UnwahasUnwahas

Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi KlinikJurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik

Penggunaan sediaan intravena sering digunakan secara bersamaan dalam y-site atau melewati line cateter yang sama. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya perubahan kompatibilitas sediaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompatibilitas campuran sediaan intravena (IV) dalam data base. Penelitian ini menggunakan metode observasional cross sectional. Data diambil secara prospektif, yaitu pada waktu berjalannya penelitian berlangsung sehingga peneliti mengamati pemberian obat secara langsung. Didapat 100 campuran sediaan intravena dari 37 pasien selama periode Juni sampai September 2023. Data dievaluasi menggunakan database Lexicomp Online dan Handbook on Injectable Drugs American Society of Health-System Pharmacists tahun 2017. Hasil uji kompatibilitas dari 100 campuran sediaan IV didapat, 68 % kompatibel (K), 19% inkompatibel (I) dan 13% not information (NI). Pemberian obat yang dilakukan secara bersamaan perlu diperhatikan mengingat adanya potensi terjadinya inkompatibilitas.

Potensi terjadinya inkompatibilitas sangat besar pada penggunaan lebih dari satu sediaan IV jika melewati y-site yang sama.Data penelitian berhasil mengungkap hasil inkompatibilitas campuran sediaan sebanyak 19%, hal ini tidak kecil sehingga perlu perhatian lebih bagi tenaga kesehatan yang memberikan sediaan IV pada pasien terutama di ruang ICU.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi kompatibilitas sediaan intravena dengan pelarut atau diluen yang umum dipakai di ICU, seperti larutan glukosa atau larutan saline, untuk mengidentifikasi potensi inkompatibilitas yang belum terdeteksi oleh basis data. Selain itu, diperlukan studi prospektif multisentra yang mengaitkan prediksi incompatibility dari basis data Lexicomp dan ASHP dengan kejadian klinis nyata, seperti reaksi inflamasi atau penurunan efektivitas terapi, guna menilai akurasi prediksi tersebut dalam praktik. Terakhir, pengembangan alat bantu keputusan berbasis komputer yang mengintegrasikan informasi pH, temperatur, dan konsentrasi obat secara real‑time dapat membantu tenaga medis memilih kombinasi Y‑site yang aman, dan alat tersebut perlu divalidasi dalam lingkungan klinis untuk memastikan manfaatnya dalam mengurangi risiko inkompatibilitas.

  1. Injectable Drugs Guide, 2011. injectable drugs guide skip main content intended healthcare journal pharmacy... journals.sagepub.com/doi/10.1177/875512251102700510Injectable Drugs Guide 2011 injectable drugs guide skip main content intended healthcare journal pharmacy journals sagepub doi 10 1177 875512251102700510
  2. Compatibility of Lactated Ringer’s Injection With 94 Selected Intravenous Drugs During Simulated... doi.org/10.1177/0018578719888913Compatibility of Lactated RingerAos Injection With 94 Selected Intravenous Drugs During Simulated doi 10 1177 0018578719888913
  3. Compatibility of Omadacycline With Select Parenteral Products in Simulated Y-site Administration - Clinical... linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S0149291823003491Compatibility of Omadacycline With Select Parenteral Products in Simulated Y site Administration Clinical linkinghub elsevier retrieve pii S0149291823003491
  4. Review : Evaluasi Stabilitas dan Inkompatibilitas Sediaan Oral Liquid | Qomara | Majalah Farmasetika.... jurnal.unpad.ac.id/farmasetika/article/view/44346Review Evaluasi Stabilitas dan Inkompatibilitas Sediaan Oral Liquid Qomara Majalah Farmasetika jurnal unpad ac farmasetika article view 44346
Read online
File size514.18 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test