UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA

Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu PertanianAgrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian

Keberadaan usahatani padi menjadi salah satu penopang utama ketahanan pangan dan kemakmuran ekonomi masyarakat pedesaan. Produksi padi dapat ditingkatkan melalui pemanfaatan faktor produksi yang optimal dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor produksi yang berpengaruh terhadap usahatani padi di Desa Pattiro, Kecamatan Mare, Kabupaten Bone. Data penelitian dianalisis menggunakan model regresi Cobb–Douglas dan dikumpulkan melalui kuesioner yang didukung oleh teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pemilihan responden dilakukan secara acak sederhana, menghasilkan 42 petani padi sebagai sampel penelitian. Metode kuantitatif diterapkan pada penelitian ini dengan memanfaatkan data primer dan data sekunder, serta pelaksanaannya berlangsung pada bulan Maret sampai Mei 2025. Hasil analisis penelitian memperlihatkan bahwa secara simultan variabel luas lahan, benih, pupuk, pestisida, dan tenaga kerja memiliki pengaruh terhadap produksi padi. Namun demikian, berdasarkan pengujian secara parsial, hanya luas lahan menjadi satu-satunya variabel yang berkontribusi secara signifikan terhadap produksi padi, sementara variabel benih, pupuk, pestisida, dan tenaga kerja tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan di Desa Pattiro, Kecamatan Mare, Kabupaten Bone.

Faktor-faktor produksi seperti luas lahan, benih, pupuk, pestisida, dan tenaga kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap produksi padi di Desa Pattiro.Kontribusi gabungan faktor-faktor tersebut mampu menjelaskan 85,9% variasi produksi padi, sedangkan 14,1% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model.Secara parsial, hanya luas lahan yang terbukti berpengaruh signifikan, sedangkan benih, pupuk, pestisida, dan tenaga kerja tidak berpengaruh nyata terhadap hasil produksi.

Pertama, perlu diteliti bagaimana kualitas benih memengaruhi produksi padi meskipun jumlahnya tidak signifikan, dengan membandingkan penggunaan benih unggul dan benih lokal di Desa Pattiro untuk melihat apakah peningkatan kualitas benih dapat meningkatkan hasil panen. Kedua, perlu dikaji efektivitas dosis dan jenis pupuk yang digunakan saat ini melalui studi lapangan yang menguji kombinasi pupuk organik dan anorganik untuk mengetahui apakah keseimbangan pupuk dapat meningkatkan produktivitas tanpa menambah biaya. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang penerapan teknologi pertanian seperti mekanisasi atau sistem irigasi presisi untuk mengevaluasi apakah pengurangan ketergantungan pada tenaga kerja dan peningkatan efisiensi penggunaan input lainnya dapat mendukung peningkatan produksi yang berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan arah baru dalam pengelolaan usahatani yang lebih efisien dan berkelanjutan, serta menjawab keterbatasan dari faktor input yang tidak signifikan secara parsial meskipun penting dalam proses produksi.

  1. ANALYSIS OF RICE FARMING PRODUCTION FACTORS IN PATTIRO VILLAGE, MARE DISTRICT, BONE REGENCY | Agrisaintifika:... doi.org/10.32585/ags.v10i1.7618ANALYSIS OF RICE FARMING PRODUCTION FACTORS IN PATTIRO VILLAGE MARE DISTRICT BONE REGENCY Agrisaintifika doi 10 32585 ags v10i1 7618
Read online
File size409.48 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test