UnwahasUnwahas
Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi KlinikJurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi KlinikSuhu ekstraksi merupakan salah satu parameter yang dapat memengaruhi rendemen proses ekstraksi dan aktivitas antioksidan suatu ekstrak. Senyawa antioksidan utama pada jahe merah adalah fenol sedangkan pada angkak adalah pigmen, proses ekstraksi keduanya dapat dipengaruhi oleh suhu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui suhu ekstraksi yang dapat memberikan persen rendemen dan aktivitas antioksidan yang optimal. Ekstraksi menggunakan metode kinetik panas dengan hotplate magnetic stirrer, kecepatan putaran 800 rpm selama 120 menit menggunakan etanol 96% (1:20). Variasi suhu yang digunakan yaitu 25℃, 40℃, dan 60℃. Parameter yang diamati secara organoleptis, dilanjutkan uji kualitatif yaitu uji profil kromatogram ekstrak jahe merah–angkak, dan uji kuantitatif yaitu perhitungan persen rendemen dan IC50 ekstrak dengan metode DPPH. Hasil ekstraksi pada suhu 25℃, 40℃, dan 60℃ diperoleh persen rendemen berturut-turut sebesar 11,45±5,96%; 12,65±6,27%; dan 14,54±3,52%, sedangkan nilai IC50 ekstrak sebesar 140,49±5.79 ppm; 113,04±5,66 ppm; dan 112,99±9,05 ppm. Suhu memberikan pengaruh secara signifikan terhadap persen rendemen. Peningkatan suhu ekstraksi mengakibatkan peningkatan persen rendemen. Suhu tidak memberi pengaruh signifikan terhadap nilai IC50. Berdasarkan hasil pengujian, dapat disimpulkan bahwa suhu 60℃ merupakan suhu optimum dengan persen rendemen dan IC 50 terbaik untuk ekstraksi jahe merah-angkak pada penelitian ini.
Suhu ekstraksi kinetik panas pada proses ekstraksi jahe merah-angkak memberi pengaruh terhadap nilai rendemen tetapi tidak berpengaruh pada aktivitas antioksidan (IC50).Suhu 60℃ menghasilkan nilai rendemen dan aktivitas antioksidan terbaik pada penelitian ini, dengan rata-rata rendemen sebesar 14,54 % ± 3,52 dan nilai IC50 sebesar 112,99 ±9,05.
Berdasarkan hasil penelitian, suhu 60℃ merupakan suhu optimum untuk ekstraksi jahe merah-angkak dengan rendemen dan aktivitas antioksidan terbaik. Namun, penelitian ini hanya fokus pada satu kombinasi bahan dan suhu tertentu. Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan optimasi suhu ekstraksi pada kombinasi bahan lain atau dengan variasi suhu yang lebih luas. Selain itu, studi lebih lanjut dapat mengeksplorasi efek suhu pada aktivitas antioksidan secara lebih mendalam, misalnya dengan menggunakan metode analisis kromatografi atau spektroskopi untuk mengidentifikasi senyawa antioksidan spesifik yang dihasilkan pada suhu tertentu. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang pengaruh suhu ekstraksi terhadap kualitas dan aktivitas antioksidan ekstrak jahe merah-angkak.
