IAINIAIN

Konseling Edukasi : Journal of Guidance and CounselingKonseling Edukasi : Journal of Guidance and Counseling

Integrasi pembelajaran diferensiasi dan konseling: pengembangan modul berbasis ADDIE untuk mengurangi kebosanan belajar siswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul berbasis pendekatan diferensiasi dan konseling sebagai upaya mengurangi kebosanan belajar siswa di Pondok Pesantren Ibnu Katsir 1 Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Batasan penelitian ini difokuskan pada pengembangan dan uji coba terbatas yang melibatkan empat siswa di lokasi penelitian. Hasil penilaian menunjukkan bahwa modul sangat layak digunakan dengan skor validasi 83% dari ahli materi, 82% dari ahli bahasa, dan 81% dari penilaian praktisi. Hasil uji coba lapangan menunjukkan penurunan signifikan pada tingkat kebosanan belajar subjek penelitian. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi pengelola pondok pesantren dalam menerapkan strategi pembelajaran yang lebih personal dan adaptif. Penggunaan modul ini memungkinkan pendidik untuk mengatasi hambatan psikologis siswa secara terstruktur melalui integrasi teknik konseling ke dalam kurikulum. Sehingga, modul ini dapat menjadi referensi untuk model intervensi kesehatan mental dan akademik di lingkungan pendidikan berbasis pondok pesantren.

Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE menghasilkan modul pendekatan diferensiasi dan konseling yang dinyatakan sangat layak dan efektif dalam mengurangi kebosanan belajar siswa secara signifikan.Penelitian ini mengonfirmasi bahwa kombinasi strategi pembelajaran diferensiasi dengan teknik konseling adalah model intervensi kesehatan mental yang dapat diterapkan untuk mengatasi hambatan akademik di lingkungan pondok pesantren dengan beban kurikulum kompleks.Secara praktis, modul ini dapat diadopsi oleh guru atau konselor di berbagai pondok pesantren sebagai panduan operasional dalam memberikan layanan bimbingan adaptif sesuai kebutuhan individu siswa.Meskipun terbukti efektif dalam uji coba terbatas, penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah sampel dan durasi intervensi.Oleh karena itu, disarankan agar peneliti masa depan memperluas skala subjek dan menyesuaikan jumlah sesi pertemuan agar manfaat terapeutik dapat dirasakan lebih dalam oleh konseli.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal untuk memantau konsistensi penurunan kebosanan belajar dalam jangka panjang dan memasukkan kelompok kontrol untuk memperkuat validitas eksperimen. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas modul ini dalam konteks pondok pesantren yang berbeda dan dengan sampel yang lebih besar. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari penggunaan modul ini terhadap kesehatan mental dan prestasi akademik siswa.

  1. 0. server iicet php version server.iicet.org/jkp/index.php/jkp/article/view/4170 server iicet php version server iicet jkp index php jkp article view 417
  2. Career Confidence Improvement Module Through CBT For 12th Grade High School Students | Ayuningtyas |... doi.org/10.21043/konseling.v8i2.28797Career Confidence Improvement Module Through CBT For 12th Grade High School Students Ayuningtyas doi 10 21043 konseling v8i2 28797
  3. Creating engaging chemistry lessons: PBL and cooperative learning strategies to combat student boredom... doi.org/10.15408/es.v17i1.46774Creating engaging chemistry lessons PBL and cooperative learning strategies to combat student boredom doi 10 15408 es v17i1 46774
Read online
File size1.34 MB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test