ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH
Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (JIQTA)Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (JIQTA)Rasulullah SAW dalam menyebarkan ajaran Islam penuh dengan kelembutan, apa yang disampaikan selalu menjadi contoh yang baik bagi umatnya. Beliau adalah pemimpin yang sukses dalam memimpin dan menyebarkan pemahaman agama Islam, sehingga seluruh umat manusia dapat mengikuti apa yang diajarkan. Demikian pula ketika Nabi Khidr mengajarkan ilmu yang tidak dipahami oleh Nabi Musa. Nabi Musa juga dapat menjadi pelajaran bagi kita semua untuk mencari ilmu. Etika sangat penting bagi setiap pelajar pengetahuan, sebagaimana yang telah diabadikan Allah dalam Surah Al-Kahf ayat 66-78. Penulis mencoba meneliti dan menggambarkan Etika dalam Belajar dalam Al-Quran dengan harapan kita dapat sukses dalam belajar sehingga pengetahuan yang kita cari dapat dipraktikkan dan bermanfaat bagi seluruh umat manusia. Karena pengetahuan adalah seperti lampu yang selalu menerangi jalan kita, tanpa pengetahuan manusia akan selalu terjebak dalam kebodohan dan ketidaktaatan. Oleh karena itu, penulis mencoba menggambarkan secara rinci bagaimana kita mencari ilmu sehingga pengetahuan yang kita pelajari dapat mencapai kita yang mempelajarinya dan dapat bermanfaat bagi semua. Ada banyak pelajaran yang dapat kita ambil dari pertemuan antara Nabi Khidir dan Nabi Musa, yang paling menonjol adalah etika dalam belajar. Etika dalam belajar sangat penting, ketika seorang guru belum menjelaskan lebih baik kita diam dan mengikuti pelajaran dengan baik. Guru memiliki metode dan cara mereka sendiri dalam mendidik murid mereka untuk mencapai tujuan belajar.
Ada banyak pelajaran yang dapat kita ambil dari pertemuan antara Nabi Khidir dan Nabi Musa, yang paling menonjol adalah sabar, sungguh-sungguh dalam belajar, beretika dan berakhlaq karimah dalam menuntut ilmu.Hikmah dari pertemuan Nabi Khidir dengan Nabi Musa juga menyampaikan salah satu etika dalam menuntut ilmu (al-Quran) adalah bahwa ilmu harus dicari dari sumbernya.Ia harus didatangi walau jauh tempatnya dan kesulitan dalam menempuhnya.Dan Nabi Musa mencontohkan bagaimana ia walaupun seorang Nabi pilihan (ulul azmi) yang sekaligus pemimpin, siap menempuh suatu perjalanan untuk mencari ilmu.Allah mengajarkan manusia dengan kalam-Nya baik yang tersirat maupun yang tersurat, ketika manusia ingin bertafakur membaca kalam Allah maka manusia itu akan menemukan dimana Allah berada yang pada akhirnya membawa manusia semakin dekat dengan Allah (marifatullah).Dalam menuntut ilmu kita harus mengetahui apa itu etika.Baik itu etika terhadap guru, teman maupun terhadap orang lain.Etika sangat penting dalam menuntut ilmu karena agar ilmu yang kita pelajari dapat menjadi berkah.Siapapun yang menjunjung tinggi suatu etika maka orang itu menjadi lebih disegani, karena ia mengetahui adab dan akhlak.Jangan sampai menuntut ilmu tapi tidak menghormati ilmu itu sendiri.Siapapun yang memiliki etika berarti dia sudah menjadi orang yang terdidik, karena etika pada dasarnya memiliki arti akhlaqul karimah dan bersikap sopan dan santun dalam segala kebiasaannya.Setiap pendidik memiliki karakteristik yang berbeda-beda dengan pendidik, baik dari cara penyampaiannya, metodenya pendekatannya, sehingga cara penyampaian materi dan ilmunya pun juga berbeda, tapi tujuannya sama , yaitu menjadikan peserta didiknya belajar dengan sungguh-sungguh, karena kesungguhan dalam belajar adalah kunci keberhasilan.
