POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG

Journal of Medical Laboratory and ScienceJournal of Medical Laboratory and Science

Latar Belakang: Perkembangan mikroba di dalam laboratorium membutuhkan medium yang mengandung nutrisi dan menyediakan lingkungan pertumbuhan yang cocok untuk mikroorganisme tersebut. Medium merupakan campuran suatu bahan zat makanan (nutrient) yang berfungsi untuk tumbuhya suatu mikroba. Media dapat mempengaruhi morfologi dan warna dari koloni, terbentuknya struktur tertentu, dan dapat tumbuh atau tidak nya jamur. Semua jamur memerlukan elemen yang spesifik untuk melangsungkan pertumbuhannya. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui uji pertumbuhan jamur Aspergillus flavus pada media alternatif ubi jalar kuning. Metode penelitian: yang digunakan adalah metode eksperimental dengan desain penelitian statistic group comparison. Hasil penelitian: didapatkan hasil rerata pertumbuhan jamur Aspergillus flavus pada media ubi jalar kuning konsentrasi 10%, 20%, dan 30% yaitu sebesar 22,5 mm, 26,9 mm, 32,5 mm. Hasil uji statistic menunjukkan ada perbedaan antara rata-rata diameter koloni pertumbuhan Aspergillus flavus pada media media alternatif ubi jalar konsentrasi 10%, 20%, dan 30%. Kesimpulan : dapat disimpulkan bahwa media alternatif ubi jalar konsentrasi 10%, 20%, dan 30% dapat digunakan untuk menggantikan media yang biasa digunakan untuk penanaman jamur Aspergillus flavus. Saran: Disarankan untuk menggunakan konsentrasi yang lebih tinggi ataupun menggunakan jamur dengan spesies yang berbeda.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa media alternatif ubi jalar dengan konsentrasi 10%, 20%, dan 30% dapat digunakan sebagai pengganti media standar untuk pertumbuhan jamur Aspergillus flavus.Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam pertumbuhan jamur pada berbagai konsentrasi media ubi jalar.Oleh karena itu, ubi jalar berpotensi menjadi alternatif media pertumbuhan yang efektif dan ekonomis untuk jamur Aspergillus flavus.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas media ubi jalar pada spesies jamur lain, untuk mengetahui potensi aplikasi yang lebih luas. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada optimasi konsentrasi ubi jalar sebagai media pertumbuhan, dengan tujuan menemukan konsentrasi yang paling optimal untuk mendukung pertumbuhan jamur secara maksimal. Ketiga, studi lebih mendalam mengenai kandungan nutrisi dalam ubi jalar yang berperan penting dalam pertumbuhan jamur perlu dilakukan, sehingga dapat dipahami mekanisme bagaimana ubi jalar dapat mendukung pertumbuhan jamur Aspergillus flavus. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai potensi ubi jalar sebagai media alternatif dalam bidang mikrobiologi, serta membuka peluang pengembangan media pertumbuhan yang lebih ekonomis dan berkelanjutan.

Read online
File size112.16 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test