA KASUS MUSYTARIKAH DALAM KONSEP SYAJAROTUL MIRATS Al Ahwal Al Syakhsiyyah doi 10 15575 as v3i1 17248
- ANALISIS PERBANDINGAN PENERAPAN HUKUM KELUARGA DI MESIR DAN DI INDONESIA | Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah: Jurnal... doi.org/10.15575/as.v2i2.14327ANALISIS PERBANDINGAN PENERAPAN HUKUM KELUARGA DI MESIR DAN DI INDONESIA Al Ahwal Al Syakhsiyyah Jurnal doi 10 15575 as v2i2 14327
- PROBLEMATIKA MEDIASI DALAM KASUS PERCERAIAN DI MAHKAMAH SYAR'IYAH LANGSA | Al-Qadha : Jurnal Hukum... doi.org/10.32505/qadha.v5i1.959PROBLEMATIKA MEDIASI DALAM KASUS PERCERAIAN DI MAHKAMAH SYARIYAH LANGSA Al Qadha Jurnal Hukum doi 10 32505 qadha v5i1 959
- Fiqih Mawaris Kontemporer: Pembagian Waris Berkeadilan Gender | Sriani | TAWAZUN: Journal of Sharia Economic... doi.org/10.21043/tawazun.v1i2.4986Fiqih Mawaris Kontemporer Pembagian Waris Berkeadilan Gender Sriani TAWAZUN Journal of Sharia Economic doi 10 21043 tawazun v1i2 4986
| File size | 480.8 KB |
| Pages | 23 |
| DMCA | Report |
Related /
PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING Penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun implementasi perlindungan hak anak di kawasan lokalisasi Embong Mereng telah secara formal mematuhi kerangkaPenelitian ini menunjukkan bahwa meskipun implementasi perlindungan hak anak di kawasan lokalisasi Embong Mereng telah secara formal mematuhi kerangka
PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING Penelitian ini mengkaji pergeseran paradigma dalam klasifikasi hukum tindak pidana perkosaan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Indonesia, khususnyaPenelitian ini mengkaji pergeseran paradigma dalam klasifikasi hukum tindak pidana perkosaan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Indonesia, khususnya
UMSRAPPANGUMSRAPPANG Secara keseluruhan, implementasi telefarmasi berhasil meningkatkan akses layanan kesehatan, memperkuat literasi kesehatan digital masyarakat, serta menjadiSecara keseluruhan, implementasi telefarmasi berhasil meningkatkan akses layanan kesehatan, memperkuat literasi kesehatan digital masyarakat, serta menjadi
UMSJUMSJ Pemerintah juga dinilai belum secara penuh melaksanakan kewajiban konstitusional dalam menjamin lingkungan hidup yang baik dan sehat bagi masyarakat. SelainPemerintah juga dinilai belum secara penuh melaksanakan kewajiban konstitusional dalam menjamin lingkungan hidup yang baik dan sehat bagi masyarakat. Selain
STAIDAPONDOKKREMPYANGSTAIDAPONDOKKREMPYANG Hukum Islam menetapkan bahwa harta waris anak di bawah umur harus dikelola oleh seorang wali yang ditunjuk. Wali bertindak sebagai pengelola harta hinggaHukum Islam menetapkan bahwa harta waris anak di bawah umur harus dikelola oleh seorang wali yang ditunjuk. Wali bertindak sebagai pengelola harta hingga
IAIN LANGSAIAIN LANGSA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Pasal 185 KHI mengenai ahli waris pengganti dalam praktik hukum di Indonesia, serta menelaah landasanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Pasal 185 KHI mengenai ahli waris pengganti dalam praktik hukum di Indonesia, serta menelaah landasan
UHBUHB Pengadilan berperan penting dalam menegakkan kepastian hukum dan keadilan dalam pembagian warisan sehingga perlu ditekankan pentingnya penerapan prinsipPengadilan berperan penting dalam menegakkan kepastian hukum dan keadilan dalam pembagian warisan sehingga perlu ditekankan pentingnya penerapan prinsip
LIFESCIFILIFESCIFI Studi ini mengeksplorasi skalabilitas fintech dan perbankan digital di Indonesia sebagai katalis untuk inklusi keuangan, dengan fokus pada tantangan unikStudi ini mengeksplorasi skalabilitas fintech dan perbankan digital di Indonesia sebagai katalis untuk inklusi keuangan, dengan fokus pada tantangan unik
Useful /
LIFESCIFILIFESCIFI Penelitian ini mengidentifikasi elemen budaya yang paling berpengaruh, seperti nilai bersama, komunikasi terbuka, dan kepemimpinan inklusif, yang secaraPenelitian ini mengidentifikasi elemen budaya yang paling berpengaruh, seperti nilai bersama, komunikasi terbuka, dan kepemimpinan inklusif, yang secara
UMSRAPPANGUMSRAPPANG The application of this technology also contributes to the optimal utilization of backyard land and has the potential to enhance household food securityThe application of this technology also contributes to the optimal utilization of backyard land and has the potential to enhance household food security
STAIDAPONDOKKREMPYANGSTAIDAPONDOKKREMPYANG Penelitian ini bertujuan menganalisis hambatan dalam implementasi KHI dalam kasus keluarga dan mengevaluasi relevansinya dengan Maqāṣid al-SharīʿahPenelitian ini bertujuan menganalisis hambatan dalam implementasi KHI dalam kasus keluarga dan mengevaluasi relevansinya dengan Maqāṣid al-Sharīʿah
STAIDAPONDOKKREMPYANGSTAIDAPONDOKKREMPYANG Abstrak: Kafaah dalam istilah linguistik berarti al‑musawah dan al‑mumathalah yang mengandung makna kesetaraan dan keseimbangan, sementara dalam konteksAbstrak: Kafaah dalam istilah linguistik berarti al‑musawah dan al‑mumathalah yang mengandung makna kesetaraan dan keseimbangan, sementara dalam konteks