AFEKSIAFEKSI
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi PendidikanAfeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi PendidikanPerkembangan teknologi digital berbasis algoritma telah mengubah pola belajar peserta didik, penyebaran informasi, serta interaksi sosial secara mendasar. Hal ini menimbulkan tantangan besar bagi Pendidikan Agama Kristen (PAK), seperti dominasi pembelajaran instan dan visual, banjir informasi yang tidak tersaring, serta lemahnya kompetensi digital guru. Artikel ini bertujuan menganalisis manajemen kurikulum PAK berbasis Outcome-Based Education (OBE) sebagai strategi adaptif untuk menjawab tantangan era algoritma. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan analisis deskriptif terhadap teori OBE, dinamika era algoritma, dan implikasinya terhadap desain kurikulum PAK. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan OBE dalam PAK mampu membentuk capaian pembelajaran yang terukur, menumbuhkan etika digital yang Kristiani, dan memperkuat peran guru sebagai fasilitator pembelajaran yang reflektif dan kontekstual. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada integrasi sistematik antara pendekatan OBE dengan kebutuhan khusus PAK dalam menghadapi budaya algoritmik, yang masih minim dalam kajian akademik sebelumnya. Artikel ini juga menawarkan model kurikulum konkret berbasis capaian yang relevan secara teologis dan digital, termasuk strategi pembelajaran aktif, evaluasi portofolio, serta literasi digital yang beretika. Dengan demikian, manajemen kurikulum PAK berbasis OBE menjadi pendekatan strategis yang bukan hanya transformatif, tetapi juga kontekstual terhadap zaman.
Penerapan manajemen kurikulum PAK berbasis OBE terbukti relevan dalam menjawab tantangan era algoritma dengan membentuk kompetensi spiritual, etika digital, dan karakter Kristiani peserta didik.Transformasi kurikulum OBE menuntut kolaborasi semua pemangku kepentingan, integrasi literasi digital etis, serta pembelajaran aktif‑reflektif yang menghasilkan lulusan kritis, tangguh, dan siap menjadi saksi Kristus di lingkungan digital yang kompleks.Implementasi lebih lanjut memerlukan penguatan kapasitas guru, dukungan kebijakan yang konsisten, dan penelitian empiris untuk memastikan dampak nyata pada praktik pendidikan Kristen.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara empiris dampak penerapan kurikulum PAK berbasis OBE terhadap perilaku etika digital siswa dengan menggunakan pendekatan campuran (kuantitatif‑kualitatif) di berbagai sekolah Kristen, sehingga dapat mengidentifikasi faktor‑faktor yang memperkuat atau menghambat perubahan perilaku tersebut. Selanjutnya, studi dapat mengevaluasi efektivitas program pengembangan profesional bagi guru yang memadukan kompetensi pedagogik, spiritual, dan digital dalam konteks OBE, untuk mengetahui sejauh mana peningkatan kompetensi guru berkontribusi pada kualitas pembelajaran. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran keterlibatan orang tua dan kemitraan komunitas dalam mendukung implementasi kurikulum OBE pada konteks PAK, khususnya membandingkan dinamika di daerah perkotaan dan pedesaan, guna memberikan rekomendasi kebijakan yang inklusif dan berkelanjutan.
