PCUPCU

Advances in Civil Engineering and Sustainable ArchitectureAdvances in Civil Engineering and Sustainable Architecture

Generasi Y memiliki peran penting dalam proyek konstruksi dan akan mendominasi periode bonus demografi Indonesia. Setiap generasi memiliki karakteristik unik yang berdampak pada etika, hubungan kerja, sikap terhadap perubahan, dan pandangan organisasi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis karakteristik generasi Y dalam proyek konstruksi Surabaya. Memahami karakteristiknya dapat memaksimalkan potensi dan mengatasi kesenjangan generasi. Penelitian dimulai dengan menemukan variabel yang berkaitan dengan karakteristik generasi Y. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif, inferensial, dan faktor. Menurut generasi Y, karakteristik tertinggi yang mereka setujui adalah keinginan untuk berkembang secara terus-menerus. Generasi Y di perusahaan konsultan dan kontraktor memiliki perspektif yang berbeda terhadap karakteristik mereka. Karakteristik generasi Y dapat dikelompokkan menjadi lima kelompok, yaitu berpikir jangka pendek, kreatif, multitasking, instruksi kerja detail, dan individualis. Mentoring dan bimbingan adalah salah satu metode yang dapat dilakukan untuk mengelola generasi Y.

Berdasarkan penelitian, dapat disimpulkan bahwa karakteristik generasi Y berdasarkan perspektifnya secara umum adalah keinginan untuk berkembang.Generasi Y melihat bahwa pengetahuan dan keterampilan mereka belum cukup meskipun generasi Y dikenal sebagai generasi yang sangat terdidik dibandingkan dengan generasi sebelumnya.Perspektif yang berbeda ditemukan pada generasi Y di perusahaan kontraktor dan konsultan.Jika dilihat dari posisi, latar belakang pendidikan, dan tahun kelahiran, mereka memiliki perspektif yang sama terhadap karakteristik generasi Y.Karakteristik generasi Y di industri konstruksi Surabaya dapat dikurangi menjadi lima kelompok, yaitu.berpikir jangka pendek terdiri dari berpikir jangka pendek dalam pengambilan keputusan, kurangnya keterampilan lunak di tempat kerja, kurangnya emosional quontient (EQ), berkomunikasi dengan pesan digital, dan memiliki pikiran yang terbuka terhadap budaya.kreatif terdiri dari terampil dalam teknologi, memiliki pengetahuan luas, kreatif dalam bekerja, memiliki rasa percaya diri yang tinggi, dan keinginan untuk berkembang.multitasking terdiri dari fleksibilitas di tempat kerja, multitasking di tempat kerja, preferensi kerja dengan variasi, menyukai pekerjaan yang menyenangkan, memilih pekerjaan yang bermakna, dan keinginan untuk keseimbangan antara pekerjaan dan waktu pribadi.instruksi kerja terdiri dari keinginan untuk respons yang konstan di tempat kerja dan preferensi instruksi kerja yang detail.individualis terdiri dari preferensi untuk bekerja sendiri daripada dalam kelompok (individualis) dan independen di tempat kerja.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara generasi Y di berbagai sektor industri, bukan hanya di konstruksi. Penelitian ini dapat mengeksplorasi perbedaan karakteristik generasi Y di bidang-bidang seperti teknologi, kesehatan, atau pendidikan. Selain itu, penelitian dapat fokus pada strategi-strategi yang efektif dalam mengelola generasi Y di tempat kerja, termasuk mentoring dan pengembangan kepemimpinan. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki dampak karakteristik generasi Y pada produktivitas dan inovasi di tempat kerja, serta bagaimana organisasi dapat memanfaatkan potensi generasi ini untuk mencapai kesuksesan.

Read online
File size452.98 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test