UNIKUUNIKU
Prosiding FahutanProsiding FahutanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan produksi sarang walet sarang putih (Collocalia fuciphaga) dari hasil budidaya di Desa Binanga Karaeng, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang. Jenis data yang dikumpulkan yaitu data primer dan data sekunder. Data primer dikumpulkan melalui teknik oberservasi, wawancara, survey, dan dokumentasi. Data sekundar diperoleh dari literature, buku , dan laporan penelitian. Penelitian ini dilakukan selama satu musim produksi pada dua unit penangkaran/budidaya walet dengan umur penangkaran 3 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik dan produksi sarang pada kedua penangkar berbeda. Pada penangkar pertama diperoleh bentuk sarang walet pada umumnya seperti mangkok dibelah dua, ukuran panjang 7 – 9.5 cm, lebar 2.8 – 3.8 cm, tinggi 1.2 – 2.1 cm dan berat 5 – 10 gram,warna putih, bening, kristal dan kondisi utuh, tidak retak, dan tidak cacat sehingga termasuk kualitas 1, produksi sarang 0,46-0,62 kg dengan frekuensi panen 3-4 kali per tahun,. Penangkar kedua diperoleh bentuk sarang walet 62,5% seperti mangkok dibelah dua dan 37,5% berbentuk menyudut (segitiga), ukuran panjang sarang bentuk mangkok dibelah dua 6 – 9 cm, lebar 2.9 – 4.0 cm, tinggi 1.4 – 3,0 cm dan berat 5 – 11 gram, warna putih, bening, kristal dan putih kekuningan, kondisi utuh, tidak retak, dan tidak cacat, sehingga termasuk Kualitas 1-2, produksi sarang 0,55-0,77 kg dengan frekuensi panen 4-5 kali per tahun.
Karakteristik dan produksi walet sarang putih pada dua penangkar yang diteliti relatif berbeda.Penangkar 1 menghasilkan sarang berbentuk mangkok dibelah dua dengan kualitas 1, produksi 0,46-0,62 kg, dan frekuensi panen 3-4 kali per tahun.Penangkar 2 menghasilkan sarang berbentuk mangkok (62,5%) dan segitiga (37,5%) dengan kualitas 1-2, produksi 0,55-0,77 kg, dan frekuensi panen 4-5 kali per tahun.
Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada analisis faktor-faktor lingkungan mikro dalam gedung walet, seperti suhu, kelembapan, dan pencahayaan, untuk memahami pengaruhnya terhadap kualitas sarang. Studi komparatif antara berbagai desain gedung walet dan sistem pengelolaan yang berbeda dapat dilakukan untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam meningkatkan produksi dan kualitas sarang. Selain itu, perlu dilakukan penelitian mengenai pengaruh pakan alami dan tambahan terhadap kesehatan walet dan kualitas sarang yang dihasilkan, dengan mempertimbangkan aspek keberlanjutan sumber pakan dan dampaknya terhadap ekosistem sekitar.
| File size | 254.93 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIKUUNIKU Informasi mengenai populasi dan potensi pakan lutung jawa dapat menjadi salah satu referensi dalam pengelolaan populasi dan habitatnya. Penelitian iniInformasi mengenai populasi dan potensi pakan lutung jawa dapat menjadi salah satu referensi dalam pengelolaan populasi dan habitatnya. Penelitian ini
UNIKUUNIKU Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah persamaan allometrik dengan menggunakan metode sensus yaitu seluruh jenis tiang dan pohon yang beradaMetode pengumpulan data pada penelitian ini adalah persamaan allometrik dengan menggunakan metode sensus yaitu seluruh jenis tiang dan pohon yang berada
UNIKUUNIKU Hutan Lindung Gunung Tilu Kuningan petak 74A Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kuningan memiliki luasan kawasan mencapai 611,14 ha. Secara administratif,Hutan Lindung Gunung Tilu Kuningan petak 74A Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kuningan memiliki luasan kawasan mencapai 611,14 ha. Secara administratif,
UNIKUUNIKU Kuningan memiliki potensi hasil hutan masyarakat yang tinggi. Tectona grandis, Swietenia macrophylla, Paraserianthes falcataria adalah komoditas unggulKuningan memiliki potensi hasil hutan masyarakat yang tinggi. Tectona grandis, Swietenia macrophylla, Paraserianthes falcataria adalah komoditas unggul
UNIKUUNIKU Lokasi ini memiliki daya tarik wisata yang beragam, di antaranya gunung, danau, air terjun, dan berbagai tumbuhan langka. Keindahan alam yang terdapatLokasi ini memiliki daya tarik wisata yang beragam, di antaranya gunung, danau, air terjun, dan berbagai tumbuhan langka. Keindahan alam yang terdapat
UNIKUUNIKU Pola jati, pepaya dan serai gagal total. Pola tumpang sari jati dan cabai rawit layak secara finansial dengan R/C 1,66 serta memberi kontribusi 37% pendapatanPola jati, pepaya dan serai gagal total. Pola tumpang sari jati dan cabai rawit layak secara finansial dengan R/C 1,66 serta memberi kontribusi 37% pendapatan
UNIKUUNIKU Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan Ekowisata Hutan Pinus Rombeng di Desa Bontolojong Kecamatan Uluere Kabupaten Bantaeng adalah Pengelola EkowisataHasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan Ekowisata Hutan Pinus Rombeng di Desa Bontolojong Kecamatan Uluere Kabupaten Bantaeng adalah Pengelola Ekowisata
UNIKUUNIKU Program PS memerlukan sistem pemantauan yang memastikan bahwa program ini berdampak terhadap meningkatnya kualitas tutupan vegetasi. Pemanfaatan data penginderaanProgram PS memerlukan sistem pemantauan yang memastikan bahwa program ini berdampak terhadap meningkatnya kualitas tutupan vegetasi. Pemanfaatan data penginderaan
Useful /
UNIKUUNIKU tahap alokasi bagi hasil terlibat dalam pelaksanaan alokasi bagi hasil. Lembaga LMDH tidak sesuai dengan 4 prinsip Good Forest Governance, tidak ada kesesuaiantahap alokasi bagi hasil terlibat dalam pelaksanaan alokasi bagi hasil. Lembaga LMDH tidak sesuai dengan 4 prinsip Good Forest Governance, tidak ada kesesuaian
UNIKUUNIKU Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis burung pada tiga tipe habitat di Situ Wulukut Desa Kertayuga Kecamatan Nusaherang KabupatenPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis burung pada tiga tipe habitat di Situ Wulukut Desa Kertayuga Kecamatan Nusaherang Kabupaten
UNIKUUNIKU Hasilnya menunjukkan bahwa terapat 9 jenis Elang diantaranya adalah Elang Ular Bido, Elang Jawa, Elang Hitam, Elang Brontok Putih, Elang Brontok Fase Gelap,Hasilnya menunjukkan bahwa terapat 9 jenis Elang diantaranya adalah Elang Ular Bido, Elang Jawa, Elang Hitam, Elang Brontok Putih, Elang Brontok Fase Gelap,
UNIKUUNIKU Berdasarkan analisis dengan aplikasi ArcGis menggunakan persamaan USLE diperoleh nilai jumlah erosi total di Sub DAS Sekampung Hulu yaitu sebesar 7. 279,61Berdasarkan analisis dengan aplikasi ArcGis menggunakan persamaan USLE diperoleh nilai jumlah erosi total di Sub DAS Sekampung Hulu yaitu sebesar 7. 279,61