WIDYADHARMAWIDYADHARMA
BLESSBLESSPenelitian eksploratif ini menyelidiki kebutuhan bahasa Inggris bagi mahasiswa gizi di Poltekkes Pontanak, dengan fokus pada keterampilan membaca, menulis, dan komunikasi profesional dalam bahasa Inggris untuk mendukung kerangka kerja English for Specific Purposes (ESP). Dalam lanskap akademik yang semakin global, penguasaan bahasa Inggris menjadi sangat penting bagi ahli gizi untuk mengakses literatur internasional, berkolaborasi secara global, dan berkomunikasi secara efektif. Namun, mahasiswa Poltekkes Pontanak sering menghadapi tantangan karena paparan yang terbatas terhadap terminologi dan format yang spesifik pada disiplin ilmu mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran dengan melibatkan 75 mahasiswa semester dua dari Departemen Gizi dan Dietetik, Fakultas Kesehatan Lingkungan Pontianak. Pengumpulan data mencakup kuesioner skala Likert yang dirancang sendiri, wawancara semi-terstruktur, dan kelompok fokus, serta analisis dokumen dari silabus dan buku teks, untuk mengidentifikasi kesenjangan seperti kesulitan dalam memahami teks ilmiah, menyusun tulisan akademik, dan berinteraksi secara profesional. Analisis kuantitatif distribusi frekuensi menghasilkan skor rata-rata yang menunjukkan kebutuhan yang tinggi: membaca akademik (3,32), menulis (3,69), dan komunikasi profesional (3,69). Analisis tematik kualitatif menekankan tema-tema seperti perjuangan dengan kosakata teknis dan kepercayaan dalam interaksi lisan sebagai tema kunci. Temuan ini menunjukkan urgensi intervensi yang disesuaikan, yang melampaui dinding kelas untuk menciptakan profesional yang kompeten secara global dan mampu berkontribusi pada inisiatif kesehatan masyarakat. Penelitian ini menjawab dua pertanyaan penelitian yang terintegrasi dengan analisis kebutuhan sistematis Nunan (1987) dan analisis genre Swales (1990), dan mengusulkan kerangka kerja modul siklik yang memprioritaskan pembangunan kosakata, membaca kritis, penulisan terstruktur, dan aktivitas komunikasi berbasis tugas, yang disampaikan melalui pembelajaran campuran untuk meningkatkan keterampilan dalam gizi dan kesehatan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan bahasa Inggris secara signifikan membatasi kinerja (item 19 dengan rata-rata 3,88), dengan 72% mahasiswa setuju bahwa hal ini menghambat perkuliahan, yang menekankan kebutuhan akan adaptasi yang spesifik pada konteks pendidikan tinggi di Indonesia. Kerangka kerja ini, yang divalidasi melalui uji coba, bertujuan untuk mengubah instruksi generik menjadi dukungan yang ditargetkan, sehingga mahasiswa dapat menavigasi bidang berbasis bukti seperti gizi dengan presisi dan kepercayaan diri, dan pada akhirnya mendorong dialog interdisipliner dan kontribusi kesehatan global.
Penelitian ini telah mengungkapkan kebutuhan bahasa Inggris yang mendesak bagi mahasiswa gizi di Poltekkes Pontianak, terutama dalam hal membaca akademik, menulis, dan komunikasi profesional.Temuan menunjukkan kesenjangan antara kemampuan bahasa Inggris saat ini dan kebutuhan untuk berinteraksi dengan literatur ilmiah, berkolaborasi secara global, dan berkomunikasi secara efektif dalam disiplin ilmu gizi.Kebutuhan akan penguasaan kosakata teknis, kemampuan membaca kritis, dan keterampilan menulis terstruktur menjadi fokus utama.Penelitian ini mengusulkan kerangka kerja ESP yang eksploratif, yang menggabungkan pendekatan modul siklik dengan pembelajaran campuran.Kerangka kerja ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan yang diidentifikasi dan meningkatkan keterampilan bahasa Inggris mahasiswa, sehingga mereka dapat berpartisipasi secara penuh dalam bidang gizi dan berkontribusi pada kesehatan masyarakat secara global.Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan kurikulum ESP yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik mahasiswa gizi di Indonesia.
Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan:. . 1. Mengembangkan modul-modul ESP yang fokus pada kosakata teknis dalam bidang gizi, dengan menggunakan pendekatan pembelajaran campuran yang menggabungkan materi online dan offline. Modul-modul ini dapat mencakup latihan kosa kata, latihan membaca kritis, dan aktivitas komunikasi berbasis tugas yang relevan dengan disiplin ilmu gizi.. . 2. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis akademik mahasiswa gizi. Penelitian ini dapat mencakup analisis genre penulisan dalam bidang gizi, serta pengembangan panduan penulisan yang spesifik untuk membantu mahasiswa dalam menyusun tulisan akademik yang koheren dan akurat.. . 3. Menerapkan pendekatan kolaboratif dalam pembelajaran ESP, dengan melibatkan mahasiswa dalam proses desain solusi. Metode ini dapat meningkatkan keterlibatan dan kepemilikan mahasiswa terhadap pembelajaran mereka, serta membantu mereka dalam mengembangkan keterampilan komunikasi profesional yang diperlukan dalam bidang gizi. Penelitian ini dapat mencakup studi kasus tentang bagaimana mahasiswa dapat bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan tugas-tugas yang relevan dengan disiplin ilmu gizi.. . Dengan menggabungkan saran-saran di atas, penelitian lanjutan dapat membantu mengembangkan kerangka kerja ESP yang lebih komprehensif dan efektif, yang tidak hanya meningkatkan keterampilan bahasa Inggris mahasiswa gizi, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk menjadi profesional yang kompeten dan mampu berkontribusi pada kesehatan masyarakat secara global.
| File size | 435.52 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
MAHADEWAMAHADEWA Untuk mencapai tujuan ini, penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dan korelasional. Populasi penelitian adalah mahasiswa jurusan pendidikan biologiUntuk mencapai tujuan ini, penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dan korelasional. Populasi penelitian adalah mahasiswa jurusan pendidikan biologi
UNTAGUNTAG Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Psychological Capital terhadap Readiness to Change dengan dimoderasi oleh kelompok GenerasiTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Psychological Capital terhadap Readiness to Change dengan dimoderasi oleh kelompok Generasi
UNTAGUNTAG Artinya, academic stress tidak memediasi variabel independen terhadap variabel dependen. Implikasi penelitian ini diharapkan mahasiswa dapat meningkatkanArtinya, academic stress tidak memediasi variabel independen terhadap variabel dependen. Implikasi penelitian ini diharapkan mahasiswa dapat meningkatkan
UNDIPUNDIP Menggunakan metode sampling convenience, penelitian ini melibatkan 376 mahasiswa keperawatan tingkat sarjana dari semua tingkat yang memiliki smartphoneMenggunakan metode sampling convenience, penelitian ini melibatkan 376 mahasiswa keperawatan tingkat sarjana dari semua tingkat yang memiliki smartphone
FKPTFKPT These findings indicate that even though the quality of the clusters is not yet optimal, the algorithm used is still useful for exploring student learningThese findings indicate that even though the quality of the clusters is not yet optimal, the algorithm used is still useful for exploring student learning
POLITALAPOLITALA Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa mampu memahami cara penggunaan Publish or Perish, Mendeley, dan QuillBot secara efektif dalam mendukung penulisanHasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa mampu memahami cara penggunaan Publish or Perish, Mendeley, dan QuillBot secara efektif dalam mendukung penulisan
UPI YAIUPI YAI Data dikumpulkan menggunakan skala likert dan sampel diambil dengan metode convenience sampling. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa 46 item stress akademikData dikumpulkan menggunakan skala likert dan sampel diambil dengan metode convenience sampling. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa 46 item stress akademik
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Hal tersebut sangat disayangkan apabila data yang dimiliki tidak dimanfaatkan dengan baik. Penelitian ini menerapkan metode data mining dengan algoritmaHal tersebut sangat disayangkan apabila data yang dimiliki tidak dimanfaatkan dengan baik. Penelitian ini menerapkan metode data mining dengan algoritma
Useful /
WIDYADHARMAWIDYADHARMA Piper Bellinger mengalami transformasi psikologis dan moral yang signifikan dalam novel tersebut, beralih dari ketergantungan pada insting menuju kesadaranPiper Bellinger mengalami transformasi psikologis dan moral yang signifikan dalam novel tersebut, beralih dari ketergantungan pada insting menuju kesadaran
WIDYADHARMAWIDYADHARMA Novel On Earth Were Briefly Gorgeous mendekonstruksi ilusi American Dream dengan menunjukkan bahwa barang konsumsi, makanan, dan kendaraan yang dipasarkanNovel On Earth Were Briefly Gorgeous mendekonstruksi ilusi American Dream dengan menunjukkan bahwa barang konsumsi, makanan, dan kendaraan yang dipasarkan
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Permasalahan artikulasi konsonan seperti ketidaktepatan dalam pengucapan bunyi /d/, /g/, /p/, /f/, dan /r/dapat menghambat perkembangan bahasa dan komunikasiPermasalahan artikulasi konsonan seperti ketidaktepatan dalam pengucapan bunyi /d/, /g/, /p/, /f/, dan /r/dapat menghambat perkembangan bahasa dan komunikasi
JURNALBIKESJURNALBIKES Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan pendekatan kelompok tunggal (one group) dan rancangan pre-test dan post-test. Subjek penelitian adalahPenelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan pendekatan kelompok tunggal (one group) dan rancangan pre-test dan post-test. Subjek penelitian adalah