IAI TABAHIAI TABAH
Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran IslamAlamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran IslamPenelitian ini menganalisis strategi komunikasi dakwah di TikTok dalam merespons tantangan kecemasan digital pada generasi muda. Fokus utama studi adalah eksplorasi gaya dakwah kasual (chill) dan teknik regulasi diri (self-regulation) sebagai upaya menciptakan ketenangan diri audiens. Menggunakan metode kualitatif dengan desain analisis konten terhadap 80 video dakwah populer (2023–2025) dan wawancara mendalam dengan 10 informan (usia 18–30 tahun). Secara teoritis, penelitian ini mengintegrasikan Teori Hierarki Kebutuhan Maslow, khususnya pada level kebutuhan rasa aman dan aktualisasi diri sebagai kerangka pemaknaan efek konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya chill melalui pendekatan empatik dan visual ramah, yang dipadukan dengan instruksi regulasi diri (jeda reflektif dan teknik pernapasan), terbukti efektif menurunkan skor kecemasan sesaat dan meningkatkan rasa relaksasi audiens. Indikator keberhasilan strategi ini ditandai dengan peningkatan kemampuan audiens dalam mengelola emosi negatif setelah mengonsumsi konten. Keterbatasan penelitian ini terletak pada durasi efek ketenangan yang bersifat temporer dan sangat bergantung pada algoritma personalisasi pengguna. Penelitian ini merekomendasikan integrasi literasi kesehatan.
Strategi komunikasi gaya chill dan teknik regulasi diri dalam dakwah di TikTok mampu menciptakan ketenangan emosional bagi audiens muda, meskipun efeknya bersifat sementara dan dipengaruhi oleh pola konsumsi media sosial yang cepat.Integrasi nilai spiritual dengan strategi perubahan cara pandang kognitif terbukti mengurangi rasa bersalah berlebih pada generasi muda.Penelitian lanjutan disarankan menggunakan desain eksperimen terkontrol dan studi longitudinal untuk mengukur dampak jangka panjang serta mempertimbangkan variabel moderator seperti literasi digital dan tingkat religiositas awal.
Pertama, perlu dikaji bagaimana efektivitas pesan dakwah berbasis chill dan regulasi diri berbeda antara pengguna dengan tingkat literasi digital tinggi dan rendah melalui desain studi komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Kedua, sebaiknya dilakukan penelitian longitudinal untuk mengevaluasi apakah praktik regulasi diri yang diperoleh dari konten pendek dapat dipertahankan dalam kehidupan nyata selama minimal enam bulan meskipun terpapar algoritma media sosial yang adiktif. Ketiga, perlu dikembangkan studi eksperimen terkontrol (Randomized Controlled Trial) yang membandingkan dampak psikologis dan fisiologis dari video dakwah bergaya formal versus gaya rileks terhadap tingkat kecemasan, relaksasi, dan kemampuan regulasi emosi audiens muda, agar dapat mengidentifikasi model komunikasi paling efektif sebagai intervensi mikro psikologis di ruang digital.
| File size | 275.42 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Proses komunikasi batin seperti self-talk, evaluasi diri, dan pemaknaan spiritual terbukti memengaruhi bagaimana individu menafsirkan tuntutan akademikProses komunikasi batin seperti self-talk, evaluasi diri, dan pemaknaan spiritual terbukti memengaruhi bagaimana individu menafsirkan tuntutan akademik
PTIQPTIQ Tulisan ini mengingatkan tentang pentingnya kompetensi guru dalam berkomunikasi dengan peserta didik untuk membentuk kepribadian positif secara timbalTulisan ini mengingatkan tentang pentingnya kompetensi guru dalam berkomunikasi dengan peserta didik untuk membentuk kepribadian positif secara timbal
UNTUNT Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitianTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian
ICIICI Hal ini dapat dimulai dengan mematuhi Prosedur Operasional Standar untuk komunikasi yang efektif dan memanfaatkan teknologi virtual. Tujuan: PenelitianHal ini dapat dimulai dengan mematuhi Prosedur Operasional Standar untuk komunikasi yang efektif dan memanfaatkan teknologi virtual. Tujuan: Penelitian
POLTEKKES MALANGPOLTEKKES MALANG Diperlukan model training berbasis perubahan perilaku untuk meningkatkan pengetahuan gizi dan kemampuan identifikasi masalah dan hambatan pemberian ASIDiperlukan model training berbasis perubahan perilaku untuk meningkatkan pengetahuan gizi dan kemampuan identifikasi masalah dan hambatan pemberian ASI
UNIVERSITASMBOJOBIMAUNIVERSITASMBOJOBIMA Dou Donggo menjadi bagian masyarakat Bima yang masih memegang teguh nilai nilai kebudayaan asli suku Mbojo. Kepatuhan mereka dengan tetap memegang teguhDou Donggo menjadi bagian masyarakat Bima yang masih memegang teguh nilai nilai kebudayaan asli suku Mbojo. Kepatuhan mereka dengan tetap memegang teguh
UNIVERSITASMBOJOBIMAUNIVERSITASMBOJOBIMA Warga menyayangkan sikap pemerintah yang dianggap abai terhadap aspirasi dan dampak konflik yang menimbulkan korban jiwa serta kerugian ekonomi. PenelitianWarga menyayangkan sikap pemerintah yang dianggap abai terhadap aspirasi dan dampak konflik yang menimbulkan korban jiwa serta kerugian ekonomi. Penelitian
UnwarUnwar Tidak adanya struktur organisasi standar menyebabkan alur aktivitas, khususnya TTG, masih belum tepat sasaran. Untuk meningkatkan sistem pemberdayaan ekonomiTidak adanya struktur organisasi standar menyebabkan alur aktivitas, khususnya TTG, masih belum tepat sasaran. Untuk meningkatkan sistem pemberdayaan ekonomi
Useful /
IAI TABAHIAI TABAH Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana transparansi berfungsi sebagai praktik komunikasi yang etis sekaligus strategi untuk membangun kepercayaanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana transparansi berfungsi sebagai praktik komunikasi yang etis sekaligus strategi untuk membangun kepercayaan
IAI TABAHIAI TABAH Penelitian ini mengkaji penggunaan simbol warna #bravepink dan #herogreen dalam demonstrasi di Indonesia pasca 25 Agustus 2025 sebagai bentuk aktivismePenelitian ini mengkaji penggunaan simbol warna #bravepink dan #herogreen dalam demonstrasi di Indonesia pasca 25 Agustus 2025 sebagai bentuk aktivisme
PTIQPTIQ Dengan demikian, peningkatan kualitas pengelolaan kelas dapat dicapai melalui pengembangan kecerdasan emosional guru serta peningkatan kemampuan mengajar,Dengan demikian, peningkatan kualitas pengelolaan kelas dapat dicapai melalui pengembangan kecerdasan emosional guru serta peningkatan kemampuan mengajar,
UNUTARAUNUTARA Perubahan yang paling menonjol adalah pada sajian Maulid, seperti buah dan makanan dari pemanfaatan buah lokal, wadah dan makanan tradisional menjadi sajianPerubahan yang paling menonjol adalah pada sajian Maulid, seperti buah dan makanan dari pemanfaatan buah lokal, wadah dan makanan tradisional menjadi sajian