ISI DPSISI DPS

PENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan SeniPENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni

Penelitian ini membahas tentang , serta bertujuan untuk mengenalkan dan melestarikan tradisi iringan tari Gabor style Desa Batubulan yang sudah dilaksanakan oleh para leluhur dan sangat penting dipelajari untuk generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang membahas tiga aspek yakni, karakteristik iringan tari Gabor, proses pembelajaran serta faktor penghambat dan pendukung dalam proses . Proses , menggunakan empat tahapan pembelajaran, yaitu: tahap persiapan (preparation), tahap penyampaian (presentation), tahap pelatihan (practice), dan tahap penampilan (performance). Metode yang digunakan dalam pembelajaran iringan tari Gabor yaitu, metode ceramah, demonstrasi, latihan bersama teman dan diskusi. Faktor-faktor yang mempengaruhi proses , yakni adanya faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukung internal yang meliputi minat siswa, motivasi belajar, dan rasa percaya diri. Sedangkan faktor eksternal meliputi faktor dari guru, serta faktor sarana dan prasarana. Faktor penghambat, yaitu faktor siswa juga dapat menghambat terjadi proses pembelajaran, dimana siswa membuat peneliti tidak bisa mengatasi melaksanakan proses pembelajaran kurungarya disiplin saat proses belajar mengajar menjadi faktor penghambat dalam penelitian.

Pembelajaran iringan tari Gabor style Desa Batubulan dilakukan di Sanggar Angga Nata Batubulan dengan menggunakan instrumen gamelan Gong Kebyar dan ditujukan kepada generasi muda.Iringan tari Gabor style Desa Batubulan memiliki ciri khas halus dan menggunakan gending legod bawa sebagai pengawak.Proses pembelajaran melibatkan tahapan persiapan, penyampaian, pelatihan, dan penampilan, serta dipengaruhi oleh faktor pendukung internal dan eksternal, namun juga terdapat faktor penghambat seperti kurangnya disiplin siswa.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan menggali lebih dalam mengenai variasi gending legod bawa yang digunakan dalam iringan tari Gabor di desa-desa lain di Bali, untuk memperkaya khazanah pengetahuan tentang musik tradisional Bali. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas penggunaan teknologi digital dalam pembelajaran iringan tari Gabor, misalnya melalui aplikasi atau platform daring, untuk menjangkau peserta didik yang lebih luas dan meningkatkan minat generasi muda terhadap seni tradisional. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran iringan tari Gabor yang lebih inovatif dan kontekstual, dengan melibatkan partisipasi aktif dari komunitas seni dan tokoh-tokoh budaya setempat, sehingga dapat menghasilkan metode pembelajaran yang lebih relevan dan berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pelestarian dan pengembangan seni tari dan karawitan Bali, serta meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap warisan budaya yang berharga ini.

Read online
File size421.52 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test