UNTARUNTAR

Jurnal Mitra Teknik SipilJurnal Mitra Teknik Sipil

Dalam campuran aspal panas digunakan bahan pengisi filler, filler digunakan sebagai bahan pengisi antar partikel agregat yang lebih kasar, filler juga berfungsi meningkatkan energi ikat (kohesi) pada aspal beton. penelitian ini menggunakan limbah karbit sebagai alternatif pengganti filler pada campuran aspal HRS-BC, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pengujian marshall test yaitu stabilitas, VFWA, VMA, VIM, Flow, dan MQ. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Eksperimen. Komposisi Variasi Substitusi limbah karbit yang digunakan sebesar 0%, 40%, 50%, dan 60% dari berat filler. hasil penelitian didapatkan campuran limbah karbit variasi 0% nilai stabilitas sebesar 871,13 kg, VFWA 75,18 kg, VMA 22,55 kg, VIM 7,01 kg, flow 3,80 mm, MQ 229,29. variasi 40% nilai stabilitas sebesar 629,20 kg, VFWA 65,69 kg, VMA 25,09 kg, VIM 10,05 kg, flow 2,85 mm, MQ 226,52. variasi 50% nilai stabilitas sebesar 1011,76 kg, VFWA 72,75 kg, VMA 23,15 kg, VIM 7,72 kg, flow 2,50 mm, MQ 410,00. variasi 60% nilai stabilitas sebesar 1291,26 kg, VFWA 71,67 kg, VMA 23,41 kg, VIM 8,04 kg, flow 2,30 mm, nilai MQ 562,35. dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan limbah karbit pada variasi 60% adalah campuran yang paling efektif sesuai Spesifikasi Spesifikasi Umum Divisi 6 : 2016 Perkerasan Aspal.

Kesimpulan yang dapat diperoleh dari penelitian ini diantaranya.Hasil dari Pengujian substitusi filler dengan variasi limbah karbit 0%, 40%, 50% dan 60% dari berat filler untuk nilai marshall properties didapatkan hasil penelitian pada Tabel 7.Substitusi filler dengan penggunaan limbah karbit terhadap campuran aspal HRS-BC ternyata mempengaruhi hasil marshall properties.hasil pengujian substitusi campuran yang paling memenuhi spesifikasi adalah pada campuran limbah karbit kadar 60% yakni hasil stabilitas, VFWA,VMA, dan Marshall Quotient.namun pada kadar 60% ada yang tidak memenuhi Spesifikasi Umum Divisi 6.Perkerasan Aspal yaitu hasil Flow dan nilai VIM.

Berdasarkan hasil penelitian, saran yang dapat diberikan adalah sebagai berikut:. 1. Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih lanjut pengaruh variasi kadar limbah karbit terhadap berbagai properti campuran aspal HRS-BC, seperti ketahanan deformasi, ketahanan terhadap air, dan sifat-sifat mekanik lainnya.. 2. Selain itu, studi komparatif antara penggunaan limbah karbit dan filler konvensional dapat dilakukan untuk menganalisis perbedaan kinerja dan karakteristik campuran aspal HRS-BC.. 3. Untuk meningkatkan kualitas perkerasan jalan, penelitian dapat berfokus pada pengembangan metode pengolahan limbah karbit yang lebih efisien dan ramah lingkungan, sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomis dari bahan yang tak terpakai dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

Read online
File size597.75 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test