UNIKUUNIKU
Prosiding FahutanProsiding FahutanPengelolaan Hutan Bersama Masyarakat di lahan Perum Perhutani memungkinkan masyarakat mengembangkan usahatani tumpang sari. Untuk menilai kelayakannya, dilakukan analisis usahatani tumpang sari di RPH Sumurkondang dengan indikator pendapatan, kontribusi pendapatan, R/C Ratio, B/C Ratio, BEP harga dan volume produksi. Dari dua pola yang dikembangkan, hanya pola jati dan cabai rawit yang menghasilkan total pendapatan Rp12.343.500 dengan kontribusi 37% terhadap pendapatan petani, R/C 1,66 dan B/C 1, menunjukkan kelayakan meski perlu peningkatan produksi. Pola jati, pepaya dan serai gagal total.
Pola tumpang sari jati dan cabai rawit layak secara finansial dengan R/C 1,66 serta memberi kontribusi 37% pendapatan petani, namun produksinya masih di bawah titik impas volume.Pola jati, pepaya dan serai wangi tidak layak karena gagal panen.petani didominasi umur 45–60 tahun dan pendidikan dasar.Peningkatan produksi cabai rawit serta uji coba komoditas lain yang tahan shade diperlukan agar keberlanjutan program PHBM terjaga.
Bagaimana jika penelitian berikutnya menguji pola tumpang sari jati dengan jahe, kunyit atau tanaman obat keluarga Zingiberaceae yang secara tradisional tumbuh di bawah naungan? Studi bisa membandingkan hasil di lahan RPH Sumurkondang dan wilayah KPH lain dengan karakteristik tanah serta curah hujan berbeda untuk melihat konsistensi keberhasilan. Selain itu, perlu disusun model pendampingan petani berbasis edukasi praktik pengendalian hama penyakit tanaman semusim (seperti pemupukan hayati dan pestisida nabati) agar produksi cabai rawit dapat melonjak melebihi BEP volume 4.144 kg/musim sekaligus menekan biaya. Terakhir, pendekatan kewirausahaan desa—misalnya pendirian unit pengolahan serai wangi menjadi minyak atsiri skala mikro—layak dieksplorasi untuk meningkatkan nilai tambah komoditas yang sebelumnya gagal, sehingga diversifikasi pendapatan petani tercapai tanpa ekspansi lahan.
| File size | 656.02 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIKUUNIKU Rasio kelas umur dewasa, remaja, dan anak adalah 4,25:9,25:4,25, sedangkan rasio jantan dan betina yaitu 15:36. Potensi tumbuhan pakan yang ditemukan adalahRasio kelas umur dewasa, remaja, dan anak adalah 4,25:9,25:4,25, sedangkan rasio jantan dan betina yaitu 15:36. Potensi tumbuhan pakan yang ditemukan adalah
UNIKUUNIKU Latar belakang dari penelitian ini yaitu belum adanya penelitian mengenai Potensi cadangan karbon di kawasan hutan kota bungkirit dan hutan kota mayasihLatar belakang dari penelitian ini yaitu belum adanya penelitian mengenai Potensi cadangan karbon di kawasan hutan kota bungkirit dan hutan kota mayasih
UNIKUUNIKU Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode survei eksploratif dengan beberapa titik yang berpotensi menjadi lokasi keberadaan burung rangkongMetode pengumpulan data yang digunakan adalah metode survei eksploratif dengan beberapa titik yang berpotensi menjadi lokasi keberadaan burung rangkong
UNIKUUNIKU Penelitian ini menunjukkan bahwa pengawetan dengan perendaman panas menggunakan asam borat minimal 5% efektif melindungi lima jenis kayu (jati, mahoni,Penelitian ini menunjukkan bahwa pengawetan dengan perendaman panas menggunakan asam borat minimal 5% efektif melindungi lima jenis kayu (jati, mahoni,
UNIKUUNIKU Jadi besarnya sampel pada penelitian ini 30 orang yang diambil secara sensus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan Ekowisata Hutan Pinus RombengJadi besarnya sampel pada penelitian ini 30 orang yang diambil secara sensus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan Ekowisata Hutan Pinus Rombeng
UNIKUUNIKU Data perubahan tutupan lahan sangat diperlukan untuk pengelolaan kawasan hutan terutama dalam menentukan strategi pengelolaan, perencanaan serta pemantauanData perubahan tutupan lahan sangat diperlukan untuk pengelolaan kawasan hutan terutama dalam menentukan strategi pengelolaan, perencanaan serta pemantauan
UNIKUUNIKU tahap alokasi bagi hasil terlibat dalam pelaksanaan alokasi bagi hasil. Lembaga LMDH tidak sesuai dengan 4 prinsip Good Forest Governance, tidak ada kesesuaiantahap alokasi bagi hasil terlibat dalam pelaksanaan alokasi bagi hasil. Lembaga LMDH tidak sesuai dengan 4 prinsip Good Forest Governance, tidak ada kesesuaian
UNIKUUNIKU Artikel terbagi dalam tiga bidang: keanekaragaman hayati dan bioprospeksi, ekowisata serta jasa lingkungan dan sosial ekonomi kehutanan, dan silvikultur.Artikel terbagi dalam tiga bidang: keanekaragaman hayati dan bioprospeksi, ekowisata serta jasa lingkungan dan sosial ekonomi kehutanan, dan silvikultur.
Useful /
UNIKUUNIKU Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dan scan sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Indeks keanekaragamanMetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dan scan sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Indeks keanekaragaman
UNIKUUNIKU Ditemukan 15 jenis burung dari 13 famili yang diantarnya. Cinnyris jugularis, Anthreptes malacensis, Dicaeum trigonostigma, Lonchura leucogastroides, PycnonotusDitemukan 15 jenis burung dari 13 famili yang diantarnya. Cinnyris jugularis, Anthreptes malacensis, Dicaeum trigonostigma, Lonchura leucogastroides, Pycnonotus
UNIKUUNIKU Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian kompos daun bambu terhadap pertumbuhan semai sonokeling (Dalbergia latifolia). Penelitian dilakukanPenelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian kompos daun bambu terhadap pertumbuhan semai sonokeling (Dalbergia latifolia). Penelitian dilakukan
E GREENATIONE GREENATION Penelitian ini menguji kualitas dan pengelolaan air bersih di Renzo Edupark, Cibadak, Sukabumi, sebuah area reklamasi bekas lokasi penambangan pasir silika.Penelitian ini menguji kualitas dan pengelolaan air bersih di Renzo Edupark, Cibadak, Sukabumi, sebuah area reklamasi bekas lokasi penambangan pasir silika.