UBTUBT
Jurnal Harpodon BorneoJurnal Harpodon BorneoPenelitian ini mengenai analisis stok udang jerbung (Penaeus mergueinsis) berada di PPI Bandengan, Kendal merupakan salah satu daerah penangkapan udang yang potensial di Pantai Utara Jawa Tengah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui parameter pertumbuhan, hubungan antara panjang-berat, tingkat mortalitas, dan tingkat ekploitasi udang jerbung berdasarkan hasil tangkapan jaring arad. Penelitian ini dilakukan dari bulan April sampai Agustus 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Data yang dikumpulkan meliputi data primer yang didapatkan dengan sampling di lokasi penelitian. Metode pengambilan sampel diambil 10% secara acak sederhana dari hasil tangkapan per trip dan metode analisis menggunakan program FAO – ICLARM Stock Assessment Tools (FiSAT). Hasil penelitian menunjukan bahwa struktur ukuran yang tertangkap dominan sebesar 13,8 –55,9 mm, Hubungan panjang berat diperoleh persamaan W = 0,0064CL2,003 menunjukan pola pertumbuhan bersifat allometrik negatif artinya pertambahan panjang lebih cepat dari pertambahan bobotnya. Ukuran pertamakali tertangkap (LC50% ) sebesar 34 mm. Persamaan pertumbuhan von Bertanlanffy adalah Lt = 60,85 (1-e(-0,50(t 0,2644)) dengan panjang karapas maksimum L∞ sebesar 58,97 mm, laju pertumbuhan udang (K) sebesar 1,50 /tahun, nilai t0 = -0,26 / tahun, laju mortalitas total sebesar (Z) = 1,51/ tahun, laju kematian alamiah sebesar (M) = 1,07 / tahun dan laju kematian karena penangkapan sebesar (F) = 0,44/ tahun. Pola rekuitmen udang jerbung memiliki puncak pada bulan Mei menunjukan persentase sebesar 16,51 %. Nisbah kelamin menunjukan populasi udang betina lebih sedikit dibandingkan udang jantan dengan rasio 1: 1,21. Kondisi tingkat pemanfaatan menunjukan E < 0,5 artinya upaya penangkapan dapat ditambahkan (moderate).
Penelitian ini menganalisis parameter biologi, pertumbuhan, mortalitas, dan tingkat eksploitasi udang jerbung di perairan Kendal, mengungkapkan struktur ukuran dominan 13,8–55,9 mm dengan pola pertumbuhan allometrik negatif.Hasil menunjukkan bahwa udang tertangkap sudah layak tangkap (LC50% 34 mm > Lm 30,8 mm), tingkat eksploitasi moderat (E < 0,5) yang memungkinkan penambahan upaya penangkapan, serta nisbah kelamin yang cenderung didominasi jantan.Oleh karena itu, konsep pengelolaan yang berfokus pada pengaturan kuota penangkapan dan ukuran minimum tangkapan sangat penting diterapkan pada nelayan untuk menjaga kelestarian stok udang jerbung di Perairan Bandengan Kendal.
Melihat hasil penelitian tentang stok udang jerbung yang menunjukkan potensi peningkatan upaya penangkapan namun dengan rekomendasi pengelolaan yang spesifik, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat relevan. Pertama, penting untuk melakukan studi komparatif secara langsung mengenai efektivitas penggunaan jaring arad dengan ukuran mata jaring yang direkomendasikan (misalnya 1,5 inci) dibandingkan dengan ukuran yang saat ini digunakan (1 inci). Penelitian ini dapat menguji secara empiris bagaimana perubahan ukuran mata jaring mempengaruhi selektivitas tangkapan udang jerbung, mengurangi penangkapan udang muda, serta dampaknya terhadap spesies non-target, memberikan data konkret untuk mendukung kebijakan pengelolaan alat tangkap. Selanjutnya, mengingat adanya pengaruh lingkungan terhadap ukuran udang dan nisbah kelamin yang tidak seimbang, penelitian dapat diperdalam untuk menginvestigasi secara spesifik hubungan antara parameter lingkungan perairan seperti suhu, salinitas, atau ketersediaan pakan dengan pola rekrutmen udang jerbung serta fluktuasi nisbah kelamin jantan-betina sepanjang tahun. Memahami dinamika ini akan memberikan wawasan lebih lanjut untuk memprediksi perubahan populasi dan menyempurnakan strategi konservasi. Terakhir, karena konsep pengelolaan melibatkan nelayan secara langsung, studi tentang dampak sosial-ekonomi dari implementasi rekomendasi kebijakan seperti pembatasan ukuran tangkapan atau kuota dapat memberikan perspektif penting. Hal ini akan mengeksplorasi penerimaan nelayan terhadap peraturan baru, potensi tantangan dalam adaptasi, serta kebutuhan akan alternatif mata pencarian, memastikan bahwa upaya pengelolaan tidak hanya efektif secara biologis tetapi juga berkelanjutan secara sosial dan ekonomi bagi masyarakat pesisir.
