JURNALFKMUITJURNALFKMUIT

Indonesia Timur Journal of Public HealthIndonesia Timur Journal of Public Health

Kecelakaan kerja di Indonesia, khususnya di sektor industri, terus meningkat, termasuk di PT. Sinergi Gula Nusantara Pabrik Gula Takalar. Penelitian ini bertujuan menggambarkan penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) terhadap kecelakaan pada pekerja PT. Sinergi Gula Nusantara Pabrik Gula Takalar. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi lapangan, melibatkan in depth interview dengan lima informan yang dipilih menggunakan teknik snowball sampling. Informan kunci adalah sekretaris tim P2K3, anggota tim P3K sebagai informan pendukung dan asisten manajer sebagai informan biasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan K3 telah diterapkan secara komprehensif, dengan sertifikasi SMK3 kategori emas dan prosedur kerja yang aman. Pelaksanaan Job Safety Analysis (JSA) di setiap stasiun kerja membantu mengidentifikasi dan mengendalikan risiko. Pelatihan K3 yang rutin meningkatkan kesadaran pekerja tentang keselamatan. Penanganan kecelakaan kerja dilakukan secara sistematis, mencakup pertolongan pertama, pelaporan, dan jaminan BPJS, yang berkontribusi pada pengurangan insiden. Dengan implementasi kebijakan K3, JSA, dan pelatihan, PT. Sinergi Gula Nusantara Pabrik Gula Takalar berhasil mencegah dan mengurangi frekuensi kecelakaan kerja, serta mendukung pemulihan pekerja yang mengalami kecelakaan.

Sinergi Gula Nusantara Pabrik Gula Takalar telah berhasil mencapai kategori emas dalam verifikasi SMK3, menunjukkan komitmen yang kuat terhadap penerapan kebijakan K3 sesuai ketentuan pemerintah.Penerapan Job Safety Analysis (JSA) mencerminkan sistem terstruktur dalam mengidentifikasi dan mengendalikan bahaya di tempat kerja, yang mendukung pencegahan kecelakaan.Pelatihan K3 yang rutin baik secara internal maupun eksternal meningkatkan kompetensi pekerja dan membangun budaya keselamatan, sementara sistem penanganan kecelakaan yang komprehensif mendukung pemulihan pekerja secara efektif.

Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas pelatihan K3 berbasis simulasi virtual dalam meningkatkan kesiapsiagaan pekerja menghadapi kecelakaan di lingkungan pabrik gula yang dinamis. Kedua, penting untuk mengeksplorasi penerapan sistem monitoring risiko secara real-time menggunakan sensor digital di stasiun kerja berbahaya untuk memperkuat fungsi Job Safety Analysis. Ketiga, perlu dikaji bagaimana keterlibatan keluarga pekerja dalam program keselamatan dapat memperkuat budaya K3 di luar jam kerja dan mendukung pemulihan pasca-kecelakaan secara holistik. Ketiga ide ini dapat memperdalam implementasi K3 yang sudah baik dengan memanfaatkan teknologi, melibatkan aspek sosial, dan memperluas cakupan perlindungan pekerja secara berkelanjutan.

  1. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG... doi.org/10.14710/jkm.v9i5.30588FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG doi 10 14710 jkm v9i5 30588
  2. Occupational Health & Safety Risk Analysis with HIRADC Method in Building Construction Project X... doi.org/10.47134/scbmej.v1i4.3121Occupational Health Safety Risk Analysis with HIRADC Method in Building Construction Project X doi 10 47134 scbmej v1i4 3121
  3. ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KECELAKAAN KERJA PADA BAGIAN FLEXO FINISHING DI PERUSAHAAN MANUFAKTUR | Hasanah... ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm/article/view/36161ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KECELAKAAN KERJA PADA BAGIAN FLEXO FINISHING DI PERUSAHAAN MANUFAKTUR Hasanah ejournal3 undip ac index php jkm article view 36161
Read online
File size442.9 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test