YBLIYBLI

Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian MasyarakatJurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Peningkatan jumlah penduduk di kawasan perkotaan menyebabkan alih fungsi lahan pertanian menjadi pemukiman, yang berdampak pada keterbatasan lahan untuk budidaya tanaman. Kondisi ini menjadi tantangan dalam pemenuhan kebutuhan pangan keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan praktik pemanfaatan lahan pekarangan yang sempit melalui teknik vertikultur, dengan fokus pada pemanfaatan limbah botol plastik air minum kemasan 1500 ml sebagai wadah tanam. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, diskusi, dan demonstrasi langsung yang menyasar kelompok masyarakat di Kelurahan Mahakeret Timur. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan sistem vertikultur, persiapan media tanam, teknik penyemaian, penanaman, hingga pemeliharaan tanaman sayuran dan tanaman obat keluarga (TOGA). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta secara signifikan, yang dibuktikan dengan kemampuan mereka dalam membuat instalasi vertikultur secara mandiri dan menanam berbagai jenis sayuran. Penerapan teknik vertikultur ini terbukti menjadi solusi efektif untuk mendukung ketahanan pangan di tingkat rumah tangga, mengurangi pengeluaran belanja sayuran, sekaligus meningkatkan nilai estetika lingkungan dan mengelola sampah plastik secara produktif.

Pelatihan teknik vertikultur dengan memanfaatkan limbah botol plastik bekas terbukti menjadi solusi yang efektif, praktis, dan ekonomis untuk mengatasi masalah keterbatasan lahan pertanian di kawasan perkotaan seperti Kelurahan Mahakeret Timur.Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam budidaya sayuran secara mandiri.Pemanfaatan pekarangan melalui vertikultur tidak hanya berkontribusi pada penguatan ketahanan pangan dan perbaikan gizi keluarga, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan melalui daur ulang sampah plastik dan peningkatan nilai estetika.Diperlukan adanya pendampingan berkelanjutan agar program ini dapat terus berkembang dan diadopsi oleh lebih banyak warga, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih hijau, produktif, dan mandiri secara pangan.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana mengoptimalkan sistem vertikultur dengan menggunakan teknologi hidroponik atau aeroponik untuk meningkatkan produktivitas tanaman. Kedua, melakukan studi komparatif antara sistem vertikultur dengan sistem budidaya tradisional untuk menganalisis manfaat dan tantangan masing-masing metode. Ketiga, meneliti dampak sosial dan ekonomi dari penerapan vertikultur di perkotaan, termasuk analisis terhadap perubahan pola konsumsi sayuran dan potensi pendapatan tambahan bagi keluarga. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam pengembangan pertanian perkotaan yang berkelanjutan dan berdaya guna.

Read online
File size201.08 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test