LP3MZHLP3MZH

ASMARALOKA: Jurnal Bidang Pendidikan, Linguistik, dan Sastra IndonesiaASMARALOKA: Jurnal Bidang Pendidikan, Linguistik, dan Sastra Indonesia

Film tidak hanya sekedar menghibur penontonnya, namun juga berfungsi sebagai sarana penyampaian pesan yang dikandungnya. Oleh karena itu, saat ini banyak sekali perbincangan mengenai film-film produksi dalam negeri maupun internasional. Perkembangan film ini menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Salah satu film yang sedang hits di kalangan penonton saat ini yaitu “Budi Pekerti karya Wregas Bhanuteja. Film ini berkisah tentang seorang guru bimbingan dan konseling yang menggunakan teknik uniknya untuk membimbing murid-muridnya. Hingga suatu saat, guru itu tiba-tiba menjadi topik hangat di media sosial. Hal ini mempengaruhi karir dan keluarganya. Penelitian ini dilakukan guna mengetahui nilai-nilai moral yang terkandung dalam film “Budi Pekerti. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa deskriptif kualitatif. Penelitian ini memiliki hasil dari identifikasi film “Budi Pekerti berupa bentuk-bentuk Cyberbullying dan lima nilai moral dalam film “Budi Pekerti. Adapun lima nilai moral tersebut yaitu: jujur, kerja keras, kreatif, kritis, dan peduli lingkungan. Berdasarkan kelima nilai moral tersebut dapat disimpulakn bahwa film Budi Pekerti adalah sebuah tontonan yang mendidik dan dapat menanamkan nilai-nilai moral yang baik untuk anak remaja di masa yang akan mendatang.

Di dunia sekarang ini, media sosial menjadi wadah interaksi antar manusia.Belakangan ini berbagai permasalahan sosial dan kriminalitas terjadi akibat konflik media sosial.Masalah ini membawa bukti sesungguhnya etika harus terus diperjuangkan, baik dalam realitas social ataupun dunia maya.Film “Budi Pekerti ini salah satu pecapaian anak negeri ini yang patut mendapat pengakuan.Berdurasi kurang dari dua jam, film ini menampilkan prestasi membanggakan generasi muda Indonesia di kancah internasional.Film yang penuh arti yang mendalam dan menghangatkan hati para penonton film Budi Pekerti.Film ini menunjukkan kepada kita bahwa sikap tidak bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial bisa berdampak besar pada diri kita sendiri, orang terdekat, bahkan orang yang tidak kita kenal.Oleh karena itu, seluruh pengguna teknologi khususnya media sosial mempunyai kewajiban untuk bersikap bijak dan berhati-hati dalam memperhatikan urusan dan kewajiban masing-masing sehingga lahirlah perkembangan teknologi yang positif dan bermanfaat.Film Budi Pekerti karya Wregas Bhanuteja mengandung lima nilai moral.Salah satunya adalah kejujuran, kerja keras, kreativitas, kritik, dan penghargaan terhadap lingkungan.Film ini mempunyai pesan moral yang berguna dalam kehidupan.Melalui film ini, kita dapat mengajarkan kepada remaja akan pentingnya moralitas dalam kehidupan sosialnya untuk mencegah hal-hal negatif terjadi pada dirinya di kemudian hari.

Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut dampak dari cyberbullying terhadap individu dan masyarakat, serta strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk mencegah dan mengatasi masalah ini. Kedua, penelitian dapat fokus pada peran media sosial dalam membentuk opini publik dan bagaimana informasi yang tersebar di media sosial dapat mempengaruhi perilaku dan persepsi masyarakat. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi lebih dalam tentang bagaimana film-film seperti Budi Pekerti dapat digunakan sebagai alat pendidikan moral bagi remaja, dan bagaimana pesan-pesan moral dalam film tersebut dapat disampaikan secara efektif kepada penonton.

Read online
File size389.67 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test