- The Misuse of AI-Generated Content in Academic and Religious Settings – International Journal of... rsisinternational.org/journals/ijrsi/articles/the-misuse-of-ai-generated-content-in-academic-and-religious-settingsThe Misuse of AI Generated Content in Academic and Religious Settings Ae International Journal of rsisinternational journals ijrsi articles the misuse of ai generated content in academic and religious settings
- Footer Contoh. integration local wisdom digital learning literature review jurnal edukasi current education... doi.org/10.70310/jet.2025.020206125Footer Contoh integration local wisdom digital learning literature review jurnal edukasi current education doi 10 70310 jet 2025 020206125
- Policy and Practice of Competency-Based Education in Indonesia: Challenges and Prospects for the Future... doi.org/10.70177/jete.v3i2.2131Policy and Practice of Competency Based Education in Indonesia Challenges and Prospects for the Future doi 10 70177 jete v3i2 2131
- Penguatan Etika Digital Melalui Materi “Adab Menggunakan Media Sosial” Pada Mata Pelajaran... doi.org/10.56404/jels.v3i1.45Penguatan Etika Digital Melalui Materi AuAdab Menggunakan Media SosialAy Pada Mata Pelajaran doi 10 56404 jels v3i1 45
| File size | 256.6 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Disimpulkan bahwa pelatihan Google Workspace berfungsi sebagai intervensi strategis yang efektif untuk meningkatkan kompetensi mengajar digital di pendidikanDisimpulkan bahwa pelatihan Google Workspace berfungsi sebagai intervensi strategis yang efektif untuk meningkatkan kompetensi mengajar digital di pendidikan
RESEARCHSYNERGYPRESSRESEARCHSYNERGYPRESS Temuan ini menyarankan bahwa familiaritas yang meningkat dengan konsep AI erat kaitannya dengan tingkat kompetensi digital yang lebih tinggi. Secara teoritis,Temuan ini menyarankan bahwa familiaritas yang meningkat dengan konsep AI erat kaitannya dengan tingkat kompetensi digital yang lebih tinggi. Secara teoritis,
OJSOJS Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis digital memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan membaca, mencakup aspekHasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis digital memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan membaca, mencakup aspek
UNDIKSHAUNDIKSHA Survei dilakukan pada 11 SMK yang terdiri dari 81 guru kewirausahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan lingkungan institusi berupa aspek kognitif,Survei dilakukan pada 11 SMK yang terdiri dari 81 guru kewirausahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan lingkungan institusi berupa aspek kognitif,
OJSOJS Selain itu, fitur-fitur yang tersedia seperti papan tulis digital, perpustakaan digital, dan ruang diskusi memfasilitasi penyampaian materi dan diskusiSelain itu, fitur-fitur yang tersedia seperti papan tulis digital, perpustakaan digital, dan ruang diskusi memfasilitasi penyampaian materi dan diskusi
OJSOJS Artikel ini membahas tentang strategi peningkatan kompetensi profesionalisme guru (pendidik) dalam kurikulum merdeka. Penelitian ini dilatarbelakangi olehArtikel ini membahas tentang strategi peningkatan kompetensi profesionalisme guru (pendidik) dalam kurikulum merdeka. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh
UNYUNY Promosi literasi digital merupakan tujuan utama beragam inisiatif pendidikan di semua konteks. Namun, literatur yang membahas strategi untuk mempromosikanPromosi literasi digital merupakan tujuan utama beragam inisiatif pendidikan di semua konteks. Namun, literatur yang membahas strategi untuk mempromosikan
RESCOLLACOMMRESCOLLACOMM Pada tahun 2019, hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa pengajaran kosakata harus menyenangkan dan bermakna. Sebanyak 28 guru terlibat dalam penelitianPada tahun 2019, hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa pengajaran kosakata harus menyenangkan dan bermakna. Sebanyak 28 guru terlibat dalam penelitian
Useful /
UNDIKSHAUNDIKSHA Sehingga, dapat disimpulkan bahwa media flashcard digital dinilai layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran siswa untuk meningkatakn penguasaan kosakataSehingga, dapat disimpulkan bahwa media flashcard digital dinilai layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran siswa untuk meningkatakn penguasaan kosakata
UNDIKSHAUNDIKSHA Oleh karena itu, PBL efektif diterapkan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa sekolah dasar. PBL secara signifikan meningkatkanOleh karena itu, PBL efektif diterapkan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa sekolah dasar. PBL secara signifikan meningkatkan
UNDIKSHAUNDIKSHA Sebanyak 61 guru sekolah dasar berpartisipasi dalam penelitian ini sebagai responden, yang dipilih melalui pengambilan sampel acak sederhana. Data dikumpulkanSebanyak 61 guru sekolah dasar berpartisipasi dalam penelitian ini sebagai responden, yang dipilih melalui pengambilan sampel acak sederhana. Data dikumpulkan
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Sebagai contoh, mempelajari teologi (ushuluddin) merupakan fardhu ain, yang wajib dipelajari setiap muslim laki-laki, sedangkan mempelajari ilmu umum merupakanSebagai contoh, mempelajari teologi (ushuluddin) merupakan fardhu ain, yang wajib dipelajari setiap muslim laki-laki, sedangkan mempelajari ilmu umum merupakan