UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ)Civics Education and Social Science Journal (CESSJ)Perubahan paradigma pendidikan tinggi melalui penerapan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) telah mendorong banyak program studi untuk meninjau ulang struktur mata kuliah mereka, termasuk di dalam Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Ivet Semarang. Salah satu rencana kebijakan kontroversial adalah penghapusan mata kuliah Kuliah Kerja Lapangan (KKL), yang selama ini dianggap sebagai bagian esensial dari pembelajaran kontekstual dan karakteristik keilmuan PPKn. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji arah kebijakan penghapusan KKL dalam konteks reformulasi kurikulum OBE semester ganjil 2025/2026. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi dokumentasi, wawancara mendalam, dan analisis kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan adanya tarik ulur antara efisiensi akademik dan esensi keilmuan. Artikel ini merekomendasikan perlunya penguatan argumentasi akademik serta partisipasi aktif dosen dan mahasiswa dalam perencanaan kurikulum agar reformulasi tidak mengorbankan identitas keilmuan PPKn.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa penghapusan mata kuliah Studi Pemerintahan dan Pengelolaan Negara (dahulu KKL) dalam program studi PPKn Universitas Ivet Semarang didorong oleh pertimbangan efisiensi anggaran dan penyesuaian dengan kurikulum OBE.Meskipun demikian, penghapusan ini berpotensi mengurangi pengalaman praktis mahasiswa dan mengaburkan identitas keilmuan PPKn sebagai disiplin praksis.Sebagai alternatif, integrasi Project-Based Learning (PjBL) dan pemanfaatan skema Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dapat menjadi solusi untuk mempertahankan substansi pembelajaran lapangan tanpa mengorbankan kualitas pendidikan kewarganegaraan.
Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mengenai implementasi kurikulum OBE di berbagai program studi PPKn di Indonesia untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan model PjBL yang efektif dan relevan dengan konteks pendidikan kewarganegaraan, termasuk evaluasi dampaknya terhadap peningkatan kompetensi mahasiswa. Ketiga, penting untuk mengkaji efektivitas skema MBKM dalam memberikan pengalaman belajar lapangan yang bermakna bagi mahasiswa PPKn, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasinya. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan kurikulum PPKn yang adaptif, inovatif, dan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten serta berdaya saing tinggi di era globalisasi. Dengan demikian, program studi PPKn dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang memiliki kesadaran nasionalisme, tanggung jawab sosial, dan kemampuan berpikir kritis untuk menghadapi tantangan bangsa.
| File size | 468.47 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
UntikaUntika Meskipun demikian, program SJSP berpotensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan apabila didukung oleh pelatihan berkelanjutan, penguatanMeskipun demikian, program SJSP berpotensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan apabila didukung oleh pelatihan berkelanjutan, penguatan
169169 Program acara “Jelajah Nusantara berhasil menggabungkan gaya penuturan ekspositori dan interaktif dengan konsep 3 in 1, menghasilkan interaksi dinamisProgram acara “Jelajah Nusantara berhasil menggabungkan gaya penuturan ekspositori dan interaktif dengan konsep 3 in 1, menghasilkan interaksi dinamis
169169 Hasil deskripsi proses analisis dikemas menjadi sebuah kesimpulan yang diharapkan dapat menambah pemahaman tentang dramatika film, pentingnya menciptakanHasil deskripsi proses analisis dikemas menjadi sebuah kesimpulan yang diharapkan dapat menambah pemahaman tentang dramatika film, pentingnya menciptakan
METROMETRO Atribut ini mengarah pada kemandirian ekonomi individu dan ketahanan komunitas yang tidak bergantung pada mekanisme pasar eksternal, melainkan pada kekuatanAtribut ini mengarah pada kemandirian ekonomi individu dan ketahanan komunitas yang tidak bergantung pada mekanisme pasar eksternal, melainkan pada kekuatan
STKIPBANTENSTKIPBANTEN Praktik tirakat ini mampu membentuk kesadaran ruhani, menguatkan kontrol diri, dan memperdalam kedekatan kepada Tuhan. Secara sosial, kegiatan ini mempereratPraktik tirakat ini mampu membentuk kesadaran ruhani, menguatkan kontrol diri, dan memperdalam kedekatan kepada Tuhan. Secara sosial, kegiatan ini mempererat
UMTSUMTS Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dan wawancara mendalam terhadap narasumberPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dan wawancara mendalam terhadap narasumber
YBLIYBLI Pelaksanaan senam sosial sebagai strategi rekayasa sosial menunjukkan potensi positif dalam mendorong aktivitas fisik dan membangun solidaritas sosialPelaksanaan senam sosial sebagai strategi rekayasa sosial menunjukkan potensi positif dalam mendorong aktivitas fisik dan membangun solidaritas sosial
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Penelitian ini menyimpulkan bahwa eksistensi PKn memiliki kaitan erat dengan pembentukan karakter kewarganegaraan mahasiswa melalui pendekatan berbasisPenelitian ini menyimpulkan bahwa eksistensi PKn memiliki kaitan erat dengan pembentukan karakter kewarganegaraan mahasiswa melalui pendekatan berbasis
Useful /
IAINGAWIIAINGAWI Perilaku buruk siswa mengacu pada perilaku atau tindakan yang tidak hanya berpotensi menimbulkan masalah, tetapi juga dapat merugikan diri sendiri maupunPerilaku buruk siswa mengacu pada perilaku atau tindakan yang tidak hanya berpotensi menimbulkan masalah, tetapi juga dapat merugikan diri sendiri maupun
UMMUBAUMMUBA Subjek penelitian ini, yaitu kepala sekolah, wali kelas, guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti, serta siswa di SMPN 14 Batang Hari. InstrumenSubjek penelitian ini, yaitu kepala sekolah, wali kelas, guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti, serta siswa di SMPN 14 Batang Hari. Instrumen
UMMUBAUMMUBA Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat daya ledak otot tungkai peserta didik. Hal ini disebabkan oleh kurangnya keseriusan peserta didikPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat daya ledak otot tungkai peserta didik. Hal ini disebabkan oleh kurangnya keseriusan peserta didik
MGEDUKASIAMGEDUKASIA Penelitian ini menyimpulkan bahwa sebagian mahasiswa belum memahami penggunaan Microsoft Excel secara memadai, sehingga perlu adanya pelatihan lanjutanPenelitian ini menyimpulkan bahwa sebagian mahasiswa belum memahami penggunaan Microsoft Excel secara memadai, sehingga perlu adanya pelatihan lanjutan