JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD

Journal of Biology Science and EducationJournal of Biology Science and Education

Jajanan siomay tergolong kedalam jajanan yang banyak digemari oleh masyarakat di Kota Palu mulai dari anak-anak hingga dewasa. Tetapi untuk informasi mengenai kandungan gizi yang terdapat dalam siomay tersebut masih kurang, sehingga informasi mengenai kandungan protein yang terdapat pada siomay tersebut perlu diketahui. Protein memiliki fungsi yang baik untuk pertumbuhan, pemeliharaan sel, pengatur jaringan dan sebagai pengganti sumber energi bagi tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kandungan protein siomay yang beredar di Kota Palu dan menjadikan hasil penelitian sebagai media pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode spektrofotometri melalui empat tahapan, yaitu ekstraksi, penyaringan, pengenceran dan menghitung nilai absorbansi sebanyak tiga kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata kandungan protein siomay, yaitu sampel A (daging ikan) 8,647%, sampel B (daging sapi) 10,675%, sampel C (daging ikan) 9,409%, sampel D (daging ikan) 8,558%, sampel E (daging sapi) 7,713%, sampel F (daging ayam) 10,616%, sampel G (daging sapi) 9,658%, dan sampel H (daging ayam) 9,227%. Berdasarkan hasil uji validasi oleh tim ahli isi, ahli desain, ahli media dan 20 mahasiswa, hasil penelitian sangat layak dimanfaatkan sebagai media pembelajaran berupa leaflet dengan presentase kelayakan sebesar 81,81%.

Hasil analisis kandungan protein pada siomay yang beredar di Kota Palu sebesar sampel A (daging ikan) 8,647%, sampel B (daging sapi) 10,675%, sampel C (daging ikan) 9,409%, sampel D (daging ikan) 8,558%, sampel E (daging sapi) 7,713%, sampel F (daging ayam) 10,616%, sampel G (daging sapi) 9,658%, dan sampel H (daging ayam) 9,227%.Dan sangat layak dimanfaatkan sebagai media pembelajaran berupa leaflet, yaitu dengan presentase kelayakan 81,81%.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi kandungan gizi mikro pada siomay, seperti vitamin dan mineral, guna memberikan informasi nutrisi yang lebih lengkap bagi konsumen. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengaruh variasi bahan baku, seperti jenis ikan atau ayam, terhadap kandungan protein dan kualitas siomay secara keseluruhan. Ketiga, penting untuk meneliti efektivitas leaflet sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kandungan gizi siomay dan dampaknya terhadap kesehatan.

Read online
File size584.93 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test