| File size | 826.69 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
PNMPNM Untuk nilai kekuatan tarik dan bending terendah didapat pada variasi perbandingan serat sabut kelapa dan bagasse (50:50) untuk kekuatan tarik sebesar 9,77Untuk nilai kekuatan tarik dan bending terendah didapat pada variasi perbandingan serat sabut kelapa dan bagasse (50:50) untuk kekuatan tarik sebesar 9,77
FKPTFKPT Pengaruh negatif namun signifikan dari persepsi kualitas pelayanan disimpulkan bahwa meskipun pelanggan menilai pelayanan yang diberikan cukup baik, masihPengaruh negatif namun signifikan dari persepsi kualitas pelayanan disimpulkan bahwa meskipun pelanggan menilai pelayanan yang diberikan cukup baik, masih
POLITEKNIKJAMBIPOLITEKNIKJAMBI dan Untuk proses pemanasan alat ini dilengkapi dengan heater elemen 220V 400W yang dikontrol melalui Solid State Relay (SSR), sehingga suhu dapat dikendalikandan Untuk proses pemanasan alat ini dilengkapi dengan heater elemen 220V 400W yang dikontrol melalui Solid State Relay (SSR), sehingga suhu dapat dikendalikan
UMSUMS Peningkatan performa termal ini terutama disebabkan oleh bertambahnya konduktivitas termal efektif fluida akibat dispersi partikel nano SiO₂, yang mempercepatPeningkatan performa termal ini terutama disebabkan oleh bertambahnya konduktivitas termal efektif fluida akibat dispersi partikel nano SiO₂, yang mempercepat
STIKESMITRAKELUARGASTIKESMITRAKELUARGA Metode: Desain deskriptif cross-sectional, melibatkan 60 pasien prolanis yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, dengan data HbA1C dan mikroalbuminuriaMetode: Desain deskriptif cross-sectional, melibatkan 60 pasien prolanis yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, dengan data HbA1C dan mikroalbuminuria
UMJ PremiumUMJ Premium Penerapan metode Six Sigma DMAIC pada proses Sealer Line berhasil menurunkan tingkat cacat secara signifikan. 862,37, sementara tingkat sigma meningkatPenerapan metode Six Sigma DMAIC pada proses Sealer Line berhasil menurunkan tingkat cacat secara signifikan. 862,37, sementara tingkat sigma meningkat
UnwahasUnwahas Sedangkan keempat sampel lainnya dinyatakan negatif mengandung BKO natrium diklofenak. Kurva baku untuk penetapan kadar menggunakan spektrofotometri dibuatSedangkan keempat sampel lainnya dinyatakan negatif mengandung BKO natrium diklofenak. Kurva baku untuk penetapan kadar menggunakan spektrofotometri dibuat
UNTARUNTAR variasi 40% nilai stabilitas sebesar 629,20 kg, VFWA 65,69 kg, VMA 25,09 kg, VIM 10,05 kg, flow 2,85 mm, MQ 226,52. variasi 50% nilai stabilitas sebesarvariasi 40% nilai stabilitas sebesar 629,20 kg, VFWA 65,69 kg, VMA 25,09 kg, VIM 10,05 kg, flow 2,85 mm, MQ 226,52. variasi 50% nilai stabilitas sebesar
Useful /
BINAMANDIRIBINAMANDIRI Faktor‑faktor ini secara bersama‑sama menciptakan kepastian hukum, mitigasi risiko yang transparan, serta komitmen politik pemimpin daerah yang menjadiFaktor‑faktor ini secara bersama‑sama menciptakan kepastian hukum, mitigasi risiko yang transparan, serta komitmen politik pemimpin daerah yang menjadi
POLBENGPOLBENG Pada rasio efisiensi, tahun 2025 menunjukkan tingkat efisiensi yang lebih tinggi dibandingkan tahun 2024, berkat fokus yang lebih kuat pada pengelolaanPada rasio efisiensi, tahun 2025 menunjukkan tingkat efisiensi yang lebih tinggi dibandingkan tahun 2024, berkat fokus yang lebih kuat pada pengelolaan
POLBENGPOLBENG Dengan peran sekretaris yang berubah menjadi pusat koordinasi administratif, komunikasi, dan dokumentasi, kontribusi sekretaris menjadi sangat signifikanDengan peran sekretaris yang berubah menjadi pusat koordinasi administratif, komunikasi, dan dokumentasi, kontribusi sekretaris menjadi sangat signifikan
FKPTFKPT Sampel yang diterapkan memakai metode purposive sampling dan mendapatkan 9 perusahaan selama 6 tahun observasi. Perangkat lunak pada penelitian ini memanfaatkanSampel yang diterapkan memakai metode purposive sampling dan mendapatkan 9 perusahaan selama 6 tahun observasi. Perangkat lunak pada penelitian ini memanfaatkan