AMORFATIAMORFATI

Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam InterdisiplinerJurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner

Latar belakang penelitian ini ada 4 (empat), yaitu, pertama, arus globalisasi saat ini mengharuskan pendidikan multikultural dipondok pesantren tradisional dan modern dilaksanakan secara konstruktif. Kedua, model pendidikan multikultural pondok pesantren tradisional dan modern terus dilestarikan dan dijaga guna menjawab tantangan zaman. Ketiga, pola model pendidikan multikultural pondok pesantren tradisional dan modern perlu untuk terus dikaji dan dikembangkan guna menemukan pola yang ideal. Keempat, diperlukan sebuah model pendidikan multikultural pondok pesantren tradisonal dan modern. Penelitian lapangan ini menggunakan analisis data kulitatif deskriptif, sehingga tujuan penelitian ini mendeskripsikan integrasi model pendidikan pondok pesantren salaf dan khalaf di Pondok Pesantren Asy Syamsuriyah Brebes.

Implementasi model pendidikan multikultural pondok pesantren tradisional dan modern di Pondok Pesantren Asy Syamsuriyah Brebes dapat dilihat dalam pola aplikasi integralistik pendidikan sekolah ke dalam lingkungan pendidikan pesantren yang terdiri dari TK Taswirul Afkar, MTs As Syamsuriyah, MA dan SMK As Syamsuriyah.Landasan filosofis model pendidikan multikultural pondok pesantren tradisional dan modern di Pondok Pesantren Asy Syamsuriyah Brebes mengacu pada Al Quran surat Al Hujurat ayat 13 yang menjelaskan tentang keberagaman dan tidak berprilaku diskriminatif dalam menilai orang lain.Serta kaidah β€œal-muhafadhotu ala al-qodimi al-sholih wa al-akhdzu bil jadidi al-ashlah yang sekaligus menjadi prinsip utama pengembangan pondok pesantren.Selanjutnya, implementasi model pendidikan multikultural pondok pesantren tradisional dan modern di Pondok Pesantren Asy Syamsuriyah Brebes didasarkan pada tiga aspek, yaitu aplikasi penggunaan bahasa dalam kehidupan sehari-hari santri di lingkungan pondok pesantren, penerapan nilai-nilai filosofis berbasis multikultural dan implementasi pemberian materi pelajaran berbasis multikultural.Pondok pesantren asy syamsuriyah juga turut andil dalam menjaga NKRI, itu terbukti dengan kontribusi pendidikan dan pengajaran yang sudah di berikan kepada santri dan masyarakat sekitar baik secara internal dalam pendidikan formal pesantren maupun eksternal dalam bentuk diskusi maupun pelatiahan.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang konstruksi model pendidikan multikultural pondok pesantren tradisional dan modern dengan mengambil sampel pembahasan secara luas sehingga hasil pembahasannya bisa digeneralisasikan di pondok pesantren lainnya. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada analisis peluang dan tantangan dalam mengembangkan model pendidikan multikultural pondok pesantren tradisional dan modern, serta bagaimana strategi yang dapat diterapkan untuk mengatasi tantangan tersebut. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang kontribusi pendidikan multikultural di pondok pesantren dalam menjaga NKRI, termasuk bagaimana pendidikan multikultural dapat menjadi jembatan untuk membangun kesatuan dan persatuan bangsa.

Read online
File size389.36 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test