Berdasarkan hasil penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, bagaimana cara menerapkan etika dalam belajar di lingkungan pendidikan formal dan non-formal, terutama dalam konteks masyarakat modern saat ini. Kedua, bagaimana peran guru dalam mengajarkan etika kepada murid-muridnya, dan apakah ada metode khusus yang dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman etika dalam belajar. Ketiga, apakah ada perbedaan etika dalam belajar antara berbagai kelompok usia, misalnya antara anak-anak, remaja, dan dewasa, dan bagaimana hal ini dapat mempengaruhi proses belajar. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model pendidikan yang mengintegrasikan etika dalam belajar, dengan mempertimbangkan peran guru dan perbedaan usia peserta didik. Penelitian ini dapat dilakukan dengan metode kualitatif, misalnya melalui studi kasus atau wawancara mendalam dengan para guru dan siswa, untuk memahami perspektif mereka tentang etika dalam belajar dan bagaimana hal ini dapat diterapkan dalam praktik pendidikan sehari-hari.
| File size | 766.04 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
IAIKHOZINIAIKHOZIN Pemaparan materi pada buku ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas VII di SMP PGRI Kuwu ini telah sesuai dengan perkembangan kepribadian sikapPemaparan materi pada buku ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas VII di SMP PGRI Kuwu ini telah sesuai dengan perkembangan kepribadian sikap
IAIKHOZINIAIKHOZIN Metode Tafsir Maqāṣid yang digagas oleh Abdul Mustaqim merupakan salah satu pendekatan kontemporer dalam dunia kemaslahatanлығы. 204 secara TafsirMetode Tafsir Maqāṣid yang digagas oleh Abdul Mustaqim merupakan salah satu pendekatan kontemporer dalam dunia kemaslahatanлығы. 204 secara Tafsir
SAINTISPUBSAINTISPUB Namun, persepsi semua peserta tidak sepenuhnya dikategorikan dalam satu terminologi tetap karena mereka tidak cenderung setuju dengan semua karakteristikNamun, persepsi semua peserta tidak sepenuhnya dikategorikan dalam satu terminologi tetap karena mereka tidak cenderung setuju dengan semua karakteristik
ARIPAFIARIPAFI Evaluasi pembelajaran masih didominasi oleh pengukuran aspek kognitif seperti tes tertulis dan pemahaman konsep, sementara dimensi sikap dan keterampilan,Evaluasi pembelajaran masih didominasi oleh pengukuran aspek kognitif seperti tes tertulis dan pemahaman konsep, sementara dimensi sikap dan keterampilan,
IAIKHOZINIAIKHOZIN Rasulullah Saw merupakan seorang nabi dan rasul yang patut dijadikan suri teladan oleh manusia atas perilakunya. Rasulullah Saw mempunyai pribadi yangRasulullah Saw merupakan seorang nabi dan rasul yang patut dijadikan suri teladan oleh manusia atas perilakunya. Rasulullah Saw mempunyai pribadi yang
UINMADURAUINMADURA Gaya Bahasa yang diselingi dengan humor, menggunakan gaya berbicara khas orang Sulawesi menjadikan khalayak lebih mudah memahami penjelasan para dai dalamGaya Bahasa yang diselingi dengan humor, menggunakan gaya berbicara khas orang Sulawesi menjadikan khalayak lebih mudah memahami penjelasan para dai dalam
UINMADURAUINMADURA Dampak positif meliputi peningkatan wawasan belajar, kemudahan komunikasi, dan penambahan pengetahuan umum yang dapat menjadi bahan obrolan keluarga. DampakDampak positif meliputi peningkatan wawasan belajar, kemudahan komunikasi, dan penambahan pengetahuan umum yang dapat menjadi bahan obrolan keluarga. Dampak
UINMADURAUINMADURA Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kendala dalam proses produksinya namun pembuatan Bayt Al Quran mampu mengatasinya. Konten video yang selesaiHasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kendala dalam proses produksinya namun pembuatan Bayt Al Quran mampu mengatasinya. Konten video yang selesai
Useful /
IAIKHOZINIAIKHOZIN Al‑Baqarah [2]:271 berkaitan dengan fenomena flexing. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa perilaku flexing dapat mengarah pada sikap negativeAl‑Baqarah [2]:271 berkaitan dengan fenomena flexing. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa perilaku flexing dapat mengarah pada sikap negative
IAIKHOZINIAIKHOZIN Praktik ini dapat berujung pada dampak negatif berupa kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), karena kesulitan menyesuaikan diri dengan pasangan yang belumPraktik ini dapat berujung pada dampak negatif berupa kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), karena kesulitan menyesuaikan diri dengan pasangan yang belum
IAIKHOZINIAIKHOZIN Penelitian interdisipliner menjadi fokus utama dalam ilmu pengetahuan dan kebijakan akademik. Dalam Studi Islam telah mengadopsi pendekatan ini, terutamaPenelitian interdisipliner menjadi fokus utama dalam ilmu pengetahuan dan kebijakan akademik. Dalam Studi Islam telah mengadopsi pendekatan ini, terutama
USKUSK Oleh karena itu, institusi pendidikan harus berinvestasi secara strategis pada infrastruktur, dukungan berkelanjutan, dan sinergi antara departemen bahasaOleh karena itu, institusi pendidikan harus berinvestasi secara strategis pada infrastruktur, dukungan berkelanjutan, dan sinergi antara departemen bahasa