POLBENGPOLBENG

Jurnal TeKLAJurnal TeKLA

Penilaian kondisi jembatan merupakan tugas pemeliharaan jembatan yang melindungi umur jembatan dan mencegah kerusakan permanen pada elemen jembatan. Meningkatnya jumlah kendaraan meningkatkan risiko berkurangnya kekuatan dan umur jembatan. Karena banyaknya elemen jembatan memerlukan pemeliharaan dan perbedaan risiko kerusakan dari jembatan, maka ditentukan peringkat jembatan yang memerlukan pemeliharaan. Pemeringkatan ini dibuat dengan mengevaluasi kondisi jembatan dalam sistem yang disebut Bridge Management System (BMS). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kondisi jembatan beton sungai bengkalis Jalan Antara Kabupaten Bengkalis Riau dan mengambil tindakan perbaikan atau pemeliharaan yang tepat. Inspeksi visual yang dilakukan pada elemen struktur jembatan di lokasi secara keseluruhan didapat nilai kondisi adalah 3. Dari Dari hasil pengujian, nilai kuat tekan sisa beton yang ditentukan melalui uji palu adalah 190 kg/cm2 untuk tiang penyangga (pilar), 476 kg/cm2 untuk pelat dek, dan 374 kg/cm2 untuk gelagar jembatan. Diperoleh nilai kuat tekan sebesar 19 MPa untuk kolom beton, 45 MPa untuk pelat lantai, dan 37 MPa untuk balok. Struktur atas dan bawah diketahui masih memenuhi Spesifikasi Umum Jembatan 2018 Revisi 2 bab Mutu Beton dan Kegunaannya, serta masuk dalam kategori “mutu beton sedang. Persyaratan cakupan 20-45 MPa.

Berdasarkan hasil investigasi, pembahasan, dan analisis data pengujian di lapangan, termasuk hasil visual test, oleh karna itu diambil kesimpulan sebagai berikut.1) Dari hasil pemeriksaan visual elemen panel di lapangan diperoleh nilai kondisi yaitu 3 (tiga), dengan kerusakan parah seperti beton yang sudah terkelupas yang menyebabkan tulangan terkorosi di lokasi.2) Dari hasil pengujian diperoleh nilai kuat tekan sisa beton dengan hammer test adalah pada slab sebesar 476 Kg/Cm2 dan pada pilar sebesar 190 Kg/Cm2, serta pada balok jembatan sebesar 374 Kg/Cm2.3) Survei ini memperkirakan telah berumur 20 (dua puluh) tahun.Peneliti sangat menganjurkan untuk memperhatikan kegiatan penelitian yang berkaitan dengan penyelidikan/evaluasi terhadap struktur yang telah beroperasi dalam jangka waktu lama dan perlu dilakukan evaluasi untuk menghindari keruntuhan atau kegagalan struktur.

Berdasarkan latar belakang yang menyoroti umur jembatan dan peningkatan lalu lintas, serta keterbatasan pengujian non-destruktif, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan model prediktif untuk memperkirakan penurunan kekuatan beton seiring waktu, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti paparan lingkungan dan jenis material. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi integrasi sensor-sensor terpasang (embedded sensors) pada struktur jembatan untuk pemantauan kondisi secara real-time, yang akan memberikan data yang lebih akurat dan berkelanjutan dibandingkan dengan inspeksi visual berkala. Terakhir, penelitian dapat mengkaji efektivitas berbagai teknik perkuatan jembatan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, seperti penggunaan material berbasis limbah atau teknologi self-healing concrete, untuk memperpanjang umur jembatan dan mengurangi dampak lingkungan.

Read online
File size265.98 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test