| File size | 509.88 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
STIEPEMUDASTIEPEMUDA Penelitian ini merekomendasikan inovasi berkelanjutan dalam konten digital dan penawaran produk untuk mempertahankan daya saing. Selain itu, penting untukPenelitian ini merekomendasikan inovasi berkelanjutan dalam konten digital dan penawaran produk untuk mempertahankan daya saing. Selain itu, penting untuk
UNRAMUNRAM Kejelasan standar diperlukan bagi dari segi alat pengumpul data untuk perencanaannya, maupun kejelasan aplikasinya. Penelitian ini bertujuan menganalisaKejelasan standar diperlukan bagi dari segi alat pengumpul data untuk perencanaannya, maupun kejelasan aplikasinya. Penelitian ini bertujuan menganalisa
UNRAMUNRAM Untuk topik kinerja lingkungan dan topik kinerja sosial sempat berada di kategori pengungkapan yang sama yaitu pengungkapan secara parsial pada tahun 2021Untuk topik kinerja lingkungan dan topik kinerja sosial sempat berada di kategori pengungkapan yang sama yaitu pengungkapan secara parsial pada tahun 2021
UBTUBT Rumput laut jenis ini banyak digemari masyarakat dari dalam maupun luar negeri karena memiliki nilai ekonomis yang sangat penting, yaitu sebagai bahanRumput laut jenis ini banyak digemari masyarakat dari dalam maupun luar negeri karena memiliki nilai ekonomis yang sangat penting, yaitu sebagai bahan
UBTUBT Sedangkan untuk komposisi kimia yang terdapat pada ubur-ubur kering meliputi air 58,78% bb, kadar abu 11 % bk, kadar protein 46,3% bk, kadar lemak 1,5%Sedangkan untuk komposisi kimia yang terdapat pada ubur-ubur kering meliputi air 58,78% bb, kadar abu 11 % bk, kadar protein 46,3% bk, kadar lemak 1,5%
UBTUBT Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat 14 isolat bakteri yang mengontaminasi udang windu (Penaeus monodon) ukuran post larvae (PL)Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat 14 isolat bakteri yang mengontaminasi udang windu (Penaeus monodon) ukuran post larvae (PL)
UBTUBT Faktor pertama adalah konsentrasi Tween 80 sebesar 2%, 4% dan 6%, sedangkan faktor kedua adalah konsentrasi maltodekstrin sebesar 10%, 20% dan 30%. ParameterFaktor pertama adalah konsentrasi Tween 80 sebesar 2%, 4% dan 6%, sedangkan faktor kedua adalah konsentrasi maltodekstrin sebesar 10%, 20% dan 30%. Parameter
UBTUBT Penggunaan pancing ulur metal jig dengan sistem drift fishing berhasil menangkap 134 individu ikan dari 20 jenis dengan total berat 126,194 kg. Hasil menunjukkanPenggunaan pancing ulur metal jig dengan sistem drift fishing berhasil menangkap 134 individu ikan dari 20 jenis dengan total berat 126,194 kg. Hasil menunjukkan
Useful /
UKSWUKSW Selain itu, pembelajaran diferensiasi mendukung pengembangan aspek karakter yang mencerminkan sila-sila Pancasila dalam perilaku sebagai upaya mewujudkanSelain itu, pembelajaran diferensiasi mendukung pengembangan aspek karakter yang mencerminkan sila-sila Pancasila dalam perilaku sebagai upaya mewujudkan
UNRAMUNRAM Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem informasi akuntansi dalam prosedur penerimaan dan pengeluaran atas persediaan barang gudangPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem informasi akuntansi dalam prosedur penerimaan dan pengeluaran atas persediaan barang gudang
UNRAMUNRAM Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh variabel pemanfaatan teknologi informasi, kepemimpinan, pendidikan dan pelatihan,Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh variabel pemanfaatan teknologi informasi, kepemimpinan, pendidikan dan pelatihan,
UNRAMUNRAM Leverage yang diproksikan dengan Debt to Equity tidak berhasil memoderasi dampak variabel independen terhadap stock return, sehingga variabel moderasiLeverage yang diproksikan dengan Debt to Equity tidak berhasil memoderasi dampak variabel independen terhadap stock return, sehingga variabel moderasi