JURNALFKMUITJURNALFKMUIT
Indonesia Timur Journal of Public HealthIndonesia Timur Journal of Public HealthTuberkulosis (TB) paru merupakan penyakit infeksi kronis yang dapat menyebabkan anemia, baik akibat inflamasi kronis maupun efek samping Obat Anti Tuberkulosis (OAT). Pasien TB paru wanita lebih berisiko mengalami anemia karena faktor biologis seperti menstruasi, kehamilan, menyusui, dan cadangan zat besi yang lebih rendah dibandingkan pria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar hemoglobin pada pasien wanita tuberkulosis paru yang mendapat OAT di Puskesmas Tamalate Kota Makassar tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan observasi laboratorium. Sampel penelitian dipilih dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 10 pasien wanita tuberkulosis paru yang mendapat terapi OAT <2 bulan. Pemeriksaan kadar hemoglobin dilakukan pada sampel darah vena di Laboratorium Biokimia Prodi D-III Analis Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Timur menggunakan metode Sahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 8 pasien (80%) mengalami anemia, terdiri dari 7 pasien (70%) dengan anemia sedang (8–10,2 g/dl) dan 1 pasien (10%) dengan anemia ringan (11,3 g/dl), sedangkan 2 pasien (20%) memiliki kadar hemoglobin normal (14,2–14,5 g/dl). Kesimpulannya, sebagian besar pasien wanita TB paru yang mendapat terapi OAT <2 bulan mengalami anemia, dengan kategori terbanyak yakni anemia sedang. Disarankan agar pasien tuberkulosis wanita rutin melakukan pemeriksaan hemoglobin selama terapi untuk mencegah komplikasi anemia.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa sebagian besar pasien wanita tuberkulosis paru yang menerima terapi OAT kurang dari 2 bulan mengalami anemia.Secara spesifik, 80% dari 10 pasien yang diteliti mengalami anemia, dengan mayoritas (70%) termasuk dalam kategori anemia sedang.Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pemantauan kadar hemoglobin pada pasien wanita TB paru selama pengobatan untuk deteksi dan penanganan anemia yang tepat waktu.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai hubungan antara terapi OAT dan kadar hemoglobin pada pasien wanita tuberkulosis paru. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan dengan melibatkan jumlah sampel yang lebih besar dan mencakup berbagai kelompok usia serta status gizi untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko spesifik yang berkontribusi terhadap anemia pada pasien wanita TB paru. Kedua, studi intervensi yang mengevaluasi efektivitas pemberian suplemen zat besi atau intervensi gizi lainnya dalam mencegah atau mengatasi anemia pada pasien wanita TB paru selama terapi OAT dapat memberikan bukti empiris untuk meningkatkan praktik klinis. Ketiga, penelitian kualitatif yang menggali pengalaman dan persepsi pasien wanita TB paru mengenai anemia dan dampaknya terhadap kualitas hidup mereka dapat memberikan wawasan berharga untuk pengembangan strategi dukungan dan edukasi yang lebih efektif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan pasien wanita TB paru di Indonesia.
| File size | 372 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UHTUHT Nilai minimum kadar laju endap darah 1 dan nilai maximum kadar laju endap darah 4. Nilai rata-rata laju endap darah 2,74 dengan standar deviasi 1,109.Nilai minimum kadar laju endap darah 1 dan nilai maximum kadar laju endap darah 4. Nilai rata-rata laju endap darah 2,74 dengan standar deviasi 1,109.
AKPERGITAMATURAABADIAKPERGITAMATURAABADI Intervensi keperawatan mencakup pemantauan status gizi, pemberian edukasi mengenai diet diabetes, serta dukungan psikologis untuk meningkatkan kepatuhanIntervensi keperawatan mencakup pemantauan status gizi, pemberian edukasi mengenai diet diabetes, serta dukungan psikologis untuk meningkatkan kepatuhan
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah analitik korelatif dengan metode pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang diterapkanMetode: Desain penelitian yang digunakan adalah analitik korelatif dengan metode pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang diterapkan
AKPERGITAMATURAABADIAKPERGITAMATURAABADI Hi dengan masalah defisit nutrisi telah dilakukan 6x24 jam implementasi ke perawatan keluarga di dapat hasil peningkatan berat badan dan nafsu makan. PenelitianHi dengan masalah defisit nutrisi telah dilakukan 6x24 jam implementasi ke perawatan keluarga di dapat hasil peningkatan berat badan dan nafsu makan. Penelitian
AKPERGITAMATURAABADIAKPERGITAMATURAABADI Kondisi ini umumnya menyebabkan nyeri. Relaksasi nafas dalam merupakan salah satu terapi non farmakologis untuk mengatasi nyeri. Karya tulis ilmiah iniKondisi ini umumnya menyebabkan nyeri. Relaksasi nafas dalam merupakan salah satu terapi non farmakologis untuk mengatasi nyeri. Karya tulis ilmiah ini
AKPERGITAMATURAABADIAKPERGITAMATURAABADI Hasil Penelitian ini pada kedua respon tersebut mengatakan adanya penurunan nyeri pada anggota tubuhnya yang sakit, pasien pertama mengatakan skala 5 menjadiHasil Penelitian ini pada kedua respon tersebut mengatakan adanya penurunan nyeri pada anggota tubuhnya yang sakit, pasien pertama mengatakan skala 5 menjadi
UNHAJUNHAJ Penyakit ini ditularkan melalui udara ketika seseorang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara, melepaskan kuman ke lingkungan. Gejala TB paru dapatPenyakit ini ditularkan melalui udara ketika seseorang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara, melepaskan kuman ke lingkungan. Gejala TB paru dapat
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH Responden menyatakan bahwa 25% Tuberkulosis paru disebabkan oleh kuman dan bakteri, 70% menyatakan bahwa Tuberkulosis paru disebabkan oleh debu, asap danResponden menyatakan bahwa 25% Tuberkulosis paru disebabkan oleh kuman dan bakteri, 70% menyatakan bahwa Tuberkulosis paru disebabkan oleh debu, asap dan
Useful /
JURNALFKMUITJURNALFKMUIT Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif observasional dengan metode cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 173 sampel yang diperolehPenelitian ini menggunakan desain kuantitatif observasional dengan metode cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 173 sampel yang diperoleh
JURNALFKMUITJURNALFKMUIT Pemeriksaan laboratorium menunjukkan 5 sampel (16,7%) positif STH, terdiri dari 1 sampel positif Hookworm, 1 sampel positif Ascaris lumbricoides dewasa,Pemeriksaan laboratorium menunjukkan 5 sampel (16,7%) positif STH, terdiri dari 1 sampel positif Hookworm, 1 sampel positif Ascaris lumbricoides dewasa,
AKPERGITAMATURAABADIAKPERGITAMATURAABADI Masalah yang dihadapi oleh kedua pasien tersebut adalah Infeksi Saluran Kemih disertai dengan masalah nyeri akut yang berkaitan dengan cedera fisik, yangMasalah yang dihadapi oleh kedua pasien tersebut adalah Infeksi Saluran Kemih disertai dengan masalah nyeri akut yang berkaitan dengan cedera fisik, yang
UNMERPASUNMERPAS Kegiatan ini telah dilakukan pada Bulan Oktober 2022, yang telah dihadiri sebanyak 15 peserta. Sasaran kegiatan ini adalah pelaku UMKM di Kelurahan Peterongan.Kegiatan ini telah dilakukan pada Bulan Oktober 2022, yang telah dihadiri sebanyak 15 peserta. Sasaran kegiatan ini adalah pelaku UMKM di Kelurahan Peterongan.