UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA

Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu PertanianAgrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian

Penelitian ini mengevaluasi pengaruh jenis kultur starter terhadap kualitas organoleptik keju dari susu sapi. Tiga starter — Rennet Qso (tablet), Rennet Nabati (serbuk), dan Rennet (Khomiiratul Jibni) diuji pada konsentrasi 1%. Desain Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan empat ulangan digunakan. Parameter yang diuji adalah warna, rasa, aroma, tekstur, dan tingkat kesukaan keseluruhan oleh 20 panelis menggunakan skala hedonik (1–5). Analisis data dilakukan dengan ANOVA dan uji lanjut Duncan (α = 0,05). Hasil menunjukkan Rennet Nabati menghasilkan keju dengan skor terbaik pada aspek tekstur dan aroma serta tingkat kesukaan konsumen tertinggi. Kesimpulannya, Rennet Nabati direkomendasikan sebagai starter keju susu sapi.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa penambahan kultur starter berpengaruh signifikan terhadap karakteristik sensoris keju.Variasi starter yang paling efektif dalam menghasilkan keju dengan mutu sensoris terbaik adalah penambahan rennet nabati (serbuk) dengan konsentrasi 1%.Oleh karena itu, rennet nabati direkomendasikan sebagai starter keju susu sapi.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk mengoptimalkan konsentrasi rennet nabati dalam pembuatan keju, dengan tujuan meningkatkan kualitas sensorik dan karakteristik fisikokimia produk akhir. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan menguji kombinasi berbagai jenis kultur starter, termasuk starter nabati dan starter mikrobial, untuk menciptakan sinergi yang dapat menghasilkan profil rasa dan aroma keju yang lebih kompleks dan unik. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi pengaruh variasi lama pematangan terhadap kualitas sensorik keju yang dihasilkan dengan rennet nabati, serta mengidentifikasi senyawa volatil kunci yang berkontribusi pada aroma khas keju tersebut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang peran kultur starter dalam proses pembuatan keju, serta membuka peluang untuk pengembangan produk keju lokal yang berkualitas tinggi dan memiliki daya saing di pasar.

  1. EVALUATION OF THE IMPACT OF STARTER CULTURE DIFFERENTIATION ON CHEESE SENSORY PROFILE | Agrisaintifika:... doi.org/10.32585/ags.v10i1.7319EVALUATION OF THE IMPACT OF STARTER CULTURE DIFFERENTIATION ON CHEESE SENSORY PROFILE Agrisaintifika doi 10 32585 ags v10i1 7319
Read online
File size392.69 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test