WIDYADHARMAWIDYADHARMA

BLESSBLESS

Penelitian ini mengkaji karakter Piper Bellinger dalam novel Tessa Bailey berjudul It Happened One Summer (2021), dengan fokus pada perkembangannya sebagai karakter bulat dalam konteks roman modern. Penelitian ini menggunakan konsep karakter bulat dari Forster dan teori psikoanalitik Freud tentang id, ego, dan superego untuk melakukan analisis kualitatif terhadap perubahan psikologis dan perilaku karakter tersebut. Data dikumpulkan melalui pembacaan mendalam serta pemilihan kutipan tertentu yang menunjukkan konflik, pengambilan keputusan, dan perbaikan diri. Hasil menunjukkan bahwa Piper awalnya bertindak berdasarkan insting, menunjukkan ketergantungan emosional dan keinginan untuk mendapatkan persetujuan dari orang lain. Namun, setelah kehilangan gaya hidup perkotaannya yang nyaman, ia memperoleh kesadaran diri, bertanggung jawab, serta mengembangkan rasa moral yang lebih kuat. Perubahan ini menunjukkan pergeseran dari tindakan impulsif menuju keputusan yang lebih hati-hati, sehingga menegaskan kompleksitas Piper sebagai karakter bulat. Penelitian ini menunjukkan bahwa pertumbuhan Piper berasal dari perubahan psikologis internal dan pengalaman hidup eksternal, bukan semata-mata dari hubungan romantis. Dengan mengkaji perkembangannya terkait isu-isu seperti hak istimewa, keberadaan daring, dan jarak emosional, penelitian ini memberikan kontribusi pada bidang psikologi sastra dengan menunjukkan bagaimana kisah roman kontemporer menggambarkan identitas pribadi dan kematangan moral.

Piper Bellinger mengalami transformasi psikologis dan moral yang signifikan dalam novel tersebut, beralih dari ketergantungan pada insting menuju kesadaran diri dan pertanggungjawaban yang lebih besar.Perkembangannya mencerminkan dinamika antara faktor eksternal, seperti perpindahan lingkungan, dan pergolakan internal, yang menunjukkan bahwa pertumbuhan karakter dalam roman modern tidak semata-mata bergantung pada alur cinta.Penelitian ini memperkuat konsep Forster tentang karakter bulat dan relevansi teori Freud dalam memahami perubahan karakter dalam karya sastra kontemporer.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana karakter pendukung dalam roman roman modern turut memengaruhi perkembangan protagonis yang memiliki latar belakang istimewa, untuk memahami dinamika sosial yang lebih luas di balik transformasi pribadi. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara tokoh-tokoh dalam roman kontemporer yang mengalami perubahan identitas akibat tekanan media sosial, guna mengidentifikasi pola umum dalam representasi kematangan emosional di tengah budaya pencitraan digital. Studi lebih lanjut juga bisa menjelajahi bagaimana teori trauma atau feminisme dapat memperkaya analisis psikologis terhadap karakter perempuan dalam roman modern, terutama dalam konteks perlawanan terhadap norma gender dan pembentukan otonomi diri, sehingga memberikan kerangka interpretatif yang lebih inklusif dan kontekstual terhadap perkembangan karakter.

  1. Anne Shirley’s Character Development and its Causes as Seen in Anne of Green Gables by Lucy Maud... journal.ugm.ac.id/lexicon/article/view/53146Anne ShirleyAos Character Development and its Causes as Seen in Anne of Green Gables by Lucy Maud journal ugm ac lexicon article view 53146
Read online
File size275.35 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test